Bertemu Di Tahun 1998

Bertemu Di Tahun 1998
bab 27


__ADS_3

Diandra membuka pintu kamar, Ia melangkah masuk diikuti Stella dari belakang, mereka disambut tatapan bingung Imel dan Sarah.


"Kak Stella mau sekamar sama kita," kata Diandra


"Gak apa kan?" tanya Stella sedikit tersenyum


"Tentu, kan tempat tidurnya ada 2, kalian bisa seranjang." Imel juga tersenyum begitu juga Sarah.


Stella dan Diandra langsung duduk di ranjang mereka yang gak seberapa besar tapi muat 3 orang.


*


Keesokan harinya saat istirahat syuting, Diandra dan Stella duduk bersama Nathan pemain pria pendukung.


Nathan memainkan gitar yang dibawanya, Stella dan Diandra menyanyikan lagu ost sinetron mereka.


Hanya dalam semalam mereka bisa langsung akrab, mereka menyanyikan lagu sambil tersenyum bahagia.


Setelah Carla dan Mike menyelesaikan adegannya, mereka berdua berjalan sambil memegang script naskah, tapi keduanya sama-sama berhenti saat mendengar suara Diandra dan Stella.


Mike berdiri mematung menatap ke arah mereka.


Berbeda dari Mike, Carla langsung pergi setelah melihat mereka.

__ADS_1


Carla yang berjalan ke depan melihat kedatangan Niko, wajah kesal Carla langsung berubah ceria saat melihat tunangannya.


Niko turun dari mobil dan langsung berjalan ke arah Carla sambil mencium pipinya.


"Tumben datang ke lokasi?" tanya Carla bingung


"Mau lihat proses syuting, Stella mana?" tanya Niko yang jalan terus hingga masuk ke lokasi.


Stella ingin menghentikannya tapi Niko sudah terlanjur melihat Stella bersama Diandra. Niko berhenti berjalan karena mendengar suara nyanyian mereka, tatapannya langsung tertuju pada Diandra.


Diandra menghentikan nyanyiannya saat melihat Niko yang mematung di sebelah kirinya tapi agak jauh.


Diandra tersenyum ke arahnya tapi Niko langsung buang muka, Niko melangkah pergi menuju ke arah sutradara. Ia menyapa Mike yang juga baru duduk. Mike hanya tersenyum tipis lalu duduk menyandar, Ia memakai headset sambil memejamkan mata.


Niko bicara berdua dengan sutradara, Diandra terus menerus menatap ke arahnya.


Pikiran Diandra langsung kembali ke masa saat mereka bersama, hal yang diingatnya adalah saat Niko yang tidak pernah melupakan seharipun untuk tersenyum padanya, senyum Niko muda masih terlihat jelas diingatannya yang memang baru terjadi beberapa waktu lalu baginya.


Tiba-tiba air mata Diandra menetes, Ia buru-buru menghapusnya dengan tangan kanannya sebelum Stella dan Nathan melihatnya.


*


Malam hari saat break syuting, Diandra dan Stella berbaring sambil memeluk boneka, mereka berbaring di ruang istirahat, Mike duduk di sofa di ruangan yang sama dengan mereka.

__ADS_1


Mike menatap layar ponselnya, Ia memainkan game online hingga fokusnya hanya pada ponsel.


Stella juga sibuk memainkan ponselnya sedangkan Diandra hanya melihat ke arahnya.


Di ruangan bukan hanya mereka tapi ada asisten Stella dan asisten Mike yang memang baru sama-sama datang.


Setelah sunyi beberapa menit, Mike menyudahi main game, Ia menatap ke arah Stella dan Diandra yang tadinya berisik jadi sunyi karena ternyata keduanya sedang tidur.


Mike juga berbaring tapi di sofa, Ia mulai memejamkan mata menunggu setengah jam lagi untuk mulai syuting.


Di alam mimpinya Mike bermimpi Ia masih kecil, saat itu Ia sedang menyebrang ingin menemui Diandra tapi mobil melaju ke arahnya hingga Diandra berlari memeluknya jadilah keduanya terlempar, tapi anehnya saat Mike bangkit Ia tidak merasakan sakit sedikit pun. Tapi Mike menangis karena Diandra tidak ada di sampingnya.


Mike berkeringat saat bermimpi lalu suara Diandra dimimpinya membangunkannya.


Mike membuka mata dan ternyata Diandra ada di depannya membangunkannya dengan khawatir karena sepanjang tidur Mike seperti orang ketakutan.


Bukan hanya Diandra tapi yang lain juga khawatir melihatnya.


"Apa mimpi kejadian waktu kecil lagi?" tanya Dito


Mike bangkit dan langsung duduk sambil mengangguk, lalu menjangkau air putih, Ia meneguknya dalam sekali teguk.


Mike melihat ke arah Diandra dan Stella yang masih memegang lengan kirinya.

__ADS_1


Diandra dan Stella sadar dan langsung melepaskan tangan dengan salah tingkah. Keduanya saling melihat dan tersenyum canggung.


__ADS_2