
Niko melihat tingkah aneh Carla tapi Ia tetap bersikap biasa walau sedikit curiga.
Carla memeluk Niko sebentar, Ia menyembunyikan kekhawatirannya.
"Tunggu bentar, aku ambil tas dulu," ucap Carla yang masuk dengan wajah kaku.
Ponsel Carla berdering, Ia kaget dan perlahan melihat ponselnya.
Ia langsung tenang karena ternyata yang menelpon adalah asistennya.
Asistennya memberitahukan tentang orang suruhan yang masuk penjara tetap tutup mulut karena keluarganya akan terjamin.
Carla menghela nafas lega, Ia buru-buru mematikan sambungan takut terdengar Niko.
Ia memasang wajah tersenyum saat keluar dari rumah.
"Berangkat sekarang," ucapnya sambil memegang tangan Niko.
"Ayo," Niko mengeratkan genggamannya
Ia membuka pintu mobil, lalu menutupnya setelah Carla masuk. Ia berputar membuka pintu kemudi lalu duduk di samping Carla.
Mobil mulai melaju, Carla akan syuting di jam malam jadi saat ini Ia bebas, Ia dan Niko pergi jalan.
*
Mike dan Diandra menuju lokasi syuting. Saat masih 200 meter dari lokasi, Diandra menghentikan Mike.
__ADS_1
"Axel, bisakah aku turun di sini?" tanyanya
Mike tersenyum mendengar panggilan Diandra padanya.
"Yakin?" tanyanya
Diandra mengangguk pelan.
"Baiklah," kata Mike yang langsung membantu Diandra membuka sabuk pengaman.
Diandra turun dari mobil, karena jalanan sepi jadi Ia tidak takut terlihat.
Mike melambaikan tangan lalu menuju lokasi.
Ia memarkir mobilnya, pintu mobil terbuka Ia turun masih menggunakan topi.
Mereka berdua masuk ke lokasi.
Diandra yang berjalan baru sampai dan langsung masuk dengan santai ke lokasi, hari ini Ia cuma ada 3 adegan jadi bisa sedikit santai.
Mike melihat kearah Diandra yang berjalan menuju ruang rias, Ia langsung masuk ke ruangan itu juga.
Stella sudah selesai dirias, Mike duduk di depan kaca di dekat Diandra.
Mereka bersikap seperti biasa biar orang-orang tidak curiga.
Mike membaca naskahnya begitu juga Diandra hingga mereka tidak ada yang bicara sedikitpun.
__ADS_1
Padahal Mike sering curi pandang pada Diandra, Ia hanya pura-pura membaca naskah biar make up artis tidak curiga.
Sedangkan Diandra Ia beneran fokus mempelajari naskah karena Ia masih baru jadi masih sulit mempelajarinya.
Tapi karena adegannya sering bersama Mike, jadi Ia tidak terlalu khawatir karena Mike sering membantunya.
Mike melepaskan naskahnya lalu membuka kunci ponselnya, Ia membuka WA lalu mengirim emoji love ke Diandra.
Diandra mendengar ponselnya bergetar, Ia melihat pesan dari Mike, wajahnya langsung tersenyum tanpa melihat kearah Mike.
Keduanya mendiamkan suara ponsel mereka, Mike kembali mengirim pesan, * Apa masih takut * tanyanya
Diandra membalas, * Sedikit, tapi disini ada pacar jadi aman, *
Mike kembali membalas, * Kalau begitu mulai besok pindah ke apartemen, mau? *
* Nenek akan sendirian, dia sudah tua, *
* Ah iya juga, bagaimana kalau aku cari pembantu untuk Nenek lalu biarkan Nenek berhenti bekerja, dia sudah tua jadi tidak usah kerja lagi, * pesan Mike
* Tidak usah * balasan Diandra
Mike membalas dengan memberi emoji sedih, Ia berharap bisa tinggal bersama Diandra biar bisa menjaga Diandra yang benar-benar masih polos dan gampang percaya pada orang.
Diandra hanya tersenyum saat melihat ke arah kiri, wajah kecewa Mike terlihat jelas.
* Oh ya, mungkin selama syuting kita bisa tinggal bersama tapi setelah syuting berakhir aku akan kembali ke rumah *
__ADS_1
Senyum Mike langsung cerah, * Baiklah, itu juga baik *