Bertemu Di Tahun 1998

Bertemu Di Tahun 1998
70


__ADS_3

Diandra dan Mike makan bersama di rumah.


Mike melepaskan garpu dan sendoknya lalu duduk tegap di depan Diandra.


Diandra mengangkat wajah melihat Mike sudah menyelesaikan makannya.


"Kenyang?" tanya Diandra


"Uhu..." Mike mengangguk, "Teruslah makan, jangan membuang makanan,"


Diandra mengangguk, saat ini ***** makannya memang besar karena lagi bahagia.


Mike menatap Diandra yang makan dengan lahap, wajahnya langsung tersenyum sambil mengusap pelan rambut Diandra, "Pelan-pelan,"


Diandra mengangkat wajah sambil tersenyum mengangguk.


Setelah makan, Mike menonton televisi sendirian sambil menunggu Diandra selesai mandi.


Ia melihat iklan Diandra yang sampai saat ini masih sering diputar karna itu iklan makanan yang masih tetap laris hingga saat ini.


Diandra selesai mandi, Ia keluar dari kamar sudah memakai piyama panjang.


Mike menepuk sofa di sampingnya, mengajak Diandra duduk di dekatnya.


Diandra berjalan mendekat lalu duduk di sampingnya, Mike menarik handuk di tangan Diandra, Ia membantu mengeringkan rambut Diandra.


Diandra tersenyum malu, entah kenapa hal kecil seperti ini saja bisa membuat Diandra cukup bahagia padahal dulu Mike sering melakukan hal seperti ini malah lebih.

__ADS_1


Mungkin karena dulu hatinya dipenuhi oleh Niko jadi hal yang dilakukan Mike tidak pernah Ia ambil hati.


"Bisakah besok aku kembali ke Eropa?" tanya Mike


Senyum Diandra langsung memudar, Ia menatap mata Mike yang seperti sangat berharap diizinkan.


"Aku akan kembali, aku harus mengambil barang-barang di sana. Tidak lama kok," ucap Mike


Air mata Diandra hampir menetes, Ia hanya diam tidak merespon, saat ini yang ada di pikirannya hanyalah ketakutan akan ditinggal Mike seperti dulu.


Satu persatu air mata menetes di wajah Diandra.


Mike memegang wajahnya, "Hei, aku tidak akan pergi selamanya, tenanglah."


Mike tersenyum, "Aku janji tidak akan lama, ya?!"


Dulu kamu menunggu dan mengejar ku, sekarang giliran ku untuk menunggu dan mengejar mu batin Diandra


"Aku sudah menerima tawaran bermain di film layar lebar yang akan mulai promosi bulan depan," kata Mike


"Benarkah?" tanya Diandra


Mike mengangguk sambil tersenyum, "Sebenarnya aku sudah tidak ingin tampil di layar kaca lagi tapi Om aku sedang mengerjakan proyek film pertamanya, Dia meminta tolong aku untuk kembali," kata Mike


"Om Heru?" tanya Diandra


Mike mengangguk.

__ADS_1


"Ya sudah aku ambil pasport kamu dulu," kata Diandra


Mike mengangguk, Ia menatap Diandra yang berjalan masuk ke kamar dengan wajah lemah.


Diandra mengambil pasport lalu kembali mendekati Mike, Ia memberikan pasport itu lalu kembali duduk, "Malam ini temani menonton semalaman,"


"Besok kamu harus kerja," kata Mike


"Aku meminta shift malam, jadi seharian besok tidak melakukan apa-apa dan bisa menemani kamu ke bandara," kata Diandra


Saat Mike fokus menonton, Diandra mengirim pesan memohon pada salah satu Dokter untuk tukaran shift.


Saat ini Diandra dan Mike sudah berbaring di atas tilam, keduanya menonton film romantis.


Mereka berbaring berbagi selimut.


Jam sudah menunjukkan pukul 12 malam, Diandra mulai menitikkan air mata saat menonton film sedih.


Saat Diandra dilema akan film sedih itu, Mike tersiksa berada di dekatnya, karena Mike adalah pria normal jadi saat berduaan dengan wanita yang Ia sukai sudah pasti Ia tidak tahan apalagi saat ini mereka berada di selimut yang sama.


Ini seperti dulu, dulu Ia juga menahan nafsunya karena takut Diandra mengira Ia pria yang tidak baik.


Ia selalu berusaha menahan semuanya karena Ia tulus menyukai Diandra, Ia akan terus menahan nafsunya hingga mereka menikah nanti.


Diandra melihat ke arah Mike yang terlihat gelisah, "Kenapa?" tanyanya


Mike salah tingkah, Ia hanya menggeleng lalu pura-pura fokus pada tontonan mereka.

__ADS_1


__ADS_2