
Sore hari, Diandra menuju jalan pulang, dan di depan rumah Alvaro, dia melihat Alvaro main sendiri di halaman rumah.
Senyum Diandra langsung cerah tapi saat ingat sesuatu senyumnya langsung hilang.
Diandra turun dari mobil lalu berjalan mendekati pagar, "Al...!" panggilnya
Alvaro menoleh dan langsung tersenyum cerah melihatnya, satpam membukakan pintu setelah mendengar suara itu juga.
Alvaro berlari langsung saat Diandra sudah masuk, dia memeluknya.
"Mommy..." panggilnya senang
Diandra ingin melupakan kenyataan yang dilihatnya, tapi dia harus memastikan satu hal lagi.
"Kita makan es krim disana, ayo!" ajak Diandra saat menunjuk bangku di halaman.
"Umm...," Alvaro senang, beberapa waktu ini mereka jarang bertemu jadi dia sangat merindukan Mommy nya ini.
Mereka duduk santai berdua sambil membuka es cream yang baru dibeli di seberang sana sebelum Diandra kesini.
Alvaro menatap wajah Diandra, mata bengkaknya terlihat jelas, tanpa bertanya dia langsung memegang wajah Diandra, jantung Diandra berdetak tidak karuan karena belaian anak ini, tangan lembut ini seakan sudah ikut terbiasa berada di dekatnya memegangnya.
Matanya langsung berkaca-kaca, dia sangat menyukai anak ini, jika tidak ada wanita lain itu sekalipun anak ini anak haramnya Mike dia akan menerimanya dengan senang hati. Dan tidak akan peduli masa lalu Mike.
"Mom...!" panggil Alvaro
__ADS_1
"Umm... oh ya Al, jika Al punya Mama, apa Al akan tetap menyukai Mommy?" tanya Diandra
"Mommy berada di urutan pertama di hati Alvaro dan tidak akan terganti sekalipun dengan Mommy asli," ucapan pintar Alvaro semakin membuat Diandra sedih, walau mungkin Alvaro berbohong dia tetap akan menganggapnya benar.
Diandra mengusap pelan rambut Alvaro lalu menarik sehelai rambutnya.
"Ah..." Alvaro kesakitan
"Maaf sayang, Mommy gak sengaja," ucap Diandra
Alvaro tersenyum menggeleng, Diandra melihat senyumnya persis seperti senyum Mike waktu kecil.
Walau sudah pasti ini putra Mike tapi dia harus memastikan lagi dengan cukup jelas.
Rambut di masukkan ke dalam tas tangannya.
"Mommy harus pulang, besok-besok Mommy jemput kita keluar bermain," kata Diandra
Alvaro mengangguk senang.
Diandra memeluk Alvaro dengan erat lalu berjalan pergi sambil melambaikan tangan dengan senyuman. Setelah berada di mobil senyumnya hilang, dia langsung pulang.
Di kamar setelah mandi dan berpakaian santai, dia keluar dan langsung berjalan ke ruang tamu, sengaja menunggu kepulangan Mike.
Mobil berhenti di depan, Diandra langsung memasang wajah santai, lalu tersenyum saat membuka pintu.
__ADS_1
Mike yang keluar dari mobil ikut tersenyum saat orang tercintanya menyambutnya dengan hangat.
Berjalan cepat mendekati Diandra, dia langsung memeluknya.
Keduanya masuk tanpa berbicara, hanya berjalan dengan saling menempel.
"Makan malam dulu," ucap Mike
Diandra mengangguk lalu keduanya berjalan menuju ruang makan.
Makanan sudah tersedia, semuanya masih hangat.
Mereka duduk berdampingan lalu mulai makan.
Mike melihat nafsu makan Diandra beberapa waktu ini terlihat buruk, setiap kali mereka makan bersama, Diandra hanya makan sedikit.
Mike mengambilkan beberapa lauk, "Makan yang banyak," ucapnya
Diandra mengangguk
Keduanya makan dengan harmonis, Diandra mencoba tenang untuk saat ini.
Dia sudah memikirkan sebuah rencana sejak siang tadi, dia tidak bisa kehilangan orang tersayangnya dan tidak juga untuk membaginya jadi dia akan menyelesaikan semuanya dengan caranya sendiri.
*
__ADS_1
jangan lupa like and komennya ya,