
Jemima duduk di sudut kamarnya, menangis tanpa suara dengan perasaan yang begitu sedih. Saat dia pulang kuliah tadi, Ayahnya langsung saja mendatanginya, memarahinya karena tulisan di blog pribadinya. Tentu saja Jemima tidak bisa mengelak, dia berusaha menerima semua ucapan Ayahnya yang menyakiti hati karena kesadaran diri bahwa memang benar itu salahnya. Tapi saat kalimat terakhir Ayahnya mengatakan,
" Kau bukan hanya mempermalukan diri mu sendiri, kau mempermalukan kami sebagai orang tua mu, bahkan parahnya kau juga mempermalukan Jelena yang tidak pernah sekalipun menyakiti hatimu! Dia baru saja datang, dan demi menjaga perasaan mu, menjaga kenyamanan keluarga kita dia memilih pergi padahal dia sedang hamil dan membutuhkan kami semua! "
Mendengar kalimat itu Jemima benar-benar sangat sedih, dia merasa Ayahnya kesal dan marah hanyalah karena sekarang nama Jelena benar-benar menjadi badan gunungan pengguna internet. Sungguh Jemima tidak menyangka kalau curhatannya itu memiliki efek samping yang cukup menegangkan. Jemima juga baru tahu setelah Ayahnya menunjukan blok pribadi yang mendapatkan serbuan komentar yang usianya adalah dukungan untuk Jemima, dan makian untuk Jelena. Mereka mengatai Jelena seorang jal*ng, pekerja s** hingga hamil di usia muda.
Bukan hanya itu saja, kedua orang tua Jelena juga menjadi bulan-bulanan pengguna media sosial, mereka mencibir sikap mereka yang tidak adil karena langsung tidak menginginkan Jemima setelah tahu bahwa Jemima bukanlah anak kandung mereka, membuat Jemima bersedih sepanjang waktu dan begitu tertekan.
Hal itu benar-benar membuat banyak orang menatap dingin kepada orang tua Jelena, bahkan Tomy juga mendapatkan perundungan dari teman-temannya, mereka mengatakan jika Tomy pasti juga tidak menginginkan Jemima lagi setelah mengetahui bahwa Jemima bukanlah Kakak kandungnya.
Sekarang semua orang sedang sibuk menyerang Ayah serta Ibunya Jelena, mereka memaki dengan segala makian yang kasar dan menyakitkan.
Masalah perusahan tentu tidak semudah itu terpengaruh, hanya saja nama baik kedua orang tua Jelena benar-benar sangat buruk sekarang. Tentu mereka bisa memperbaiki citra mereka seiring berjalannya waktu, hanya saja jejak digital pasti akan meninggalkan bukti bukan?
__ADS_1
Situasi ini juga di rasakan benar oleh Jelena, dia belum lama ini tahu bawa nama kedua orang tuanya tengah menjadi bahan gunjingan, dan bahan makian. Sejak kejadian itu banyak sekali panggilan masuk ke nomor Ibu Terra, menanyakan kebenaran dari tulisan Jemima yang sudah tersebar luas di jagad media sosial. Sebenarnya Jelena merasa kesal dan merasa kecewa kepada Jemima, karena bagaimanapun orang tua mereka pasti sedang mengupayakan yang terbaik bukan? Sudah di buktikan dengan tidak membuang Jemima begitu saja, masih menyayangi dan membiayai hidup Jemima, jadi apakah sulit sedikit saja menerima perubahan yang terjadi ini?
Situasi sekarang jelas sudah kalau ada campur tangan keluarganya Victor, karena bisa mengangkat tulisan dari blog pribadi seperti itu jelas bukan hal yang mudah, kalaupun sebuah keberuntungan atau kebetulan saja, tentu tidak akan semarak ini sampai identitas kedua orang tuanya juga dapat di ketahui banyak orang bukan?
" Kau sedang memikirkan apa? " Tanya Ibu Terra yang tak sengaja melihat Jelena tengah duduk terdiam sembari menatap ke arah jendela kamarnya.
