
" Walaupun aku tidak menginginkan mu, bukan berarti bisa sembarangan orang memungut mu dari ku. " Ucap Victor kepada Jelena dengan tatapan mengancam.
Ken tersenyum tipis.
" Kau pikir putriku adalah binatang? Kau sedang menyamakan putriku dengan sesuatu yang bukan manusia?! "
Victor mengeryit, berbalik untuk melihat siapa yang bersuara dengan begitu lantang di balik punggungnya. Sebentar Victor terdiam, mencoba menebak siapa wanita yang kini berada di hadapannya, tapi begitu melihat wajahnya yang mirip dengan Jelena, dia sedikit menebak apakah wanita itu saudarinya Jelena? Atau kerabat dekat? Tapi kenapa menyebut Jelena putrinya? Lalu bagaimana dengan orang tua Jelena?
Ibu Terra juga terus menatap Victor, membatin dengan kecewa, juga marah mendengar kalimat yang keluar dari mulut Victor barusan. Memungut? Sungguh hatinya sakit dan hancur karena putri yang dia sayangi, putri yang menderita di luar sana selama belasan tahun dan baru dia temukan dengan keadaan yang pilu, kini harus di rendahkan seolah dia tak memiliki harga diri yang sama seperti pria yang bernama Victor itu.
" Aku sudah cukup mendengar, aku sudah cukup melihat bagaimana kau bersikap. Kau yang arogan dan juga memandang dirimu begitu tinggi, mana mungkin cocok untuk putriku yang cantik dan baik? Aku memang baru saja menemukan putriku, tapi aku tidak begitu buta sampai aku bisa membedakan mana yang baik dan tidak. "
Victor terdiam, dia mencoba untuk mencerna apa maksud ucapan wanita di hadapannya itu. Menemukan putri, apa sungguh yang dia maksud adalah Jelena? Victor kembali menatap kedua bola mata Ibu Terra, rasanya dia seperti tertekan dan anehnya dia juga tidak bisa mengatakan apapun sekarang ini.
" Berhentilah menganggap putriku sebagai benda yang tidak berharga, dan kau tidak perlu repot menahan putriku lagi, aku akan merawat putriku sendiri, dan bayi yang ada di perutnya, dia memiliki Ayahnya sendiri, Ayah yang jelas lebih pantas untuknya. "
Victor mengeryitkan dahi, kalimat itu, bukankah kalimat itu untuk membuatnya mengerti dan menyerahkan Jelena entah dia bersedia atau tidak? Masalah bayi yang ada di perut Jelena, tentu saja akan menimbulkan masalah besar jika sampai Ibu Terra membawa Jelena pergi. Orang tua Victor pasti akan bertindak, dan entah akan sejauh apa nanti tindakan mereka.
" Aku tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi dengan kalian semua, tapi Jelena sudah menjadi istriku, masalah bayi itu akan memiliki Ayah yang pantas atau tidak, mati kita tunggu saja sampai bayi itu lahir, dan biarkan darahnya membuktikan siapa Ayahnya. " Ucap Victor, sesegera mungkin berbalik badan, meriah lengan Jelena, menyingkirkan selimut dan berniat menarik Jelena untuk bangkit dan meninggalkan ruangan itu.
__ADS_1
" Aku rasa, anda tidak berhak membawa wanita ku pergi, Tuan Victor. " Ucap Ken sembari menahan lengan Victor yang juga tengah memegang lengan Jelena.
Tatapan mereka kini terlihat sangat serius, Jelena yang bingung harus melakukan apa, Ken yang tidak akan membiarkan Jelena di bawa pergi oleh Victor, dan Victor dan tidak akan merelakan Jelena di ambil oleh orang yang entah siapa, dia tidak juga perduli.
Ibu Terra terdiam sebentar, lalu menatap putrinya yang sedari tadi menatap Victor dengan tatapan yang begitu bimbang.
" Singkirkan tangan mu! " Ucap Victor dengan tatapan yang begitu tajam, rahangnya yang mengeras menandakan bahwa dia benar-benar sangat marah karena berani sekali orang asing menyentuhnya.
