
Ines berjalan pergi dengan kesal. Setelah Ines benar-benar pergi, Diandra langsung buru-buru keluar dan langsung menghampiri Mike, Ia memegang Mike, "Mana yang sakit?" tanyanya
"Mike maaf, ini semua karena ku, seharusnya aku yang berbaring di sini bukan kamu," kata Diandra sedih
Mike hanya diam sambil menatapnya, lalu beberapa detik kemudian Ia baru bicara, "Duduklah, ada yang ingin kutanyakan," ucapnya
Diandra langsung duduk, Ia gemetar takut Mike juga mengusirnya.
"Apa?" tanyanya
Mike yang memang berbaring dengan punggung diatas sedikit kesulitan melihat Diandra yang duduk sedikit jauh.
"Mendekat sedikit," ucapnya
Diandra langsung menarik kursi mendekat, Ia duduk di depan wajah Mike.
Diandra menampilkan wajah imut yang terlihat polos.
Mike melihatnya langsung menghela nafas.
__ADS_1
"Bagaimana dengan Niko, kenapa kalian tidak bersama?" tanya Mike
"Karena aku jatuh cinta pada orang lain," jawab Diandra polos
"Bagaimana kamu bisa jatuh cinta pada orang lain?" tanya Mike lagi
"Karena orang itu baik, tapi sayang aku terlambat menyadarinya hingga aku terjebak dalam penyesalan selama bertahun-tahun." Diandra menitikkan air mata
Mike menghela nafas lagi, "Dian, apa kamu hidup bahagia beberapa tahun ini?" tanyanya lagi
Diandra menggeleng, "Bagaimana aku bisa bahagia jika orang yang bisa membahagiakanku pergi tanpa kabar,"
Diandra menggeleng, "Aku tidak mau,"
"Ah apa mungkin sekarang kamu sudah menemukan orang yang kamu suka hingga kamu harus menghindar dariku, ya! orang sepertimu yang hampir mendekati kata sempurna pasti gampang menemukan pengganti di hati, sejak dulu banyak wanita cantik yang mengantre." Diandra nyengir lalu bangkit dari duduknya, air matanya terus menetes, Ia mengambil tas lalu akan berjalan pergi.
"Dian...!" panggil Mike
Diandra berhenti berjalan
__ADS_1
"Aku sudah menetap di Eropa, saat luka ini sembuh aku akan kembali ke sana bersama Dito, aku hanya ingin mengucapkan selamat tinggal dan jaga diri baik-baik, temukan pria baik yang kamu sukai dan hiduplah bahagia bangun keluarga kecil kalian." Mike bicara tulus.
"Iya, aku akan mencari pria baik yang kusukai dan kami akan menikah dan punya anak. Saat kita bertemu kembali, kamu akan melihat keluarga kecil kami. Terima kasih karena sudah menyelamatkanku, lain kali jika terjadi hal seperti ini lagi, biarkan saja jangan pedulikan aku," ucap Diandra yang langsung berlalu pergi keluar, Ia menutup pintu.
10 kali hal ini terjadi maka aku akan tetap menolongmu batin Mike
Air mata Diandra terus menetes, Ia buru-buru memakai kaca mata hitamnya.
Sepanjang jalan tangannya terus gemetar, Ia mengepal erat tangannya.Dadanya naik turun menahan emosi kesedihan.
Tuhan memberiku kesempatan hidup apakah hanya untuk membuatku 2 kali menderita karena cinta batin Diandra
Di ruang rawat, Mike juga terlihat sedih, hatinya terasa sakit saat Diandra mengucapkan kata-kata akan menikah dan punya anak dengan orang lain, padahal Ia sendiri yang menyarankan itu tapi kenapa saat Diandra menyetujuinya Ia merasakan sakit luar biasa melebihi rasa sakit dari luka tusuknya.
Ines yang masih berada di mobil, Ia masih kesal habis dibentak oleh Mike, tatapannya langsung tertuju pada Diandra yang keluar dari rumah sakit.
Diandra berjalan menuju jalan besar untuk mencari taksi, Ines yang melihatnya langsung melaju dengan kesal ingin menabraknya, sekitar 2 meter lagi hampir menabrak tubuh Diandra tapi Niko langsung menarik tangan Diandra.
Diandra yang memang melamun baru sadar jika hampir tertabrak, matanya langsung tertuju pada Niko.
__ADS_1