Benih Terlarang

Benih Terlarang
BAB 78 : Sebuah Pelajaran


__ADS_3

Tiga bulan kemudian.


Jelena memutuskan untuk segera meninggalkan negara asal menuju ke negara sebelumnya yang sempat dia tinggali beberapa bulan. Bukan tanpa pertimbangan dan bermodal nekad juga ego Jelena saja. Jelena tahu dan paham benar kalau dia tetap berada di sana, orang tuanya akan lebih banyak memperhatikan dia dan juga bayinya. Jemima yang sedang sakit keras mana bisa di abaikan begitu saja? pilihan ini memang benar sulit, hidup berdua saja dengan bayinya, di tambah dia harus menjalani pendidikan. Tapi untungnya semua di permudah dengan adanya pengasuh bayi, Jelena juga akan bersekolah di rumah selama lima hari dalam satu pekan, satu hari di kampus. Orang tua Victor, sudah mengatakan jika dia akan datang setiap bulan untuk mengunjungi cucunya, sedangkan orang tua Jelena sendiri akan datang setiap dua bulan namun bergantian karena salah satu dari mereka masih harus tetap menjaga Jemima.


Kepergian Jelena di antar secara langsung oleh Victor dan juga Ken, orang tua Jelena, orang tua Victor juga ikut mengantar sampai di bandara. Ini adalah momen yang paling mengharukan sekaligus menyedihkan. Di saat semua orang menerimanya dengan baik, di saat semua orang menyayangi dirinya dan juga anaknya, dia harus memilih untuk menjauh agar bisa membuat suasana hati serta suasana di rumah orang tuanya tetap baik.


" Mira, Ayah akan sering datang menemuimu, jangan rewel dan sakit ya? Ayah janji akan sering datang dan bermain denganmu. " Ucap Victor menahan tangis dengan suaranya yang terdengar gemetar. Tiga bulan ini benar-benar adalah waktu yang sangat singkat bagi Victor untuk di habiskan bersama dengan putrinya Veronica Mira. Sejak Jelena keluar dari rumah sakit, Victor tak pernah absen mendatangi rumah sakit demi melihat bayinya, dan memastikan benar bahwa bayinya dalam keadaan baik-baik saja. Bahkan karena terlalu sering mengunjungi rumah sakit, kebenaran tentang Victor yang diam-diam telah memiliki bayi terkuak. Tentu saja tidak masalah, Victor sudah siap akan hal itu, tapi demi keamanan Mira dan juga Jelena, Victor tetap menutup identitas mereka rapat-rapat.


Victor menyerahkan Mira untuk di gendong Jelena. Sejujurnya dia benar-benar merasa berat dan tidak rela, tapi dia juga sadar tidak bisa memaksakan kehendak Jelena yang adalah Ibu kandung Mira, putrinya.


Setelah semua orang selesai untuk berpamitan dan saling mengucapkan selamat tinggal, sampai bertemu lagi, Jelena dan Mira mulai meninggalkan tempat untuk menuju ke pesawat.

__ADS_1


Victor terus menatap dengan pilu meski matanya tak meneteskan air mata. Sejak ada Jelena di dalam kehidupannya, di tambah juga lahirnya Mira, Victor mendapatkan begitu banyak pelajaran hidup yang begitu berharga. Dia mulai sadar benar jika uang, kekuasaan, posisi, ketenaran, ternyata tidak menjadi jaminan dia bisa menaklukan dan mendapatkan apa yang dia inginkan. Dia membenci Jelena sesuka hati, memperlakukan Jelena sesuka hati, tapi begitu dia mulai menyadari apa arti menghargai dan juga apa artinya Jelena, dia menjadi begitu menyesali apa yang sudah dia lakukan selama itu tehadap Jelena. Seandainya saja dia tidak dengan keterlaluan memperlakukan Jelena, seandainya saja dia dia sedikit lebih menghargai Jelena tidak usah perduli siapa dia, dan apa pekerjaannya, dia pasti tidak akan tersiksa dengan penyesalannya bukan?


