Bertemu Di Tahun 1998

Bertemu Di Tahun 1998
bab 48


__ADS_3

Mike pulang lebih dulu karena ada pekerjaan lain tapi Ia tidak pulang ke apartemen.


Diandra pulang ke apartemen pukul 7 malam tapi seperti biasa apartemen itu masih sunyi sepi, Ia masuk ke kamar Mike tapi kamar Mike masih seperti biasa tidak ada tanda-tanda penghuninya datang.


Diandra duduk sebentar di tempat tidur, Ia melihat kearah poster Mike di dinding, Ia sedih karena sikap Mike sekarang berubah padahal biasanya Mike sangat perhatian dan teliti, sekarang jarak mereka sepertinya sangat jauh.


Diandra bangkit dan keluar dari kamarnya, Ia ingin membereskan barang-barangnya karena syuting sudah selesai jadi Ia akan kembali ke rumahnya.


Saat Ia baru membuka koper, ponselnya bergetar, pesan dari Mike muncul.


* Diandra selamat karena akhirnya orang yang kamu suka mengingat semuanya, aku berharap kamu dan dia hidup bahagia. Apartemen itu sudah atas nama kamu tolong dirawat dengan baik, dan juga tentang uang untuk kuliah yang aku janjikan sudah aku transfer semuanya ke rekening kamu. Kuliah dengan benar dan jadilah dokter hebat seperti impianmu, hari ini aku pergi. Selamat tinggal.*


Tanpa terasa air mata Diandra menetes, Ia tidak tau kenapa hatinya sakit saat membaca pesan Mike. Apa mungkin Ia mulai jatuh cinta pada Mike, Diandra ingin menyangkal tapi hatinya semakin sakit.


Diandra buru-buru keluar hanya membawa ponsel dan dompetnya.

__ADS_1


Ia berlari di jalanan untuk mencari taksi, tapi jalanan itu sangat sepi hingga tidak ada taksi lewat.


Diandra memegang dadanya yang terasa sesak dan penuh beban. Ia berlari terus menerus dan saat Ia menyebrang Ia tidak melihat kiri kanan karena jalanan sepi.


Saat di tengah jalan sebuah motor melaju dan menabraknya, Ia tidak sempat mengelak karena motor itu mendadak datang dan menabraknya, Ia berguling-guling di jalanan, ponselnya terlempar hingga pecah.


Mata Diandra kabur, saat berbaring Ia berusaha menjangkau ponselnya tapi kesadarannya langsung hilang, matanya sepenuhnya tertutup.


Darah mengalir deras dari kepala Diandra, air matanya mengalir menetes di jalanan.


10 menit kemudian ambulance datang, orang yang menabrak Diandra hanya membawa dompet Diandra dan ponselnya tertinggal.


Hujan mulai turun deras, orang itu naik motor menuju rumah sakit.


Sesampainya di rumah sakit, Ia baru melihat wajah jelas Diandra, Ia langsung mengenali Diandra karena Diandra sudah beberapa kali ada di televisi.

__ADS_1


Orang itu adalah laki-laki paruh baya yang terlihat sangat miskin, Ia membuka dompet Diandra untuk mencari KTPnya tapi yang Ia temukan adalah kertas tertulis nomor seseorang.


Ia memberikan kertas nomor ponsel itu pada perawat untuk dihubungi. Setelahnya Ia juga menemukan KTP yang jelas masih baru karena baru beberapa bulan Diandra menggunakannya.


Perawat menghubungi nomor itu dan saat tersambung itu adalah suara Ina asisten Diandra.


"Halo," ucap Ina


"Selamat malam," ucap Perawat memulai obrolan saat telpon diangkat


"Selamat malam," jawab Ina


"Kami dari rumah sakit ingin mengabarkan gadis atas nama Diandra Calista mengalami kecelakaan hari ini," ucap perawat saat melihat KTP yang sudah ada di tangan penabrak tadi.


Ina panik, "Rumah sakit mana?" tanyanya buru-buru sambil mengambil tas.

__ADS_1


"Rumah sakit B," jawab perawat, setelahnya mereka menyudahi obrolan karena Ina buru-buru pergi.


__ADS_2