
Mike membawa Diandra ke tempat makan, kali ini mereka tidak memakai masker sehingga banyak orang yang melihat kearah mereka, tapi tidak ada yang berani menghampiri, mereka hanya mengambil foto menggunakan ponsel.
Diandra menoleh ke kiri ke kanan, "Mike mereka mengambil foto," kata Diandra
"Kita bukan lagi artis jadi gosip apapun tidak akan berpengaruh," kata Mike yang langsung duduk memesan makanan.
Saat mereka menunggu makanan, mereka mengobrol.
"Mike kita menikah ya," ajak Diandra lagi tapi agak pelan
Mike hanya diam menatapnya.
"Kau tidak mau ya?, aku janji akan jadi istri yang baik untuk kamu," ucap Diandra yang mungkin urat malunya sudah putus.
Bukan aku tidak ingin menikah denganmu sekarang tapi harga diriku sangat jatuh karena kamu mengatakan lebih dulu saat mengajak menikah, padahal aku yang sangat ingin mengatakan hal itu dengan persiapan matang, aku ingin mengatakannya seperti orang lain dengan cara yang romantis batin Mike
"Kita bahas nanti, saat ini aku masih terikat pekerjaan di Eropa jadi aku akan mengurus semuanya dulu di sana, tentang ini kita bahas setelah aku kembali menetap disini," kata Mike
*
Di jalan saat pulang
Mike menghela nafas, "Rumahmu daerah mana?" tanyanya
"Manggis," jawab Diandra
"Belok kiri ada rumah sederhana," kata Diandra lagi
__ADS_1
"Ini?" tanya Mike
Diandra mengangguk.
Saat mobil berhenti, Diandra seperti enggan turun, Ia melihat kearah Mike.
"Kenapa?" tanya Mike
"Aku takut saat aku melangkah turun dan masuk ke rumah, kamu akan pergi meninggalkanku lagi seperti beberapa tahun lalu." Mata Diandra berkaca-kaca menahan kesedihan, terlihat jelas berapa besar ketakutannya.
Mike tersenyum, "Aku tidak akan meninggalkanmu lagi,"
"Kamu bohong, pasti bohong," kata Diandra
"Tidak akan," ucap Mike sambil mengelus rambut Diandra
"Iya janji, ini sudah beberapa kali janji," kata Mike yang semakin ingin tertawa melihat tingkah Diandra.
"Aku tidak ingin kehilangan orang-orang yang ku sayangi lagi, aku tidak ingin hidup sendiri lagi," kata Diandra
Mike yang awalnya tersenyum langsung berubah sedih, Ia mengerti sekarang apa yang terjadi.
"Satu-satunya keluargaku juga sudah pergi," kata Diandra sambil menunduk sedih.
Mike terus mengelus kepala Diandra, Ia tidak ingin melanjutkan pembicaraan itu karena tau jika itu pasti menyakiti hati Diandra.
"Ponsel kamu mana?" tanya Mike
__ADS_1
Diandra memberikannya lalu Mike memanggil nomornya sendiri menggunakan ponsel Diandra.
Ia kembali memberikan ponsel Diandra.
Mike membuka dompetnya lalu memberikan pasport kepada Diandra.
"Ini simpanlah," kata Mike
Diandra mengangkat wajahnya lalu melihat pasport di tangan Mike.
Ia mengambilnya lalu mencium pipi Mike, "Terima kasih," ucapnya senang lalu buru-buru turun dari mobil sambil tersenyum bahagia.
Mike sedikit melengkungkan bibirnya sambil memegang pipi kirinya yang habis dicium Diandra.
Setelah Diandra masuk, Ia juga melaju pulang dengan perasaan bahagia karena tadi saat di restoran Diandra menjelaskan tentang kebohongannya bersama Alan yang sebenarnya adalah pacar Anet.
Bisa-bisanya dia membodohi ku batin Mike
Tapi Ia tetap tersenyum sepanjang jalan, Ia lupa jika lukanya kadang masih sakit.
*
Di rumah saat berada di kamar, Diandra juga senyum-senyum sendiri saat melihat pasport milik Mike, Aku tidak peduli jika kamu menganggap ku wanita murahan, yang terpenting aku menjadi murahan cuma untuk kamu batin Diandra.
Mike berhenti di tepi jalan lalu membuka ponselnya, Ia mengirim pesan ke Diandra.
* Habis mandi langsung istirahat, sampai bertemu besok malam, * pesan Mike
__ADS_1
Diandra berguling-guling di tempat tidur saking bahagianya membaca pesan Mike.