
Diandra pulang ke rumah dengan senyum mengembang, Ia melihat Mike sudah duduk di sofa memainkan ponselnya yang sudah pasti sedang main game.
Mike juga sudah selesai mandi, terlihat jelas dari rambutnya yang sedikit basah, saat ini Ia memakai pakaian rumahan.
Diandra berlari mendekat dan langsung memeluknya, membuat ponsel Mike terjatuh entah kemana.
Diandra mencium bau segar Mike.
"Ada apa?" tanya Mike
Mike tidak kesal sedikitpun saat dipeluk istrinya yang saat ini masih keringatan belum mandi.
Diandra menatap wajahnya dengan tangan merangkul lehernya, "Tadi aku ketemu anak kecil, tau gak Mike dia itu mirip banget sama kamu waktu kecil, saat pertama kali kita bertemu," ucap Diandra polos tanpa curiga sedikitpun
"Terus?" tanya Mike
"Terus kami naik sepeda bersama, dia terlihat bahagia tapi tau gak yang lebih senangnya lagi, dia manggil aku Mom, bukankan sebutan ini sangat indah? aku suka itu," Diandra bahagia saat menceritakan semua itu.
"Itu bagus, kamu bisa belajar mengurus anak kecil mulai sekarang," kata Mike mengacak-ngacak rambut Diandra
__ADS_1
"Tentu, tapi saat nanti kita punya anak sendiri aku tetap akan menyukai anak itu, anak itu bernama Alvaro, nama yang keren," Diandra bersemangat saat membicarakan ini.
"Ya terserah kamu tapi cepat sana mandi dulu lalu kita sarapan, aku harus pergi bekerja hari ini," ucap Mike
Diandra mengangguk lalu bangkit dari pangkuan Mike, "Tunggu setengah jam," Diandra berlari menuju kamarnya, setelah Diandra tidak terlihat, Mike tersenyum sedikit, Ia langsung menelpon Alvaro.
"Kamu bahagia?" tanyanya
Dari raut wajah Mike terlihat jelas jika jawaban dari sana adalah sangat bahagia.
"Itu bagus, kita harus bekerja keras dari sekarang," kata Mike
Di rumah Dito, Alvaro tersenyum bahagia ditemani Dito. Ia selesai memutuskan sambungan dari Daddy nya.
"Mommy sangat baik, aku ingin secepatnya bersamanya," kata Alvaro
"Ini belum saatnya, jadi berusahalah sebentar lagi jangan sampai rencana kita hancur
Alvaro mengangguk.
__ADS_1
"Orang-orang tidak akan berani menyebutku anak tanpa ibu lagi karena aku sekarang punya mommy yang sangat cantik, dan aku akan memamerkan mommy ku nanti di depan teman-teman baru, mereka akan iri padaku karena aku punya mommy yang sangat cantik," kata Alvaro bangga
"Anak pintar," ucap Dito mengacak rambut Alvaro
"Tubuh kamu belum terlalu pulih, jadi cepat mandi air panas lalu istirahat," kata Dito yang langsung mengalihkan pandangan kearah mbak Evi.
Mbak Evi mengerti, Ia langsung membawa Alvaro ke kamarnya dan menyiapkan air panas untuk mandi.
Mbak Evi menunggu Alvaro berendam, Ia membantu menggosok tubuh kecilnya di tempat yang tidak bisa dijangkau sendiri oleh Alvaro.
"Jangan sakit lagi, mbak Evi khawatir semalam," baru sehari mengenalnya tapi mereka sudah akrab seakan-akan sudah bersama lama
"Tidak lagi, kalau aku sakit aku gak bisa bertemu mommy," kata Alvaro
Mungkin karena tidak pernah dapat kasih sayang seorang ibu jadi Alvaro sangat berharap banyak pada Diandra, Ia sangat menyukai Diandra yang baru hari ini dikenalnya.
"Ya, jadi tetap sehat karena nyonya suka anak yang sehat, dan juga nyonya suka makan banyak jadi kamu juga harus makan banyak biar tumbuh besar tapi jangan berlebihan," ucap Mbak Evi santai daripada tidak bicara sama sekali.
Tapi tanpa disadarinya ucapan ini memicu semangat Alvaro, diam-diam dalam hati Alvaro memikirkan ingin memakan banyak makanan mulai hari ini, Ia ingin makan sayur dan buah juga.
__ADS_1