Bertemu Di Tahun 1998

Bertemu Di Tahun 1998
bab 35


__ADS_3

Diandra sudah di dalam mobil Mike tapi tatapannya tetap tertuju ke arah mobil Niko yang sudah mulai jalan.


Mike melihat ke arahnya lalu memasang sabuk pengaman, Diandra berbalik dan melihat wajah Mike sangat dekat dengannya.


Mike yang semula sedikit kesal langsung kasihan saat melihat tangan Diandra bergetar karena ketakutan, keringat di keningnya masih belum mengering.


Mike mengusap kening Diandra dan membenarkan rambut Diandra yang sudah lengket oleh keringat.


"Disini sudah aman, mau pulang?" tanya Mike saat memegang tangan Diandra.


Diandra mengangguk; Mike melepaskan tangannya lalu mengalihkan pandangannya ke depan lalu fokus menyetir.


"Ah kita ke kantor polisi dulu untuk bersaksi," Mike baru ingat jika tadi orang-orang itu sudah dibawa polisi.


Diandra mengangguk lagi.


Saat di jalan Mike sesekali melihat ke arah Diandra, "Kenapa bisa terjadi hal seperti ini?"


"Tadi seseorang menelpon ingin memberikan pekerjaan, karena ingin mengobrol langsung jadi ketemuan di sana, pas sudah sampai langsung ditarik tapi beneran gak terjadi apa-apa karena aku langsung melawan dan melarikan diri dan untungnya kamu ada di depan, terima kasih banyak." Diandra bicara sambil menunduk, terlihat wajahnya masih sangat ketakutan.


"Lain kali jangan gampang percaya pada orang lain, kalau ada yang menawarkan pekerjaan bilang dulu sama aku," kata Mike


Diandra mengangguk, Mike langsung memegang rambutnya dengan tangan kiri, "Bagus."


Mike berhenti di depan toko pakaian.


Diandra melihat ke arahnya karena tiba-tiba berhenti.

__ADS_1


Mike memakai masker dan topinya seperti biasa, "Tunggu di sini," Ia membuka pintu mobil dan langsung berlari keluar.


Diandra melihat Mike memasuki toko pakaian. Ia menunggu masih dengan tangan bergetar dan menatap ke kiri kanan lalu ke belakang.


Saat Ia menunduk Mike datang dan langsung masuk membuatnya kaget.


"Hei, ini aku." Mike memegang pundak Diandra.


Wajah pucat Diandra kembali memerah, Ia sedikit melengkungkan bibirnya.


"Ini ganti pakaian." Mike menyodorkan kaos putih dengan gambar huruf MD.


Diandra mengambilnya, "Cari tempat untuk ganti dulu."


"Ganti di sini saja, aku tunggu di luar." Mike membuka pintu mobil lalu menutupnya kembali, Ia menyandar di pintu mobil.


Karena dari luar kaca mobil Mike gelap jadi tidak akan terlihat orang di dalam.


Setelah selesai berganti, Diandra langsung mengetuk kaca mobil.


Mike mendengarnya dan langsung kembali masuk.


"Sangat pas," ucap Mike yang langsung memasang sabuk pengaman.


Mike dan Diandra pergi ke kantor polisi, Mike langsung memakaikan masker untuk Diandra, Ia juga memakaikan sweater kembali dan memakaikan topi sweater.


"Ayo turun," ajak Mike

__ADS_1


Keduanya turun dari mobil, saat mereka masuk dan duduk di depan polisi baru keduanya membuka masker.


Hampir setengah jam mereka diberi pertanyaan, setelahnya keduanya kembali memakai masker dan berjalan ke luar kantor polisi sambil bergandengan tangan.


Niko yang juga menjadi saksi melihat mereka dari tempat yang agak jauh, hatinya kembali sakit hingga Ia memegang dadanya sedikit lama.


Setelah Mike dan Diandra pergi barulah Ia masuk ke dalam kantor polisi.


Apa yang diucapkannya sama persis dengan yang diucapkan Mike.


Mike melaju ke sebuah taman di dekat lokasi syuting, Ia turun dari mobil lalu membuka pintu mobil untuk Diandra.


Diandra turun sambil melihat ke kiri ke kanan, keduanya masih memakai masker, mereka berjalan menuju tepi danau buatan, danau yang tidak besar itu punya air jernih.


Mereka duduk di tepi, hampir 10 menit tidak ada yang bersuara hingga akhirnya Mike bangkit.


Diandra menoleh ke atas, "Mau kemana?"


"Cari cemilan dulu," ucap Mike sambil menunjuk warung kecil di dekat taman.


"Jangan lama," ucap Diandra


Mike mengangguk lalu berjalan pergi.


Setelah Mike pergi, Diandra langsung berbaring di rumput yang memang sangat terawat hingga tidak ada kotoran.


Ia menatap langit biru berawan putih.

__ADS_1


__ADS_2