
Hingga malam hari acara akhirnya selesai, Mike mengundang banyak teman dari dunia hiburan, dia tidak punya teman akrab begitupun Diandra.
Tapi banyak artis dan aktor senior maupun junior yang berdatangan, semua yang pernah bekerja sama dengan keduanya diundang.
Sekarang hanya tersisa keluarga yang sedang makan dan mengambil beberapa foto.
Kelelahan karena mengambil beberapa foto, jadi Diandra mulai duduk.
"Cape?" tanya Mike
Diandra mengangguk, "Sedikit,"
Mike berjongkok dan membantu melepas high heelsnya.
Melihat Mike berjongkok air mata Diandra menetes, ini pria ketiga yang mau melepas sepatunya di depan orang banyak, waktu kecil ayahnya yang melakukan ini dan kedua adalah Niko yang sekarang jadi kakaknya dan sekarang cintanya yang melakukan ini dan ini membuatnya sangat terharu.Superstar di depannya ini berjongkok, hal yang rasanya tidak akan mungkin.
Disaat mereka saling menatap, keringat tipis mulai ada di dahi Diandra, tubuhnya bergetar dan perutnya mual.
"Ada apa?" tanya Mike
Diandra mencoba berdiri dan akhirnya tidak tahan lagi, semuanya gelap dan dia merasa berada di lautan ombak, dan akhirnya pingsan di pelukan Mike.
"Dian...!" panggil Mike panik, semuanya kaget dan langsung berjalan cepat mendekat.
Mike memeluk istrinya mengangkatnya dan membawanya berjalan cepat.
"Panggil Dokter segera!" perintahnya pada Dito
Dito mengambil ponselnya dan menelpon Dokter, dia juga panik saat ini.
__ADS_1
Seluruh keluarga juga panik, Alvaro menangis melihat Mommy nya pingsan.
Papanya Mike mengangkat anak itu, menghiburnya hingga berhenti menangis.
Di ruangan istirahat, Mike masih memegang Diandra.
Yang lainnya menunggu diluar.
Dokter mengatakan Diandra saat ini sedang hamil dan untuk memastikannya lagi biar nanti tes urin lagi.
Mike tersenyum bahagia tapi karena Diandra belum sadar jadi senyumnya kembali hilang digantikan dengan wajah khawatir.
Yang lain juga mendengar semuanya dan semuanya merasakan kebahagiaan yang sama.
Suami Elin merasa iri, tapi mau bagaimana lagi Elin masih belum ingin punya anak dan ini sudah kesepakatan sebelum menikah jadi setiap berhubungan dia selalu memakai pengaman.
Elin tau jika suaminya ingin jadi dia tersenyum dan hanya mengangguk pada suaminya.
Dari satu jam yang lalu Mike terus menatap laporan itu yang hanya tulisan tangan.
"Mike, berhenti menatapnya," ucap Diandra kesal
Mike menatap tersenyum kearah Diandra, "Aku hanya bahagia, oh ya disini penyebab kamu pingsan karena kurang kadar darah jadi mulai sekarang harus banyak makan kacang-kacangan,"
"Ya, aku tau, aku ini Dokter," kata Diandra tersenyum, wajahnya masih pucat tapi melihat senyum Mike yang terus menerus tanpa henti, dia ikut tersenyum.
Alvaro saat ini tertidur di pelukan Diandra, dia lelah karena beberapa kali menangis.
Entah sejak kapan bocah ini jadi anak cengeng.
__ADS_1
Mike memegang wajah Diandra lalu mengecup bibirnya sedikit, "Istirahat lagi, aku keluar dulu," ucapnya
Diandra mengangguk
Setelah Mike keluar, Diandra melihat kearah Alvaro lalu melihat ke perutnya sendiri, "Mommy akan mencintai kalian berdua," gumamnya sambil mengelus perutnya yang masih rata.
*
8 bulan berlalu
Diandra dilarikan ke ruang operasi karena panggulnya kecil jadi kesulitan melahirkan normal.
Mike duduk di depan ruang operasi dengan bodoh, dia tidak berbicara sedikitpun, dia masih shock karena tadi di ruang bersalin dia menemani istrinya yang ingin melahirkan normal padahal sejak lama Dokter telah menyarankan operasi.
Dia menyesal memaksa Diandra untuk punya anak, dulu Mauren langsung di operasi jadi dia tidak melihat perjuangan bersalin normal yang ternyata menghabiskan seluruh tenaga, andai saja sejak awal mereka langsung melakukan operasi pasti dia tidak akan melihat Diandra kesakitan.
Ini kedua kalinya dia melihat wanita berjuang melahirkan anaknya jadi untuknya ini sudah cukup dan tidak ada untuk kesekian kalinya.
Setelah agak lama suara bayi langsung terdengar tapi dia masih belum bergerak, Papanya yang menyadarkannya, "Bayinya keluar," ucap Papanya saat menyentuh bayinya
Mike tersadar tapi wajahnya masih khawatir.
*
Diandra sudah dibawa ke kamar rawat dan saat ini sudah sadar, bayi mereka adalah bayi perempuan yang sangat cantik.
Keluarga bergantian datang untuk melihat, hanya ibu tiri dan saudara tiri Mike yang tidak pernah muncul dari waktu resepsi.
Beberapa hari berlalu, Diandra sudah dibawa pulang ke rumah, Mike mendorong kursi rodanya dan pembantu menggendong bayi cantik itu.
__ADS_1
Alvaro selalu berjalan di samping Mommy nya sambil menggenggam tangannya.