
Beberapa minggu berlalu, Niko mengetahui tentang Alvaro, dia memang sudah curiga dari awal tentang ini dan ternyata kecurigaannya benar, dia datang ke rumah mereka di malam hari dan saat itu hanya ada Diandra sedangkan Alvaro sedang tertidur karena kurang enak badan.
Niko melihat perhatian Diandra pada anak itu sama seperti perhatiannya pada Glenca, ya dia tau jika Diandra memang suka anak kecil tapi yang membuatnya tidak masuk akal adalah anak ini anaknya Mike dan wanita lain, bagaimana Diandra bisa setenang itu.
Saat dia tau, dia pikir Diandra akan sedih berkepanjangan tapi sekarang apa yang dilihatnya adalah hal yang kurang wajar.
Diandra keluar dari kamar Alvaro lalu berjalan menuju tempat santai belakang bersama Niko.
Mereka mulai mengobrol, Niko melihat kearah mata Diandra, tidak ada jejak tidak bahagia.
"Baik-baik saja?" tanyanya
Diandra mengangguk, "Aku bahagia, tenang saja,"
"Yakin?" tanya Niko khawatir
"Kak, seumur hidupku belum pernah aku sebahagia ini," mata Diandra berkaca-kaca tapi dia tetap tersenyum
__ADS_1
"Alvaro anak tetangga yang kusukai sejak awal ternyata adalah putra dari suamiku, awalnya aku sedih, kecewa dan takut, aku takut jika ibunya merebut Mike dariku, aku takut Mike meninggalkanku demi mereka tapi ternyata itu semua kesalahan dari awal, mereka tidak sengaja mendapatkan Alvaro karena kesalahan satu malam yang tidak di sengaja," Diandra sedih saat menceritakan itu
"Ibunya?" tanya Niko
"Meninggal saat melahirkan anak itu, ceritanya cukup panjang," ucap Diandra yang ingin mempersingkat cerita karena saat Mike menceritakan seluruhnya dengan lengkap hampir sepanjang malam.
"Ceritakan semuanya
Diandra mau tidak mau langsung menceritakan semuanya hingga hampir pukul 11 malam, tanpa mereka sadari ternyata Mike mendengar pembicaraan terakhir mereka, pulang syuting larut, awalnya dia ingin menginap tapi pikirannya tertuju pada istri dan anak di rumah dan saat dia masuk semua pembantu sudah tidur, saat masuk ke kamar dia tidak melihat Diandra di kamar maupun kamar anaknya. Melihat cctv ternyata saat ini istrinya sedang bersama Niko, keduanya mengobrol serius.
Dia berjalan mendekat dan mendengar ucapan yang hampir berakhir.
Mata Mike berkaca-kaca mendengarnya, disaat itu juga Niko melihat kearah Mike yang berdiri linglung di dekat pintu, walau sudah Diandra ceritakan semuanya dia tetap kesal karena Mike tidak jujur dari awal dan malah sengaja mengatur rencana kedekatan putranya dan Diandra, berjalan cepat menuju Mike dia langsung memukul wajah Mike sama seperti yang dilakukan Diandra waktu itu, tapi kali ini 2 kali lipat lebih keras hingga bibirnya sedikit berdarah.
Diandra berteriak panik dan tidak sempat menarik Niko, tapi saat pukulan kedua akan terjadi dia langsung menariknya, "Jangan Kak," ucapnya sedih
Niko menurunkan tangannya.
__ADS_1
Mike hanya diam, bukan dia tidak bisa melawan tapi dia tidak ingin melawan karena dia memang salah.
"Jangan pernah menyakitinya, ini yang terakhir dan jangan biarkan dia mengeluarkan air mata kepahitan lagi, kecuali air mata bahagia," ucap Niko
"Pasti," ucap Mike sambil menatap Diandra yang saat ini sudah melepaskan tangan Niko dan mendekatinya.
"Dan ingat, gosip berlebihan di dunia maya segera klarifikasi, tunjukkan pada dunia wanitamu yang mana biar orang tidak salah paham, dan biar orang yang punya niat ingin jadi wanitamu mengundurkan diri," kata Niko yang langsung berjalan pergi
"Kak, sudah larut, tidak aman pulang sekarang," kata Diandra mengejar Niko
Niko tetap melanjutkan jalannya, "Tidak apa-apa," ucapnya
"Tapi jauh, nanti kakak mengantuk, bahaya," kata Diandra
Niko berhenti, dia tau Diandra khawatir jadi dia menghentikan jalannya dan langsung melangkah menuju kamar yang waktu itu ditempatinya sambil mengirim pesan ke istrinya.
Diandra tersenyum tipis lalu berbalik menuju dapur lalu menuju tempat mereka tadi.
__ADS_1
Mike memegang wajahnya sambil duduk menatap ke luar.