Bertemu Di Tahun 1998

Bertemu Di Tahun 1998
65


__ADS_3

Demam Diandra sudah membaik, Ia sudah bersiap akan keluar, senior membantu membuka infusnya.


Ia merapikan pakaian dan rambut di kamar mandi lalu keluar menemui Alan seniornya.


"Saya ingin pamit sekalian mengenalkan kamu padanya," kata Diandra


"Anet akan marah pada saya jika tau semua ini," kata Alan


"Tadi Anet yang menyarankan saya untuk meminta bantuan Anda," Diandra tersenyum saat mengatakan itu


Keduanya keluar dari ruang rawat lalu berjalan menuju ruang rawat Mike.


Diandra langsung membuka pintu, Ia menarik tangan Alan masuk.


Mike melihat kedatangan Diandra, awalnya Ia ingin senyum tapi saat melihat Alan, wajahnya langsung berubah dingin.


Saat ini Mike sendirian karena sejak semalam Dito dan perawat pribadi pulang, mereka sengaja ingin membiarkan Mike dan Diandra berduaan.


Diandra yang mengira kejadian semalam hanya mimpi tidak mengira jika sebenarnya Mike baru kembali beberapa waktu yang lalu ke kamar rawatnya sendiri.


Alan kaget saat melihat Mike yang adalah seorang aktor, karena banyaknya film dan sinetron yang dibintanginya jadi walau sudah bertahun vakum tapi wajahnya sulit dilupakan.


Alan sekarang ingat jika dulu Diandra dan Mike pernah main sinetron bersama dan menjadi pasangan yang diharapkan penonton.


"Hemm...pagi," ucap Diandra

__ADS_1


Mike hanya diam sambil menatap keduanya.


"Oh ya, tadi saat saya mau bayar rumah sakit pacar saya, mereka bilang sudah dibayar asisten Anda, kami ingin mengucapkan terima kasih," kata Alan yang memang sudah terbiasa santai.


Mike kaget mendengar kata pacar, "Pacar?" tanyanya


"Ah iya ini Alan pacar aku, kami baru pacaran beberapa hari yang lalu," kata Diandra


"Dan ini Mike teman aku," ucap Diandra saat melihat Alan


Alan mengulurkan tangan dan disambut Mike dengan ramah, sedikitpun Ia tidak menampilkan wajah cemburu.


"Oh ya Kak Alan inilah teman yang membiayai kuliahku hingga aku menjadi Dokter dan bertemu denganmu," ucap Diandra yang berusaha bersikap romantis sambil merangkul lengan Alan.


"Terima kasih Mike, jika ada kesempatan kami akan membalas semuanya," kata Alan


"Kami akan menikah bulan depan, kami harap Anda bisa datang," kata Alan lagi


"Ya tentu, selamat," kata Mike pelan


"Ya sudah Mike, kami harus pulang, sekali lagi terima kasih, ingat untuk datang bulan depan tanggal 15 di gedung A pukul 1 hingga selesai," Diandra berbicara serius ingin meyakinkan Mike dan melihat ekspresinya tapi ekspresi Mike tetap sama sedikitpun tidak ada cemburu dan sedih.


Mike mengangguk, Diandra dan Alan berjalan keluar masih sambil berpegangan.


Setelah Diandra benar-benar pergi, wajah Mike langsung berubah sedih. Tangannya mengepal erat.

__ADS_1


Di luar Diandra terduduk lemah, wajahnya masih pucat.


"Apa perlu dirawat semalam lagi?" tanya Alan


Diandra menggeleng, "Duduk sebentar lalu kita langsung ke rumah sakit,"


Alan langsung duduk di sampingnya.


*


Beberapa hari berlalu


Mike pergi ke rumah sakit tempat Diandra bekerja, Ia hanya duduk di dalam mobil di tempat parkir.


Saat itu Diandra baru keluar bersama Alan karena Alan ingin mengantar Diandra dan Anet.


Anet sudah berada di dalam mobil menunggu mereka.


Mike melihat Diandra dan Alan bicara sambil tertawa, Ia yang sudah memakai masker langsung turun dari mobil dan berjalan ke arah Diandra.


"Maaf," ucapnya


Diandra dan Alan menoleh kearahnya, karena Ia sudah bicara jadi mereka sudah tau siapa.


"Boleh saya bicara dengan Diandra sebentar?" tanya Mike

__ADS_1


"Lama juga boleh, oh ya sekalian antar dia pulang karena saya ada urusan," kata Alan sengaja


Diandra mencubit pinggang Alan, tapi Alan hanya tersenyum lalu langsung masuk ke mobil.


__ADS_2