Ini adalah contoh nyata bahwa kita harus tetap memperlakukan orang lain dengan baik, entah hati kita merasa nyaman atau tidak, entah perasaan kita suka atau tidak. Kehidupan adalah sebuah misteri, perjalanan hidup akan dengan mudah membuat orang yang tidak suka menjadi suka, suka menjadi benci, perduli menjadi acuh, begitu juga sebaliknya. Benci, tidak suka, tentu saja boleh karena itu adalah hak pribadi, tapi memperlakukan manusia lain dengan buruk hanya karena benci dan tidak suka, maka percayalah kita hanya akan membawa penyesalan itu di kemudian hari.


Sekarang Victor benar-benar hanya akan seperti ini saja, melakukan apa yang harus dia lakukan, mendekatkan diri semakin dekat dengan Veronica Mira, dan semoga saja hatinya tetap sabar meski pada akhirnya Jelena memang bukanlah untuk dirinya.


Setelah kepergian Jelena dan Mira, Victor sudah memastikan benar bahwa mereka sampai dengan selamat, pengasuh yang di tugaskan untuk membantu Jelena juga sudah tiba lebih dulu di banding Jelena dan juga Mira.


Victor memenuhi jadwal syuting untuk talk show, menjawab begitu banyak pertanyaan yang selama ini tak pernah Victor jawab. Mengenai isu memiliki anak dan sudah menikah, lalu rumor tentang Katherine yang di khianati Victor sampai akhirnya Victor memiliki anak, perseteruan keluarganya yang marak beberapa bulan lalu juga ikut di bahas.


Mengenai Mira, Victor mengiyakan bahwa memang benar dia sudah memiliki anak, dan juga sudah menikah. Hanya saja karena beberapa permasalahan yang cukup pelik akhirnya Victor dan istrinya berpisah secara baik-baik, dan akan tetap menjadi pasangan orang tua untuk putrinya sebaik mungkin. Masalah Katherine Victor sama sekali tak memberikan tanggapan, tentu saja itu karena Victor menganggap Katherine adalah hal yang tidak penting untuknya. Sedangkan masalah kedua orang tuanya, Victor menjawab jika hal itu wajar di dunia bisnis, jadi dia meminta media untuk tidak melebih-lebihkan hal itu.

__ADS_1


" Victor, ada rumor yang baru saja kami dapatkan bahwa, anda menikahi pelayan rumah anda. Tolong konfirmasi jawaban ini, saya adalah penggemar anda, dan saya tidak ingin anda di rugikan karena pemberitaan ini. "


Victor terdiam sebentar, sepertinya sudah tidak bisa di ragukan lagi kalau pelakunya pasti adalah Katherine. Selama berbulan-bulan ini dia terus saja mencoba untuk mendekati Victor, membuat isu-isu yang tidak enak membuat namanya semakin buruk, dan ternyata demi mendapatkan simpati dari Victor dia terus ingin menghancurkan Victor.


" Kenapa pertanyaan ini bisa muncul, dan kenapa kau menanyakan ini bukankah kau memiliki tujuanmu sendiri? Siapapun wanita yang aku nikahi dan melahirkan anak kami, dia tetap saja orang penting untukku. "


Pembawa acara itu nampak gugup dan tak enak, tapi dia juga tidak punya pilihan lain selain melanjutkan acara dengan pertanyaan dan obrolan selanjutnya bukan?


" Aku hanya terlalu tidak rela jika aktor idolaku sudah menikah. " Jawabnya dengan wajah polos yang justru membuat Victor sedikit kesal.


" Sebenarnya dulu aku sangat perduli tentang hal ini, aku tidak boleh menikah agar penggemarku tidak merasa cemburu, menjaga benar privasi ku tujuannya adalah untuk penggemarku tidak merasa marah. Tapi, mau sampai kapan seperti itu? Aku juga manusia biasa, aku ingin bahagia dengan hidupku dan menjadi diriku sendiri. walaupun memang begitu sulit dan banyak tantangan, tapi saat menjadi diri sendiri hidup benar-benar terasa lebih lega. "

__ADS_1


Bersambung.


__ADS_2