
"Na, Kamu kan yang sudah memprovokasi Qila untuk mencari tau tentang papa kandungnya!" Ria dengan tatapan sinis kepada Hanna.
"Apa maksud kamu Ria," sahur Reyhan.
"Iya, hanya dia satu-satunya orang yang kemungkinan besar mempengaruhi anak-anak, untuk mencari tau siapa papa mereka sebenarnya," ucap Ria menuduh Hanna.
Hanna pergi meninggalkan kamar rawat itu, dengan mata terus berurai air mata. Berlari menyusuri lorong rumah sakit yang sepi. Sesampainya di taman rumah sakit, dia menumpahkan seluruh isi hatinya dengan menangis. Tidak lama kemudian datang seorang lelaki menepuk punggung Hanna.
"Hanna," panggilannya pada Hanna.
Seketika Hanna menoleh, mendongak ke arah suara yang baru saja menyapanya.
"Le- Leo!" Hanna terkejut melihat kedatangan orang yang selama ini berusaha dia lupakan.
"Kenapa kamu duduk disini dan menangis, Siapa yang menyakitimu?" Tanya Leo sembari duduk di bangku sebelah Hanna.
"Tidak ada yang menyakitiku," jawab Hanna singkat.
"Lalu, kenapa menangis?"
"Aku hanya kecewa!" Hanna kembali berurai air mata. Mengingat kejadian beberapa saat lalu. Dimana dirinya di tuduh memprovokasi kedua anak sambungnya itu.
"Cerita lah, aku siap menjadi pendengarmu," Leo menawarkan diri.
"Maaf, ini aib rumah tangga ku, aku tidak bisa menceritakan kepada siapapun." Hanna sembari menoleh ke arah Leo.
"Ok! Jika lain kali kamu ingin cerita aku siap untuk menjadi pendengarmu."
__ADS_1
"Na, apa benar, kamu jadi istri kedua?" tanya Leo lagi.
"I-iya," jawab Hanna terbata.
"Kenapa kamu memilih takdir itu, Na," Leo menjeda ucapannya." Padahal sejak dulu aku selalu menunggumu," ucap Leo sendu.
"Mungkin ini sudah takdir dari Tuhan," jawab Hanna.
"Tapi, Na. Apakah kamu tidak bisa merubahnya?" Tanya Leo.
"Aku siap jika suatu saat kamu berubah pikiran, dan ...,"
"Sudah Leo, Cukup!" Hanna kembali menangis.
Leo adalah orang yang sejak dulu mengejar Hanna. Karena kebaikan keluarganya, ayah Hanna menjodohkan mereka. Namun, disaat hari pertunangan mereka Leo justru di tangkap oleh polisi karena kasus perampokan.
Ayah Hanna langsung tidak sadarkan diri mendengar kabar tentang penangkapan Leo. Pasalnya orang yang selalu dia banggakan, terlahir dari keluarga terpandang, justru terlibat dalam kasus yang tidak pernah terduga.
"Aku harus pergi, maaf!" Hanna berdiri dan beranjak pergi, tangan Hanna di pegang oleh Leo, namun Hanna segera menepisnya.
"Na, tunggu Na!" teriak Leo, hingga membuat Reyhan yang sedang mencari keberadaan Hanna tersentak mendengar ada seorang lelaki memanggil nama istrinya.
"Maaf, apa Anda melihat Hanna disini?" tanya Reyhan.
"Oh, jadi kamu suami Hanna, yang sudah membuat dia menangis barusan," ucap Leo sinis.
"Dimana Hanna, cepat katakan." Reyhan memegang kerah baju Leo.
__ADS_1
"Pergi, cari sendiri! Jaga dia jangan sampai aku berhasil merebutnya kembali, ingat itu!" Leo menunjuk muka Reyhan sebelum akhirnya pergi.
"Siapa dia, ah! Tapi tidak penting. Aku harus segera menemukan Hanna." Reyhan kembali berjalan menyusuri taman di rumah sakit itu.
Sementara di dalam ruang rawat Ria, Aqila terus saja memaksa Ria untuk mengatakan siapa sebenarnya ayah kandungnya.
"Ma katakan, Ma! Siapa Om Alvin itu, apa benar dia papa kandung kita?" tanya Aqila.
"Katakan, Ma. Katakan." Aqila sembari menggoyang sebelah bahu Ria.
"Sudah, jangan bicarakan dia lagi, dia orang jahat. Jangan sampai kalian berurusan dengan dia," jawab Ria.
"Jika mama tidak memberitahu yang sebenarnya, maka, aku akan mencari kebenarannya itu sendiri." Aqila melangkah pergi, keluar dan duduk di kursi tunggu.
"Aku akan mencari tau sendiri siapa Om Alvin itu. Jika nanti papa Reyhan tidak memberitahuku," Aqila bermonolog.
🍂
Sambil nunggu up selanjutnya janga lupa mampir ke karya temen Syfa ya, Sekedar Istri Sirih, karya Aisy Arbia. Ditunggu jejaknya ya jangan lupa Like, komen, gift, vote, dan favorit.
Blurb
Sekadar Istri Siri
Sashi Arandita, gadis 28 tahun yang selalu mendambakan pernikahan sekali seumur hidup harus rela mengubur dalam-dalam prinsip hidupnya. Pasalnya, sebelum ibunya meninggal, wanita paruh baya itu meminta putrinya untuk menikah dengan Puguh Amarta, 34 tahun. Pria yang sudah dijodohkan dengannya karena menjadi wasiat almarhum ayahnya, Abdul Mahesa.
Di sisi lain, Puguh Amarta telah memiliki istri sah yaitu Nadya Ningrum, 30 tahun. Puguh ingin menolak, tetapi karena balas budinya kepada keluarga Abdul Mahesa sehingga pria beristri itu menerima pernikahan tersebut.
__ADS_1
Akankah Sashi mampu menerima pernikahan ini? Ataukah memilih bercerai karena tahu kenyataan kalau dia hanyalah istri siri?