
Karena beneran kaget sepupunya ternyata sudah menikah jadi Elin tidak bisa mengeluarkan suara, Diandra jadi salah paham dia mengira Elin kaget karena ternyata ayah putranya sudah punya istri sah.
"Bisakah kamu pergi?" tanya Diandra yang matanya mulai berkaca-kaca
Elin bingung dengan ucapan Diandra, otaknya sedikit lambat dalam hal seperti ini.
"Bisakah kamu memberikan Mike dan Alvaro kepada saya? Saya tidak ingin menjauhkan Alvaro dari ibu kandungnya tapi saya tidak bisa kehilangan Mike dan Alvaro,, jadi biarkan saya jadi jahat sekali ini saja, saya mohon!" Diandra mulai menitikkan air mata
"Tapi jika kamu menyukai Alvaro kenapa membiarkannya tinggal terpisah dari kalian?" tanya Elin yang mengikuti alur untuk saat ini
__ADS_1
"Saya baru tau beberapa hari yang lalu jika Alvaro adalah putra kandung Mike, dan baru kemaren saya memastikan sesungguhnya dengan melihat hasil DNA mereka, jika dari awal saya tau saya akan menerima Alvaro apapun masa lalu mereka dan tidak akan peduli siapa ibu kandungnya, tapi saya melihat kamu sangat akrab dengan mereka, saya tidak bisa jika harus berbagi mereka," Diandra mulai menangis, air mata tidak henti keluar
Sekarang Elin tau kenapa Diandra bersikap seperti ini, jadi wanita ini mengira dia adalah ibu kandung Alvaro yang datang untuk berbaikan dengan Mike.
Elin ingin bicara tapi belum sempat suaranya keluar, dia langsung melihat Diandra berlutut di depannya dengan tangis kepedihan membuat hatinya ikut pedih.
Ternyata sepupunya sudah menemukan wanita yang tulus yang sangat menyayanginya hingga tidak akan peduli dengan masa lalunya.
"Jika kamu takut Mike akan lebih menyayangi anak kami nanti ketimbang Alvaro, tentang itu kamu tenang saja, saya akan melakukan operasi supaya tidak bisa hamil tanpa sepengetahuan Mike, saya akan memastikan hanya Alvaro putra kami, dan saya berjanji untuk memberikan Alvaro kasih sayang melebihi apapun, dan satu lagi untuk hidup kamu, saya akan mengirim uang setiap bulan hingga kebutuhan kamu tercukupi, untuk saat ini pegang ini dulu sebagai jaminan, di dalam kartu ini ada uang cukup untuk beberapa tahun," Diandra menunduk tidak menatap kearah wajah Elin, tangannya terulur kearah Elin.
__ADS_1
Ucapan Diandra sudah membuatnya shock ditambah kartu di depannya semakin membuatnya shock, kesalahpahaman ini sudah terlalu jauh, dia memegang tangan Diandra untuk membantunya berdiri, tapi Diandra menolak, dia tidak bisa bangkit sebelum Elin setuju.
"Sepertinya kamu salah paham, saya tidak membutuhkan uang," ucap Elin yang semakin membuat Diandra mengira jika Elin hanya ingin bersama Alvaro dan Mike
"Saya mohon," Diandra semakin terisak, tubuhnya bergetar hebat.
Elin menitikkan air mata juga, baru kali ini dia melihat orang sebodoh wanita di depannya, dan dalam rasa sedih dia juga ikut bahagia karena sejak kecil Mike sangat pendiam jarang mendapatkan kasih sayang dan sekarang ada wanita ini, Elin bahagia untuk sepupunya.
Elin tidak bisa bicara, tapi baru saja dia ingin meluruakan semuanya dia melihat wanita yang berlutut ini pingsan di kakinya.
__ADS_1
"Hei Dian," ucapnya panik, dari kartu pengenal dan buku nikah dia tau namanya Diandra.
Panik karena ini tempat sepi jadi tidak akan ada orang yang menolong, Elin takut terjadi apa-apa dengan wanita ini jika terlambat membawanya ke rumah sakit jadi dia membantunya berjalan selangkah demi selangkah menuju mobilnya dan di dalam perjalanan dia menelpon Dito karena nomor Mike tidak aktif.