Bertemu Di Tahun 1998

Bertemu Di Tahun 1998
bab 30


__ADS_3

Mike berjalan menuju lokasi syuting, tanpa sengaja Ia melihat Diandra juga bergegas kesana.


Mike terlihat salah tingkah saat ingat tentang tadi waktu Diandra melihatnya disaat kacau, Diandra yang melihatnya langsung mendekat dan tersenyum.


Mike senang melihat senyum Diandra karena baru kemarin Ia melihat Diandra menangis tersedu-sedu setelah bicara sama Niko.


Diandra mengusap kepala Mike seperti yang pernah Ia lakukan sewaktu Mike kecil.


Sedikitpun Mike tidak marah malah Ia diam mematung dengan mata berkaca-kaca.


Diandra langsung berlari setelah mengusap rambut Mike tapi lebih tepatnya mengacak-acak rambut Mike.


Mike sedikit tersenyum saat melihat Diandra berlari, setelahnya Ia kembali merapikan rambutnya dan melanjutkan jalannya, tangan kanannya berada disaku celana, suasana hatinya yang tadinya gelap berubah jadi terang hanya dalam waktu singkat.


Ia berjalan dengan santai menuju lokasi, tatapannya langsung tertuju pada Diandra yang lagi merapikan rambutnya biar terlihat lebih dewasa.


Dito yang sudah lebih dulu datang melihat ke arah tatapan mata Mike.


Senyum tipis terlihat dari wajah Mike, Dito yang memang sudah lama mendampingi Mike langsung mengerti arti tatapan itu.

__ADS_1


*


Sore hari Niko yang sudah kembali langsung pergi ke rumah lamanya, saat Ia melewati jalan menuju rumahnya, kenangan demi kenangan muncul tapi seperti biasa wajah gadis itu buram tapi suaranya jelas.


Niko mendengar suara panggilan gadis itu, Ia juga merasa melihat Ia muda dan gadis itu naik sepeda melaju.


Niko memukul stir mobil lalu berhenti mendadak. Ia menghentakkan keningnya di stir mobil sambil berteriak keras.


"Kenapa aku tidak bisa ingat siapa gadis itu," ucapnya kesal dengan suara bergetar.


Di tempat lain, Diandra yang semula senyum saat mendengar cerita Stella yang lebih tepatnya Stella menghibur Ia, setelah kepergian Stella Ia kembali sedih.


Niko aku berharap kau bisa mengingat semuanya sebelum terlambat karena sekuat apapun seseorang, Ia pasti bisa lelah juga, aku takut disaat aku menyerah kau baru mengingat semuanya, batin Diandra


Diandra menunduk sendiri di bangku taman.


Ia mengingat semua kenangan bersama Niko, Niko adalah cinta pertamanya, Ia berharap Niko bisa jadi cinta terakhirnya karena Ia memulai semuanya bersama Niko dan juga ingin mengakhirinya bersama Niko juga saat maut memisahkan.


Tak terbayang olehku saat kau bahagia bersama orang lain bukan bersama aku batin Mike yang memang dari awal Diandra dan Stella duduk di sana Ia sudah melihat dan mendengar hiburan Stella pada Diandra.

__ADS_1


Mike berjalan mendekat, Diandra melihat kaki seseorang di depannya saat Ia menunduk.


Ia mengangkat wajah perlahan dan melihat wajah pria blasteran di depannya. Mike mengusap rambut Diandra seperti yang Diandra lakukan tadi pagi.


Diandra melengkungkan bibirnya menatap Mike, tatapannya seperti halnya saat Axel kecil bersamanya.


Mike melepaskan tangannya lalu duduk di samping kiri Diandra.


Diandra menatap wajahnya, "Bolehkah aku bertanya sesuatu?" tanya Diandra tanpa mengalihkan pandangannya.


Mike mengangguk, "Tanyakan saja."


"Kau beneran Axel?" tanya Diandra lagi padahal jawabannya sudah pasti.


Mike mengangguk lagi, "Mike Axel Rainanda,"


"Aku senang kau tumbuh dengan baik dan hidup dengan baik, sempat aku mengira kau tidak selamat saat kita kecelakaan," kata Diandra dengan mata berkaca-kaca.


"Bukankah saat kita kecelakaan kau memelukku hingga mobil mengenaimu dan walau kita terlempar jauh tapi tubuhku baik-baik saja." Mike berhenti menatap Diandra, Ia duduk menyandar.

__ADS_1


"Saat itu aku menangis keras saat kau tidak ada, hampir setiap hari aku duduk menunggumu di tempat itu tapi kau benar-benar tidak ada hingga akhirnya aku bertemu seorang pengemis yang menceritakan semuanya barulah aku mulai sekolah dengan benar lalu mendaftar jadi artis biar bisa menemukanmu," Mike sedikit tersenyum


__ADS_2