
Karena pohon itu sangat besar jadi tubuh Mike pasti tidak akan terlihat, jadi saat Niko datang dengan mobilnya Ia hanya melihat Diandra duduk sendiri.
Mike melihat ke belakang saat suara mobil terdengar, Ia melihat Niko turun dari mobil memakai payung menghampiri Diandra dengan buru-buru.
"Dian, ini hujan deras ngapain kamu duduk di sini?" tanya Niko
Diandra mengangkat wajahnya, Niko membantunya berdiri lalu menatap mata Diandra, Niko memegang wajah Diandra, "Apa yang terjadi?" tanyanya
Diandra menggeleng lalu langsung memeluk Niko.
Mike melihat kejadian itu, Ia mengepalkan tangannya, wajahnya tersenyum sedih.
Niko menepuk punggung Diandra menenangkannya.
"Ayo masuk," ajak Niko
Diandra mengangguk, mereka berjalan masih dengan tubuh menempel, Diandra memeluk erat tubuh Niko saat mereka berjalan, payung di tangan kanan Niko sedangkan tangan kirinya merangkul pundak Diandra.
Setelah mereka masuk barulah Mike berjalan keluar dari balik pohon.
__ADS_1
Tatapan Mike kosong, Ia merasa dirinya bodoh karna sempat berpikir ingin memeluk Diandra dan menenangkannya.
*
Keesokan harinya, Diandra bersin-bersin karna kehujanan kemarin.
Ia mengambil air panas lalu meminumnya. Karna hari ini libur jadi Ia berencana ingin pergi bersama sikecil tapi sebelum itu Ia harus minum obat dulu biar siang hari tidak bersin lagi.
Setelah sarapan dan minum obat, Ia kembali berbaring.
Air mata kembali menetes hingga matanya bengkak, Ia menangis sesegukan sambil memeluk boneka besar, Ia menangis hingga akhirnya kembali tertidur.
Ia melangkah masuk ke kamar mandi dan langsung membersihkan diri.
Memakai celana jeans dan kaos biasa menampilkan sosok mudanya, Ia mengikat rambutnya seperti ekor kuda, memakai bedak tipis lalu mengambil tas dan kaca mata hitamnya.
Ia berjalan keluar, masuk lift keluar lift lalu keluar dari gedung itu dan menuju jalan besar, Ia memanggil taxi yang sekarang sangat gampang dicari.
Sesampainya di rumah Niko, Ia langsung masuk seperti sudah terbiasa.
__ADS_1
Anak kecil berumur 2 tahun lebih berlari kearahnya, Ia langsung mengangkatnya dan menciumnya dengan penuh kerinduan.
"Mamu rindu sama Glenca, jadi hari ini kita jalan-jalan sepuasnya," kata Diandra sambil mencubit pipi gendut Glenca.
Niko dan Stella turun dari tangga, Ia melihat Diandra sudah datang, Stella melihat kearah pengasuh Glenca yang berdiri tidak jauh dari Diandra dan Glenca.
"Mbak Ani hari ini bisa santai karena Mama mudanya Glenca sudah datang, kami akan jalan bersama," kata Stella sambil merangkul lengan Niko.
"Hari ini Mama muda ini bakal jagain Glenca biar Mama dan Papanya bisa pacaran lagi," Diandra tersenyum
Niko dan Stella juga tersenyum, keduanya tidak ada yang membahas tentang mata bengkak Diandra, mereka tidak ingin Diandra kembali sedih.
Mereka berangkat naik mobil, tempat pertama yang mereka tuju adalah tempat bermain sepatu roda.
Mereka masuk ke ruangan bermain, Stella dan Niko bermain bersama sedangkan Diandra sibuk mengurus Glenca, mereka duduk santai melihat orang-orang bermain.
Ternyata dari awal Mike sudah mengikuti mereka, Mike memakai topi dan masker, Ia berpakaian santai duduk di belakang Diandra sambil pura-pura sibuk memainkan ponsel.
Mike salah paham saat mendengar anak kecil yang bersama Diandra memanggil Diandra dengan sebutan Mamu.
__ADS_1
Ia mengira Niko dan Diandra sudah menikah dan punya anak, karena setahunya Stella dan Niko bersaudara.