Bertemu Di Tahun 1998

Bertemu Di Tahun 1998
81


__ADS_3

Saat ini keduanya duduk di sofa menghadap televisi, Bu Ela memberikan kaset DVD lalu pergi, Mike melihatnya dan langsung menatap ke arah Diandra.


"Kenapa?" tanya Diandra bingung saat ditatap tajam.


Karena Mike tidak menjawab jadi Ia langsung merebut kaset itu dan melihatnya, ternyata itu kaset film layar lebarnya dulu.


Diandra tertawa, "Cemburu?"


"Ini hanya akting lo," kata Diandra lalu bangkit ingin membuang kaset itu tapi terhenti saat pergelangan tangannya ditahan oleh Mike.


Mike berdiri lalu mengambil kaset dari tangan Diandra, Ia langsung memutarnya di DVD, layar pun langsung terbuka.


Terlihat langsung wajah imut Diandra saat bersama pasangannya di film itu.


"Ini film lama, ayo nonton film lain," ucap Diandra


"Kita nonton ini, duduk diam," ucap Mike

__ADS_1


Diandra kembali duduk begitu juga Mike, Ia sedikit malu karena Ia bukan artis berbakat seperti Mike jadi aktingnya sangat kaku.


Mike menonton film itu yang seharusnya film sedih tapi ekspresi Mike malah kesal.


1 jam lebih film diputar dan endingnya pasangan itu berpisah.


Mike tersenyum melihat endingnya, Ia puas dengan ending itu padahal dulu semua penonton tidak puas karena pemeran wanita dan prianya berpisah tanpa putus.


Diandra nyengir sedikit, matanya berkaca-kaca walau wajahnya sedikit tersenyum.


"Kamu tau gak Mike, film ini dibuat mendadak menceritakan hidup kita, dan kecelakaan di film ini sama seperti yang terjadi padaku dulu, saat itu aku ingin pergi mencari mu ke bandara tapi aku mengalami kecelakaan," kata Diandra sedih


Rasa bahagianya karena ending tadi berubah jadi sedih, Ia membayangkan betapa menderitanya saat itu Diandra.


"Tapi aku bersyukur saat mengalami kecelakaan, karena kecelakaan itu aku jadi bisa melihatmu dari kecil hingga dewasa, 2 kali Tuhan memberiku kesempatan hidup jadi saat ini aku ingin menghargai setiap detik hidupku apalagi saat bersamamu, aku juga bersyukur kita dipertemukan tahun 1998 walau itu hal yang tidak masuk akal, ini sungguh keajaiban yang sulit dipercaya," Air mata menetes hingga membuat Diandra menunduk malu.


Mike menatap ke arahnya, "Terima kasih untuk Tuhan karena membawamu datang ke tahun 1998, sehingga kita bisa bertemu di tahun sebelum kamu lahir dan akhirnya memberikan kita kesempatan untuk bersama saat ini,"

__ADS_1


Mike menariknya ke pelukannya, tangis Diandra seketika tumpah, Ia menangis tersedu-sedu lalu mengeratkan pelukannya.


Kaos Mike langsung basah karena air mata Diandra.


Diandra sudah kehilangan seluruh keluarganya jadi saat ini Ia sangat bergantung kepada Mike yang sudah menjadi bagian hidupnya.


"Jangan pernah pergi lagi, jangan pernah mendua, jangan pernah marah," ucap Diandra


Mike mendengarnya, Ia tidak menjawab tapi langsung membelai lembut belakang kepala Diandra.


Maafkan aku karena saat ini aku sudah mendua batin Mike


Diandra melepaskan pelukannya lalu turun ke lantai, Ia mengambil bantal sofa lalu mulai berbaring di depan televisi yang saat ini sudah ditutup.


"Ayo tidur siang," ajak Diandra sambil menepuk bantal di dekatnya.


Mike ikut turun lalu berbaring di samping Diandra, mereka saling berhadapan.

__ADS_1


Mike memegang wajah Diandra, Ia membelainya lembut lalu mencium dahi Diandra.


Setelahnya keduanya memejamkan mata, tangan Mike memeluk pinggang Diandra.


__ADS_2