Bertemu Di Tahun 1998

Bertemu Di Tahun 1998
bab 92


__ADS_3

Mike memutar sepeda ke arah pulang, sekali lagi Ia menoleh kearah Diandra yang sudah kembali mengayuh sepeda.


Mike menuju tempat Dito berdiri, Ia ikut memperhatikan Diandra. Seperti yang diharapkan, Diandra berhenti di depan anak kecil itu. Diandra turun dari sepeda dan langsung mendekat ke arah anak itu.


Dulu pertama kali Mike bertemu Diandra juga seperti ini, Mata Mike berkaca-kaca saat mengingat itu, Ia tau sifat Diandra makanya Ia membuat rencana ini.


"Adik kok sendirian disini?" tanya Diandra yang sudah mulai duduk di samping anak kecil itu.


Alvaro yang semula menunduk langsung mengangkat wajahnya, Ia menoleh ke arah kanannya.


Alvaro tidak menjawab pertanyaannya tapi hanya menatap lekat padanya. Wajah ini terasa tidak asing bagi Diandra, rasanya Ia pernah melihatnya di suatu tempat.


Alvaro yang tidak pernah mendapatkan kasih sayang seorang ibu langsung berkaca-kaca saat melihat Diandra.


"Rumah kamu mana? biar tante antar pulang,"  ucap Diandra


"Rumah Alvaro yang itu, tapi belum mau pulang," ucap Alvaro


"Tapi nanti ibu kamu khawatir," ucap Diandra membujuk


Alvaro menggeleng, "Gak punya ibu," ucapnya yang seketika membuat Diandra sedih, hal ini mengingatkannya pada Mike dulu yang menangis di taman saat ibunya tinggalkan. Dan karena ingat itu jadi Ia ingat wajah anak ini mirip Mike.


"Papa kamu?" tanyanya

__ADS_1


"Papa sibuk," jawab Alvaro


"Ya sudah kita disini sebentar, tapi setengah jam lagi tante antar kamu pulang," ucap Diandra, Ia mengelus rambut Alvaro membuat anak itu senang berkaca-kaca.


"Nama kamu Alvaro kan? kenalin nama tante Diandra," Diandra mengangkat anak itu ke pangkuannya membuat Alvaro tersenyum bahagia. Alvaro melihat ke arah sepeda berwarna pink.


"Mau naik sepeda? tante bawa kamu keliling sebentar." ucap Diandra


Alvaro mengangguk


Diandra menggendong Alvaro lalu membantunya duduk di belakang, lalu Ia sendiri duduk di depan. "Pegang yang erat," ucapnya


Alvaro sangat patuh Ia langsung berpegang erat.


"Aku harus kembali takutnya Diandra curiga nanti kalau aku kembali bersamaan dengannya. Dito hanya mengangguk.


Mike melihat sekilas lagi terlihat jelas jika anaknya sangat bahagia. Sejenak Ia melupakan kekhawatirannya, Ia berharap Diandra akan tetap seperti ini jika tau semuanya.


Setelah puas bersepeda, Diandra mengantar Alvaro pulang padahal Alvaro enggan karena Ia masih mau berada di dekat mommy.


Di depan pagar Diandra menurunkan Alvaro, satpam membukakan pintu pagar. Sikap satpam seperti biasa saja seperti sudah terbiasa anak ini keluar seorang diri.


"Sampai ketemu lagi mom," ucap Alvaro keceplosan.

__ADS_1


"Mom?" tanya Diandra bingung


"Bolehkan memanggil Tante seperti itu?" tanyanya hati-hati


"Tentu," ucap Diandra, jawaban yang ini membuat Alvaro melompat bahagia.


"Bolehkah besok bertemu lagi di tempat tadi?" tanya Alvaro


"Mungkin besok tidak bisa karena Tante sudah masuk kerja, bagaimana kalau setiap akhir pekan? karena sekarang hari libur Tante cuma hari Minggu," ucap Diandra


"Ya baiklah mom," kata Alvaro


"Ah iya sekarang panggilnya mommy ya. Kalau begitu mommy pulang dulu, bye." ucap Diandra yang sudah naik ke sepeda.


Alvaro yang sudah berjalan melewati pagar kembali menoleh dan berlari mengejar, "Mommy," panggilnya


Diandra berhenti dan kembali menoleh


Alvaro mengambil jari Diandra lalu mengaitkan kelingkingnya, "Janji," ucapnya


"Ya janji," Diandra tersenyum senang lalu mencium wajah Alvaro


(like perbab ya,)

__ADS_1


__ADS_2