
"Ada apa?" tanya Mike saat Ia masuk ke dalam kamar di rumah Dito
Dito menoleh, "Mungkin karena belum pernah berada di pesawat yang terbang lama,"
"Iya, walau Alvaro sering naik pesawat tapi ini pertama kalinya Ia naik pesawat yang lama. Apa yang Dokter katakan?" Mike duduk di tepi ranjang Alvaro, Ia mengusap pelan rambut putranya.
"Hanya perlu istirahat beberapa hari. Tapi tadi saat tubuhnya panas ucapannya hanya satu yaitu Daddy, jadi mungkin Dia tidak mau berpisah lagi," kata Dito hati-hati saat bicara
Wajah Mike berubah
"Apa sebaiknya bicarakan ini secepatnya dengan Diandra, Dia wanita baik, kita tau itu sejak dulu. Pasti Dia bisa menerima Alvaro dan juga ini sangat baik bagi Alvaro yang tidak pernah mengenal seorang Ibu, Diandra akan jadi Ibu terbaik baginya," Dito memberi solusi yang tidak akan mungkin Mike lakukan
"Tidak bisa, jika Diandra tau sekarang, mungkin Dia akan pergi. Sebaik apapun Dia, tidak mungkin Dia akan dengan santai menerima anak dari suaminya dan perempuan lain." Mike menghela nafas, Ia masih menatap wajah merah anaknya, padahal tadi siang masih baik-baik saja.
"Aku akan memberitahukan ini saat waktunya tiba, disaat Diandra hamil anak kami sehingga Dia tidak akan mungkin pergi karena Dia akan bertahan demi anak yang dikandungnya," Mike mengucapkan semua rencananya, Ia tidak bisa jika harus kehilangan Diandra lagi.
__ADS_1
"Tapi kita tidak bisa menyembunyikan Alvaro terlalu lama, media akan tau dan akan lebih menyakitkan bagi Diandra saat Dia tau semua ini dari orang lain, jadi usahakan secepatnya punya anak dari Diandra baru urusan Alvaro dijelaskan pelan-pelan," Dito mengucapkan semua ini sebagai teman bukan sebagai asisten. Ia tidak mau jika dua orang ini berpisah lagi seperti dulu.
"Aku akan menemani Alvaro sampai subuh, jadi pergilah tidur," ucap Mike yang langsung membuka sepatu dan jaketnya, Ia langsung naik ke tempat tidur dan berbaring di samping Alvaro.
Dito berjalan pergi, Ia mematikan lampu dan menutup pintu dengan pelan. Kamar hanya diterangi lampu kuning di meja samping tempat tidur.
Walau kamu bukan anak yang lahir dari Mommy Diandra, Daddy tetap menyayangimu. Tapi lebih Bagus lagi jika kamu adalah anak kandungnya biar kita bisa hidup bahagia, batin Mike
Daddy tidak menyesal telah membuat kesalahan tahun itu, jika bukan karena kesalahan itu mungkin Daddy gak akan bisa memiliki kamu dan mungkin gak akan bisa bertahan menjalani hidup, Daddy janji akan membuat Mommy Diandra menganggap kamu sebagai anak kandungnya, batin Mike
Mike menatap ke atas ke langit-langit kamar, Ia mengingat kejadian beberapa tahun lalu.
Saat itu Ia sedang minum sendiri di bar karena saat itu Dito sedang pergi, dalam keadaan mabuk Ia melihat seorang wanita yang duduk sendiri juga dalam keadaan mabuk, karena Ia sangat merindukan Diandra jadi wanita itu terlihat sangat mirip Diandra.
Dari sinilah dimulai kesalahan ini, Ia menarik memegang wanita itu dan membawanya ke kamar sewa di lantai atas.
__ADS_1
Mereka melakukan kesalahan di sini, keduanya melakukan hal ini tanpa mereka sadari.
Di pagi hari saat keduanya bangun, keduanya kaget karena berada di tempat tidur dengan berantakan.
Mike menatap wajah wanita itu, dari wajahnya terlihat jelas Ia bukan asli negara tempat mereka berada, Mike ingin bicara bahasa inggris tapi terhenti saat wanita itu mulai bicara.
"Apa yang terjadi?" tanya wanita itu
Bahasa mereka sama jadi sudah pasti mereka berasal dari negara yang sama.
"Maafkan saya, saya akan bertanggung jawab," ucap Mike
Wanita itu terlihat polos seperti Diandra, Ia menangis karena mulai mengerti apa yang terjadi.
"Saya akan bertanggung jawab untuk hidup kamu, saya akan menjaga kamu, maafkan saya," ucap Mike tulus tapi tersirat jelas wajah paniknya
__ADS_1