
Diandra berdiri di dekat pintu menatap kearah Mike yang meringis memegang wajah di dekat bibir, muncul rasa bersalah di hatinya.
Berjalan pelan menuju Mike, Mike melihat kearah kedatangannya sambil tersenyum tipis.
Di tangan Diandra ada es batu dan sapu tangan, sapu tangan membungkus es batu itu, dia menggeser kursi mendekati Mike lalu duduk di sebelahnya dan mulai menatap wajah yang terluka.
Tanpa bicara dia mengompres bengkat itu dengan pelan-pelan.
Tatapan mata Mike sedikitpun tidak beralih dari wajah istrinya yang fokus saat mengompres.
"Besok harus syuting semoga bengkaknya hilang," ucap Diandra yang sedikit grogi saat ditatap
"Umm..." Mike sedikit tersenyum
"Lain kali jangan diam tapi menghindar," kata Diandra
"Ini kesalahanku jadi wajar jika dipukul, kalian berdua memukulku dengan keras, mungkin besok-besok Stella atau yang lainnya juga ikut memukul," Mike tetap tersenyum saat berbicara
"Maaf..." ucap Diandra sedih.
"Jangan pernah meminta maaf jika tidak melakukan kesalahan, sikap seperti ini akan mudah ditindas orang lain," Mike memegang tangan Diandra, "Ini sudah baik-baik saja, ayo kembali ke kamar," ajaknya
Diandra mengangguk lalu berdiri dan berjalan mengikuti Mike masuk sambil bergandengan tangan.
__ADS_1
"Apa Niko di kamar?" tanya Mike
"Umm..."Diandra mengangguk, "Besok dia akan baik-baik saja,"
Di kamar, Niko duduk di tepi tempat tidur, dulu dia menyakiti Diandra dan sekarang laki-laki lain juga menyakitinya, kenapa hidup wanita itu sangat miris, batinnya.
'Maaf Dian,' batinnya
*
Keesokan harinya
4 orang berada di meja makan tapi tidak ada ya bersuara termasuk si kecil.
Niko menyelesaikan sarapannya lalu bangkit.
"Pulang dulu," ucapnya
Diandra ikut bangkit begitupun Mike, keduanya mengikuti Niko berjalan keluar, dan saat di depan Niko menoleh kearah Mike, "Selesaikan semuanya secepat mungkin,"
"Umm..." Mike mengangguk
Setelah kepergian Niko, Mike dan Diandra masuk kembali menemani Alvaro yang tadi dibiarkan sendirian di meja makan.
__ADS_1
Mike mengambil ponselnya lalu duduk di dekat mereka, dia pura-pura memainkan ponselnya padahal sedang mengambil foto keduanya tanpa wajah, wajahnya tidak terlihat hanya menampilkan wanita dan anak kecil.
Saat itu juga dia mempostingnya di instagram yang memang sudah lama tidak terurus, captionnya bertuliskan, 'Sarapan bersama dua kesayangan' diujungnya ada emoji love.
Dalam waktu beberapa menit, postingannya langsung banjir komentar, sepanjang karirnya ini pertama kalinya dia terang-terangan walau tidak menampilkan wajah orang lain dengan jelas.
Mike tersenyum membaca komen-komen di postingannya.
Diandra dan Alvaro melihat kearahnya jadi dia langsung menghentikan senyumnya berubah ke biasa.
Ketiganya berangkat ke tempat masing-masing, kali ini Diandra diantar supir begitu juga Alvaro yang diantar supir satunya lagi.
Mike masuk ke lokasi syuting, semua menatap kearahnya seperti ingin bergosip atau menanyainya.
Om Heru juga ikutan melihatnya, awalnya dia tidak ingin semua orang tau tentang kehidupan pribadi Mike tapi daripada kesalahpahaman semakin parah jadi dia membiarkan semuanya, dan untungnya Mike tidak bergabung di rumah produksi manapun setelah beberapa tahun lalu jadi dia tidak akan terikat kontrak yang melarang hubungan pacaran atau pernikahan.
Seharusnya pernikahan Mike terbongkarnya setelah film ini rilis tapi rasanya tidak mungkin jika melihat postingan Mike hari ini.
Bulan depan Elin juga akan datang lagi dan mungkin dia juga akan memaksa Mike untuk mengungkapkan semuanya.
*
Gak terasa bentar lagi end, sebenarnya pembaca novel ini gak ramai tapi karena saya suka jalan ceritanya jadi saya lanjut sampai end.
__ADS_1
terima kasih dan jangan lupa like nya yah...!!!!