Jelena menoleh, dia tersenyum menatap Ibunya untuk memperhatikan bagiamana keadaan Ibunya sekarang. Ternyata masih sama, Ibunya masih terlihat lelah, penat, juga tertekan tapi tetap saja dia memaksakan dirinya untuk tersenyum agar terlihat baik-baik saja di hadapan Jelena.
" Ibu, sepertinya Ibu memang harus kembali dulu. " Ujar Jelena, dia pikir dengan membiarkan Ibunya kembali, bersama dengan Ayahnya dapat membuat Ibunya merasa tenang dan kuat. Bagaimanapun Ayahnya adalah pendamping Ibunya yang pasti akan memberikan kenyamanan dan perlindungan bukan?
" Jelena, kalau Ibu kembali artinya kau hanya akan tinggal sendiri. Ken juga pasti tidak akan bisa datang kemari karena pekerjaan yang dia dapatkan sudah jelas sangat banyak dengan adanya rumor ini. "
Jelena menghela nafas, sungguh haruskah dia ikut kembali ke sana? Harus bagaimana dia menyikapi masalah ini, dan harus bagaimana dia memperlakukan Jemima? Bukan merasa takut atau gugup, hanya saja Jelena sudah berada di tahap mulai kelelahan mengeluarkan energi untuk terus berpikir padahal dia hanya menginginkan hal sederhana saja dalam keadaan hamil ini, dia ingin tenang dan melahirkan juga dalam keadaan tenang.
__ADS_1
Setelah pembicaraan itu Jelena terus berpikir, hingga pada akhirnya dia setuju untuk kembali ke negara asal bersama dengan Ibunya.
Victor juga terpaksa meninggalkan negara itu karena merasa tidak baik juga menghindar cukup lama. Dia harus segera menyelesaikan masalah ini, mengakhiri pertikaian ini karena Victor tahu benar apa yang terjadi dengan kedua orang tua Jelena pasti adalah campur tangan orang tuanya juga.
Seharian ini Victor terus mencoba untuk menghubungi kedua orang tuanya, namun siap mereka seperti sengaja mengacuhkan Victor, bahkan meminta tolong Juno untuk menghubungi kedua orang tuanya juga Juno mendapatkan respon yang sama seperti Victor.
" Sudahlah, aku tunggu saja kau kembali kesini. Kau tahu banyak rumor mulai bermunculan setelah rumor itu, karier mu dalam kondisi goyah saat ini. " Seperti itulah ucapan Juno malam tadi. Memang benar apa yang di katakan Juno, setelah rumor kedua orang tuanya juga dirinya, muncul banyak sekali artikel yang sangat merugikan untuk Victor. Mulai dari Victor sering berganti pasangan hanya untuk di tiduri, Victur menjalin hubungan tanpa memiliki tujuan untuk menikah, bahkan Victur juga di rumorkan pernah memaksa mantan kekasihnya untuk menggugurkan kandungan.
Kejam sekali, padahal kenyataannya tidak juga seperti itu. Memang benar Victor tidak memiliki minat untuk menikah, tapi Victor bukan pria yang akan semudah itu berganti pasangan, dia juga tidak pernah memaksa mantan kekasihnya untuk menggugurkan kandungan. Iya, tentu dia ingat tentang Jelena yang pernah dia paksa menggugurkan kandungan, tapi untuk perempuan lain, mantan kekasihnya, Victor benar-benar tidak pernah melakukan itu. Dia tahu bagaimana menjaga diri agar tidak menghamili wanita, dia juga yakin sekali bahwa yang terjadi itu dia tahu dengan sangat jelas.
Victor ternyata juga seorang pria penyuka pria?
Victor menggelengkan kepala keheranan dengan banyaknya artikel tidak masuk akal yang terus bermunculan.
__ADS_1
" Sialan! Sudah menjadi seperti ini, untuk kembali menjadi aktif sepertinya aku hanya bisa mengandalkan keberuntungan saja. "
Bersambung.