
Mike dan Diandra berjalan masuk, Mike memegang keranjang yang berisi kelopak bunga, sedangkan Diandra berjalan sambil memegang lengannya.
Diandra melihat ke arah pembantu yang mereka lewati saat berjalan. Ia baru ingat seharian ini ada satu pembantu yang gak kelihatan.
"Bik, Mbak Evi kok gak kelihatan dari tadi?" tanyanya pada salah satu pembantu yang sedang membersihkan rumah.
"Mbak Evi pindah kerja ke rumah Dito, karena Dia kekurangan pembantu," ucap Mike
Pembantu yang ditanya tadi hanya diam karena memang tidak tau apa-apa.
Di rumah ini pembantu mereka tidak ada yang cantik dan malah hampir semua berumur.
"Oh..." Diandra mengerti
Diandra tidak lagi mempertanyakan hal itu.
Keduanya berjalan menuju kamar, saat mereka masuk, Mike langsung menyimpan ranjang bunga di kamar mandi sedangkan Diandra duduk di tempat tidur.
Ia membuka ponselnya dan sengaja mencari berita Mike di grup fansnya Mike. Karena dulu Ia ingin mencari Mike makanya Ia bergabung di grup itu.
Ia melihat postingan beberapa jam lalu dari fansnya Mike, terlihat foto mobil Mike di bandara, karena mobil itu mobil yang sering dipakai 5 tahun lalu jadi fans sudah mengenalnya.
__ADS_1
Diandra bingung kenapa Mike ke bandara sedangkan Ia sedang tidak bepergian, di sini juga tertulis hari ini.
Mike keluar dari kamar mandi dan langsung menatap ke arah Diandra yang masih bingung.
"Ada apa?" tanya Mike saat berjalan mendekati Diandra, Ia langsung duduk di samping Diandra.
Diandra kaget lalu buru-buru mengembalikan layar ponsel ke awal.
"Tidak," jawab Diandra
"Tadi ada urusan apa?" tanya Diandra hati-hati
"Urusan perusahaan yang di Eropa, perusahaan itu bukan perusahaan besar jadi gampang pindah tangan atau lebih tepatnya dijual, dan rencananya di sini aku akan membeli saham disalah satu perusahaan yang bergerak di bidang makanan ringan. Bagaimana menurut kamu?" tanyanya
"Di perusahaan ini Direktur utamanya akan pindah jadi Ia akan menjual 53% sahamnya dan otomatis pembelinya akan menggantikan jabatannya," kata Mike
Diandra tidak terlalu mengerti tentang bisnis jadi Ia hanya mengiyakan.
"Kita harus memikirkan masa depan kita dan anak kita nanti, tidak bisa selamanya jadi publik figur." Mike tersenyum ke arah Diandra
Diandra hanya sedikit khawatir karena saham seperti itu jumlah uangnya pasti tidak sedikit, sedangkan yang Ia tau pekerjaan Mike hanya menjadi aktor, walau orang tuanya kaya, tapi melihat keadaan keluarga mereka yang agak berantakan sudah pasti Mike tidak akan campur tangan dalam harta Papanya.
__ADS_1
Diandra juga ingat tabungan Mike juga sudah dipakai untuk biaya kuliahnya. Walau Mike mengatakan membuka perusahaan di Eropa tapi itu cuma perusahaan kecil jadi jika itu dijual pasti tidak mencukupi untuk membeli saham, itulah yang ada dipikiran Diandra. Nyatanya perusahaan di Eropa bukan perusahaan biasa.
Diandra tidak tau jika sebenarnya Mike punya hotel di beberapa kota, bisa dibilang Mike ini menjadi salah satu aktor terkaya.
Diandra belum sepenuhnya mengenal Mike jadi Ia tidak tau jika suaminya ini adalah orang kaya yang mungkin lebih kaya dari Papanya sendiri.
Diandra mengerutkan kening lalu memegang pelipisnya.
"Khawatir?" tanya Mike saat wajah Diandra berubah
Diandra mengangguk
"Jika usaha ini tidak berjalan lancar dan perusahaan itu bangkrut itu tidak masalah, bukankah kamu sudah punya pekerjaan tetap jadi biarkan kamu yang mencari nafkah dan aku mengurus rumah tangga," Mike tersenyum bercanda tapi siapa tau ternyata Diandra serius, "Ya benar gak perlu khawatir, gaji jadi dokter cukup untuk kita dan anak kita, kita hanya perlu berhemat," ucap Diandra tidak lagi khawatir
Mike tertawa lebar mendengar kepolosan istrinya, Ia langsung mengacak-ngacak rambut Diandra lalu membawanya berbaring.
"Sekarang berhenti membicarakan itu, lebih baik lakukan hal lain," ucap Mike menggoda Diandra, saat ini Ia berbaring di atas Diandra, pose ambigu ini akan membuat orang salah paham jika orang melihatnya.
Mendengar kata-kata ini, otak Diandra berdengung, Ia panik dan langsung mendorong Mike. Tapi sedikitpun tubuh Mike tidak bergerak, entah kekuatannya terlalu kecil atau kekuatan bertahan Mike yang cukup besar.
Menatap wajah Diandra yang sudah memerah, Mike langsung bangkit berdiri dan merapikan pakaiannya. Sedangkan Diandra langsung berlari ke kamar mandi.
__ADS_1
Mike tersenyum sambil menggelengkan kepala melihat lari Diandra yang cukup cepat.
(Kalau mau lanjut, like, komen and favoritkan yah)