Bertemu Di Tahun 1998

Bertemu Di Tahun 1998
120


__ADS_3

Diandra keluar bersama Alvaro, mereka pergi diantar supir karena saat ini tubuhnya masih cukup lemah.


Sepanjang perjalanan dia memangku Alvaro, seakan takut hilang jika dilepaskan.


Sesekali supir melihat ke kaca untuk melihat keduanya mengobrol dengan akrab.


Keduanya pergi ke Mall, bukan untuk belanja tapi untuk bermain sepuasnya mumpung keduanya sedang cuti, dan juga ini untuk merayakan hari pertama mereka anak dan ibu.


Diandra tersenyum senang saat melihat anak instannya ini bermain dengan sangat bahagia, andai saja sejak awal Mike sudah jujur pasti dia akan sangat bahagia dan tidak mungkin salah paham seperti beberapa waktu lalu.


Ternyata Alvaro juga tidak berbohong jika dia tidak punya ibu dan hanya punya Daddy.


Beberapa permainan mereka mainkan, lalu yang terakhir keduanya bermain lempar bola basket.


Alvaro bertingkah seperti anak kecil sungguhan, dia tertawa bahagia sambil bertepuk tangan setiap kali bola dimasukkan.


Setelah capek bermain keduanya turun ke lantai bawah untuk mencari makanan.

__ADS_1


Keduanya makan dengan lahap, sudah lama tidak makan seperti ini.


Melihat anak imut di depannya, hati Diandra mulai sakit, sakit hati bukan karena Mike punya anak dari orang lain tapi sakit hati karena Mike menyembunyikan anak ini dari semuanya.


Dia juga kesal karena Mike membiarkan anak itu tinggal di lain, tak bisa dibayangkan anak sekecil ini hidup tanpa ibu dari kecil dan sekarang beberapa waktu ini hidup terpisah dari seorang ayah.


Kali ini dia benar-benar kesal.


Tanpa terasa sudah sore, setelah puas bermain, makan, dan yang awalnya tidak akan belanja melihat beberapa pakaian lucu untuk anak kecil jadi langsung beli beberapa.


Mereka juga pergi ke beberapa tempat lagi dan baru kembali di sore hari.


Malam hari, Dito pulang ke rumah, dia kaget mendengar suara tawa bercanda di ruang makan, kagetnya semakin bertambah saat dia melihat nyonya bosnya lah yang sedang bercanda bersama Alvaro, dia yang belum mendengar cerita kelanjutan kemaren sangat binging, bukankah seharusnya nyonya bos tidak suka anak suaminya dari wanita lain tapi ini kenapa bisa sangat bahagia melebihi anak kandung, jika tau seperti ini kenapa gak dari awal saja memberitahunya.


Diandra menoleh saat merasa ada orang datang, matanya langsung menatap tajam kearah Dito mbuat Dito merinding, 'Tatapan apa ini?' batinnya


"Malam ini kamu tidur di rumah bos kamu, karena saya akan tidur disini, besok baru saya akan mengangkut putra saya untuk pulang," kata Diandra yang kembali melanjutkan makan

__ADS_1


Dito tidak berani untuk menjawab jadi langsung berjalan mundur dengan hati-hati.


Dia langsung pergi ke rumah bosnya, saat dia masuk penampilan kesal bosnya terlihat jelas.


"Ada apa kesini?" tanyanya


"Nyonya bos mengusir saya, katanya malam ini dia akan tidur di rumah itu," ucap santai Dito yang langsung duduk di dekat bosnya


"Kenapa kamu mau?" tanyanya kesal


"Jika saya tidak mau, mau kah bos membiarkan saya tinggal serumah dengan istri bos?" tanyanya


Mike menggertakkan giginya lalu berdiri dan langsung naik keatas.


Sedangkan Dito langsung menuju kamar tamu yang dulu sering ditempatinya jika sedang menginap.


Mike masuk ke kamar dan langsung duduk menghela nafas panjang.

__ADS_1


*


Besok gak update dulu ya, tapi kalau komentarnya 10 orang akan dipertimbangkan untuk update 😊


__ADS_2