Bertemu Di Tahun 1998

Bertemu Di Tahun 1998
80


__ADS_3

Diandra dan Mike sudah berada di mobil, Mike tidak menyetir sendiri, saat ini supirnya ikut.


Mereka berdua duduk di kursi belakang, karena perjalanan jauh jadi Diandra tertidur sambil memeluk Mike.


Saat Diandra tidur tanpa beban, Mike malah tidak bisa tenang karena memikirkan ucapan Diandra yang tadi.


Ia melihat Diandra yang tertidur sangat nyenyak di dadanya. Ia merapikan rambut Diandra yang sedikit menutupi wajah Diandra.


Kita sudah mengalami beberapa keajaiban sejak dulu, semoga kali ini ada satu keajaiban lagi batin Mike


Ia langsung memeluk istrinya itu, Kumohon jangan membenciku batinnya


Ponsel Mike bergetar menandakan pesan, Ia membukanya masih sambil memeluk Diandra.


* Saya sudah di bandara dan akan naik pesawat ke Eropa untuk mengurus semuanya * pesan dari Dito


Mike menghapus pesannya lalu kembali memeluk erat Diandra biar tidak terbangun saat ada getaran mobil karena jalan rusak.


Di tempat lain Dito langsung menonaktifkan ponselnya karena pesawatnya sebentar lagi berangkat.


Ia menarik nafas panjang karena harus membantu bosnya berbohong.


Mike dan Diandra menempuh perjalanan 4 jam, dan akhirnya mereka sampai di depan vila.

__ADS_1


Diandra terbangun saat mobil berhenti, Ia mengangkat wajah melihat ke arah Mike yang masih memeluknya


"Sudah sampai," ucap Mike


"Apa aku tidur lama?" tanya Diandra sambil menggosok matanya


"Hanya 2 jam," jawab Mike santai.


"2 jam? kamu bilang hanya?" Diandra menggeleng, "Mike, kenapa gak bangunin aku jadi gak bisa lihat pemandangan kan,"


Mike hanya tersenyum lalu mengusap rambut Diandra, "Ayo turun," ajaknya


Setelah melepaskan Diandra, Ia langsung melangkah turun lalu menunggu Diandra turun, tangannya terulur ingin membantu Diandra keluar.


2 pengurus vila menyambut mereka, saat supir mengeluarkan koper, Bu Ela mengambilnya.


Pengurus vila bernama bu Ela dan Pak Heru, lalu anak mereka bernama Maya anak kecil berumur 5 tahun. Anak tertua mereka tinggal di Asrama karena sudah sekolah menengah atas.


Mike membawa Diandra masuk, "Kamu ikut bu Ela ke kamar dulu," ucap Mike


Diandra hanya mengangguk lalu mengikuti Bu Ela.


Setelah melihat Diandra masuk ke kamar, Mike langsung berjalan keluar lagi.

__ADS_1


Ia duduk di bangku dekat pohon, saat ini matahari sudah bersinar tapi karena banyak pohon jadi tidak panas.


Mike menelpon seseorang, saat panggilan sudah tersambung Ia mulai bicara pelan, "Saya tidak bisa melihatnya untuk beberapa waktu," ucapnya di telpon.


Entah apa jawaban dari orang yang ditelpon hingga wajah Mike langsung berubah sedih, "Katakan padanya maafin Daddy, saat nanti kembali akan Daddy belikan mainan robot terbaru, bilang padanya," Setelah mendengar jawaban dari seberang, Ia mengakhiri panggilan.


Mike melihat layar hitamnya lalu menyandar di bangku itu, Ia menghela nafas.


Demi menutupi satu kebohongan, terjadi beberapa kebohongan lagi, maaf Diandra batinnya


Supir berjalan mendekat, "Tuan, makanan hampir dingin kata Bu Ela," ucapnya


"Ya, ayo masuk," ajak Mike


Mike berjalan masuk diikuti supir, karena meja makan ada 2 jadi Mike duduk bersama Diandra dan para pembantu duduk bersama di meja lain.


Diandra mengambilkan Mike nasi dan beberapa lauk.


"Terima kasih sayang," ucap Mike lalu memegang wajah Diandra yang hanya setelapak tangannya.


Mike tidak malu menunjukkan kasih sayang di depan pembantunya.


Semuanya mulai makan, karena saat ini Ia berada di depan Diandra jadi Ia membuang wajah khawatir merubahnya jadi wajah bahagia.

__ADS_1


__ADS_2