Ken tersenyum, dia menatap Victor tapi tak menunjukkan emosi apapun.
" Kau tahu benar bahwa tidak mungkin bagiku menyerahkan wanitaku bukan? "
" Berhentilah mengoceh, dan jangan menyebut nama wanitaku lagi di hadapan ku! Harus ku akui kau memang hebat dalam berkata-kata, tapi sayangnya aku sama sekali tidak terpengaruh dan goyah. Wanitaku katamu, sayangnya dia adalah istriku! "
Pft!
" Apa yang sedang kau tertawakan? " Tanya Victor dengan wajah kesal tentunya.
" Iya, anda juga orang yang hebat, Tuan Victir. Aktor terkenal, aktor hebat, tenar, menjadi pujaan banyak kaum hawa, tapi percayalah Jelena bukan salah satu dari penggemar itu. Di tambah lagi, Jelena juga sudah mengatakan tentang apa yang tejadi hari itu, hari di mana Anda memaksa Jelena untuk melakukan apa yang seharusnya tidak boleh di lakukan. Jelena datang padaku, menceritakan kesedihannya, membuat kami sangat dekat dan kami melakukan itu juga hingga Jelena hamil. Beberapa waktu lalu aku ada pekerjaan yang mengharuskan ku untuk meninggalkan Jelena, dan orang tua palsu Jelena menggunakan situasi ini untuk memeras anda dan keluarga anda, Tuan Victor. "
__ADS_1
Victor terdiam tak bisa berkata-kata, sungguh apakah memang benar seperti itu kejadiannya? Sebenarnya Victor sama sekali tidak mengingat dengan jelas bagiamana situasinya saat dia melecehkan Jelena. Dia juga tidak ingat apakah benar Jelena masih suci sebelumnya atau tidak, tapi sekarang dia mendapatkan banyak jawaban dari pertanyaannya itu.
" Kalau memang benar begitu, maka mari kita tunggu saja anak itu lahir dan biarkan bukti yang akan menjelaskan siapa Ayah dari bayi itu. " Ucap Victor.
" Tidak! Aku tidak akan membiarkan putriku tinggal dengan manusia bejat sepertimu! Aku akan membawa putriku pergi, jadi jangan membuat ulah, apalagi melarang kami! " Ucap Ibu Terra.
" Maaf sekali Nyonya, dia meilki perjanjian dengan ku juga keluarga ku. "
Ken menghela nafasnya, lalu menatap Victor dengan tatapan serius.
" Perjanjian itu di tanda tangani oleh orang tua palsunya Jelena, dan perjanjian itu di setujui dengan tekanan dari orang tua palsu, juga anda serta keluarga anda. Jangan lupa, sehebat-hebatnya surat perjanjian yang anda buat, masih ada kelemahan yang bisa aku gunakan untuk membatalkan surat perjanjian itu. "
Victor mencoba untuk terlihat bahwa dia mengacuhkan ucapan Ken barusan, dia memilih untuk menatap Jelena, tatapan yang tajam, dahi yang sedikit mengeryit menuntut Jelena untuk lebih mengikuti ucapannya dan perintahnya.
Jelena membuang pandangannya, untuk kali ini dia memang benar-benar harus melepaskan diri dari Victor. Dia memang tidak begitu yakin dengan Ken juga Ibu Terra, benarkah mereka orang yang baik atau bukan, benarkah apa yang mereka ceritakan adalah benar atau salah. Intinya Jelena hanya ingin melepaskan diri dari Victor agar bisa merawat bayinya sendiri.
" Cepat bangun, kita harus segera kembali pulang. " Ucap Victor yang membuat Jelena semakin enggan menatap ke arahnya.
" Maaf, Tuan Victor. Aku tidak akan kembali karena aku tidak ingin berpisah lagi dengan pria yang aku cintai. Aku minta maaf karena sudah mempermainkan Tuan Victor dan keluarga, saat itu aku tidak ada pilihan lain karena kedua orang tuaku yang memaksaku untuk melakukannya. "
__ADS_1
Bersambung.