Bertemu Di Tahun 1998

Bertemu Di Tahun 1998
bab 24


__ADS_3

Sudah beberapa minggu Diandra bekerja di Mall, Ia sudah sering melayani beberapa artis yang datang.


Terlihat Carla dan Stella datang, Carla melihat ke arah Diandra yang lagi melayani pelanggan dengan sangat ramah.


Carla membuka maskernya lalu berjalan mendekat ke arah Diandra.


"Selamat datang, silakan dilihat-lihat," kata Diandra sopan tapi senyumnya sedikit memudar.


Carla tersenyum dan langsung melihat-lihat jam tangan, Stella melihat ke arah Diandra sebentar lalu ikut memilih jam tangan.


"Ini sepertinya cocok untuk Kak Niko," ucap Stella sambil menunjukkan jam tangan pilihannya.


"Ya benar, kamu lebih tau selera Kakak kamu,” kata Carla yang langsung mengambil jam tangan itu.


"Bungkuskan yang ini," kata Carla


Diandra mengangguk lalu memasukkan jam itu kembali ke kotak.


"Tolong ditulis ucapan ulang tahun juga tulisan tangan kamu saja," kata Carla menambahkan.


Diandra mengangguk, "Ini mau langsung dibungkus dengan kertas kado gak?” tanya Diandra yang sudah mulai bergetar.

__ADS_1


"Iya," kata Carla


Teman Diandra yang lain melayani pelanggan lain.


Diandra menulis ucapan ulang tahun di kertas kecil lalu memasukkannya di kotak, setelahnya langsung dibungkus rapi dengan sangat indah.


Besok hari kelahiran kamu yang ke 34, waktu itu kita berdua pernah merayakan ulang tahun kamu, walau tanpa kue enak tapi saat itu kita merayakannya dengan suasana romantis di tepi danau batin Diandra


Diandra memberikannya pada Carla. Setelah melakukan pembayaran, Carla langsung mengajak Stella pergi.


Stella tersenyum sedikit ke arah Diandra, Diandra membalas senyumnya lalu kembali bekerja.


Carla dan Stella kembali memakai masker, keduanya pergi ke tempat pakaian.


"Apa kau tau, Dia setiap hari selalu mengganggu Kakakmu," kata Carla


"Benarkah?" tanya Stella tidak percaya


"Umm...dia menyukai Kak Niko," Carla mengangguk


"Dia kan masih sangat muda, kok bisa sih dia suka sama Kak Niko," kata Stella

__ADS_1


"Seseorang jika ingin populer akan menghalalkan segala cara termasuk menggoda para orang kaya," kata Carla sedikit meremehkan.


"Tapi sepertinya Ia anak yang baik, waktu itu aku lihat Ia syuting bareng Mike, sikapnya sopan banget gak seperti pemain pendukung lainnya yang saat ketemu artis/aktor papan atas pasti kecentilan," kata Stella menjelaskan karena Ia melihat proses syuting hari kedua Diandra dan Mike.


"Ya mungkin kau benar," kata Carla sedikit tersenyum lembut.


Sudah jelas Ia bukan gadis baik-baik batin Carla


Carla menghadap ke arah pakaian lagi dan langsung memilih dress merah untuk acara ulang tahun Niko besok malam.


"Dengar-dengar Diandra akan dimasukkan kembali di sinetron kita, ini permintaan para penonton yang sudah terlanjur baper dari saat mereka foto majalah," kata Stella


Carla terlihat tidak suka tapi pura-pura tersenyum, "Apa kau dengar dia berperan seperti apa?"


"Nanti perannya hanya sebagai orang yang mirip Sissy. Jujur sih Chemistry Mike dan Diandra memang bagus banget, jarang lo artis baru bisa langsung cocok sama Mike," kata Stella


"Ah iya aktingnya memang lumayan bagus untuk pemula dan juga Ia orang pertama yang membuat Mike mau melakukan adegan ciuman tanpa peran pengganti," kata Carla sedikit tersenyum padahal meremehkan.


Stella mengambil beberapa dress, keduanya langsung membayar tanpa mencoba.


Mereka berjalan pergi dari mall.

__ADS_1


Stella melihat ke arah Carla yang walau dibalik senyum lembutnya tapi Ia tidak bisa menyembunyikan wajah kesalnya.


__ADS_2