
Semuanya sudah sampai di depan sebuah vila, satu persatu turun dari mobil.
Mereka melihat ke arah vila yang tidak terlalu besar.
Mereka semua langsung masuk sambil menarik koper masing-masing, mereka membawa banyak barang karena memang kali ini syuting di sini sekitar 1minggu.
Ketua memberikan kunci masing-masing, 1 kamar untuk 2-3 orang.
Stella tersenyum senang karena 1 kamar dengan calon iparnya.
Semuanya menuju ke kamar masing-masing.
Stella dan Carla masuk ke kamar mereka tapi setelah menyimpan koper Carla berjalan keluar lagi.
Stella hanya menoleh bingung melihat kepergian Carla, tapi Ia langsung pergi keluar juga dengan langkah pelan.
Ia berdiri dibalik tiang besar saat melihat Carla ngobrol bersama salah satu kru, Stella mendengar Carla mulai mengeluh karena harus sekamar dengan orang lain sekalipun itu sahabatnya Ia gak suka.
Saat Stella fokus mendengar semuanya, Diandra melihatnya dan ikut mendekat, Stella kaget tapi langsung senyum canggung, keduanya mendengarkan Carla yang masih tetap ngotot ingin di kamar sendiri.
__ADS_1
Wajah Stella langsung berubah, Diandra bisa merasakan kalau Stella sedikit kesal.
"Kamar kami ada 2 tempat tidur, kita bisa tidur seranjang dan Mbak Sarah seranjang sama Mbak Imel." Diandra bicara sedikit pelan.
Stella menatap haru ke arah Diandra sambil mengangguk.
Diandra memegang tangan Stella sambil berjalan menuju kamar Stella dan Carla.
"Aku ambil koper dulu di dalam." Stella membuka pintu lalu masuk.
Diandra menunggu di luar sambil bersandar di dinding, Ia memejamkan mata dengan kepala sedikit terangkat ke atas.
Mike menatap ke arah Diandra agak lama hingga akhirnya Stella keluar, tatapan Stella langsung tertuju pada Mike.
Mike terlihat salah tingkah saat Stella menatapnya, Mike dan Stella sudah saling mengenal sejak sekolah menengah pertama jadi Stella sudah mengenal watak Mike, Ia tau seperti apa sifat Mike karna mereka masuk dunia artis juga bersamaan.
Mike jarang menunjukkan ketertarikan pada hal apapun tapi kali ini Stella melihat Mike mulai tertarik pada Diandra.
Mike berbalik saat Stella menatapnya, Ia langsung pergi menjauh.
__ADS_1
Sedangkan Stella langsung menyentuh Diandra, Diandra langsung membuka mata.
"Kapan keluarnya, kenapa gak terdengar saat pintu terbuka?" tanya Diandra
"Kamu sih melamun jadi suara keras gak terdengar." Stella tersenyum
Carla datang dan kaget melihat Stella memegang koper di luar kamar, yang lebih membuat kaget lagi adalah Stella bersama Diandra.
"Carla, aku pindah ke kamar Diandra saja, kami mau latihan bersama," ucap Stella lembut padahal hatinya kesal saat menatap Carla.
Carla senang tapi juga cemburu, Ia senang karena gak harus sekamar dengan orang lain dan Ia cemburu saat calon iparnya dekat dengan orang yang mengejar-ngejar tunangannya.
Carla hanya mengangguk.
"Kami duluan." Stella menarik tangan Diandra saat mereka berlalu pergi menuju kamar Diandra.
Carla masih melihat kepergian mereka, setelah agak jauh baru Carla masuk ke kamar, Ia langsung menghempaskan diri di tempat tidur sambil bernafas lega.
Akhirnya gak perlu berbagi kamar, ini melegakan karena tanpa campur tangan orang lain Stella pergi sendiri batin Carla.
__ADS_1