
Diandra sudah pindah ke apartemen Mike, apartemen Mike lebih besar dari rumah yang Diandra tempati, ada 2 kamar tidur, satu ruang tempat menyimpan buku dan barang lainnya, ada ruang tamu luas yang tersedia sofa dan televisi, ada juga ruang dapur menyatu dengan ruang makan.
Mike membuka pintu kamar tamu, "Mulai hari ini, ini jadi kamarnya kamu,"
Diandra melihat ke sekeliling, kamar itu bersih, tempat tidur jumbo, tirai kaca berwarna hijau motif keropi kesukaannya, bukan hanya tirai tapi dinding juga bergambar keropi, bantal dan spray juga keropi.
"Ini indah," ucap Diandra tapi wajahnya tidak menunjukkan senyum.
"Kamu bisa tinggal disini sampai kapanpun sesuka kamu," Mike membuka koper Diandra, mengeluarkan helai demi helai pakaian.
Jika ini orang lain pasti mereka akan sangat bahagia bisa tinggal bersama seorang idola, jadi pacar idola dan dapat perhatian idola batin Diandra, Ia menatap Mike yang memang fokus memasukkan pakaian ke dalam lemari.
Maaf Axel batinnya
Ia terus melamun hingga akhirnya Mike menyentuh pundaknya.
Diandra tersadar dan langsung menatap kearah Mike.
"Kenapa?" tanya Mike
__ADS_1
"Tidak, hanya terharu saja karena kamu sangat baik, mungkin hanya dalam waktu beberapa hari aku akan jatuh cinta padamu dan melupakan cerita lama," kata Diandra
"Itu harus, aku menunggu hari itu datang." Mike mengacak-ngacak rambut Diandra
Ia memegang tangan Diandra, membawanya ke balkon apartemen, karena itu malam hari jadi bulan dan bintang terlihat.
Siku mereka ada di pagar balkon, keduanya menatap langit malam.
Mike menoleh untuk melihat Diandra.
Diandra tidak sadar saat ditatap seperti itu, karena Ia fokus melihat bulan dan bintang yang berdekatan.
Biasanya Mike jarang berada di apartemen tapi karena ini hari pertama Diandra tinggal bersamanya jadi Ia akan tetap di rumah.
Mereka baru pulang syuting saat mereka datang ke apartemen.
17 tahun aku menunggu hari ini datang, hari dimana kamu berada di depan mataku, jadi aku tidak akan menyia-nyiakan hari ini esok dan nanti selama bersama kamu, aku tidak akan siap untuk melepas kamu seperti yang kukatakan waktu itu waktu pertama kali kita memutuskan untuk bersama.
Aku mengatakan padamu jika suatu saat kamu menemukan orang yang kamu suka maka aku akan melepasmu, mungkin aku tidak bisa seperti itu karena cinta ini cukup besar, aku tidak akan sanggup batin Mike
__ADS_1
Keduanya bergejolak dengan pikiran masing-masing.
"Diandra...!" ucap Mike yang sudah kembali menatap langit malam
"Ya..." jawab Diandra tanpa menoleh
"Apa kamu ingin kuliah?" tanya Mike
"Sangat ingin, cita-citaku ingin jadi seorang dokter," jawab Diandra
"Karena tahun ini sudah lewat pendaftaran, kamu bisa kuliah tahun seterusnya, aku punya tabungan cukup untuk biaya kuliah kamu hingga selesai, semuanya untuk kamu," kata Mike
"Axel itu terlalu berlebihan, uang tabungan kamu adalah hasil kerja keras kamu selama ini," kata Diandra
"Uang itu memang aku simpan untuk kamu, nanti aku transfer, tolong jangan ditolak," kata Mike
Aku akan sangat berhutang jika kamu seperti ini batin Diandra
"Tidakkah menurutmu itu sama saja dengan kamu membeliku?" tanya Diandra
__ADS_1
Mike menggeleng, "Jangan terbebani dengan itu, kalaupun nanti kita berpisah uang itu tetap untuk kamu,"