Boss

Boss
SEASONS 2 : Pernikahan Batal?


__ADS_3

"I-ibu tenang ya? A-aku akan coba mencari Farel. Sebentar aku akan—" Ucapan ku terpotong, karena ibu sengaja menyela ucapan ku.


"Percuma Felix. Ini percuma!!! Pernikahan ini akan dilaksanan 5 menit lagi. Percuma saja, kau tidak akan bisa menemukan nya. " Aku terdiam, mencerna semua perkataan ibu.


Apa? 5 menit lagi?


"Dan lagi, sedaritadi ayahmu sudah mencari nya melalui seluruh cctv. Tapi tetap, Farel tidak berhasil ditemukan"


Aku tak tega melihat ibu sedih seperti ini. Ck!


Farel, kau berurusan dengan ku nanti!!


"Kita coba sekali lagi ya bu? Siapa tau Far bisa ditemukan"


"Percuma saja kau mencarinya, dari tadi semua anak buah ayahmu mencarinya sampai ke kampusnya dan tetep gak ketemu. Ibu akan bilang ke Friska juga para tamu kalo pernikahan ini batal." Ucap Ibu dengan menangis.


"Jangan dibatalin bu, apa ibu tidak malu dengan para tamu kalo ibu batalin pernikahan ini? Felix akan cari Farel, ibu ulur waktu aja supaya aku bisa mencari Farel." Ucapku yang ngasih Solusi kepada ibu.


...End FELIX POV...


..._______________...


Friska menunduk gugup. Sungguh jantung nya tidak bisa diam sedari tadi dan bahkan sudah hampir 15 menit ia merasa gugup, tapi tetap saja rasa gugup itu tidak kunjung hilang.


Bahkan sedari tadi ia bergerak gelisah, berjalan ke kanan dan ke kiri tak mau berhenti.


“Apa kau akan ke toilet lagi huh?" Friska berhenti berjalan. Kemudian menatap sahabat semati nya itu, yang kini tengah menatap nya jengah.


"Ck! Kau tak tau? Ini sungguh menegangkan!" Ucap Friska. Sofia memutar kedua bola matanya jengah

__ADS_1


“Tenang Saja. Farel tidak akan melahap mu. Kecuali nanti malam, mungkin?" Goda Sofia


Friska mengerucutkan bibirnya kemudian menyentil dahi sahabat nya itu. "Aw!" Ringis Sofia sambil memegang dahi nya.


"Bicara mu omong kosong." ketus Friska, Sofia mencebik,


"Memang itu faktanya. Biasanya kan pengantin baru memang akan melewati satu malam panas, benarkan?"


"Diamlah! Aku semakin ingin ke toilet lagi, jika kau terus berbicara" ucap Friska.


"Friska"


Friska terkejut ketika Yohan, suami bibi Dona memanggil nya. "Eoh, paman" Friska menunduk sopan kemudian tersenyum.


Yohan yang melihat keponakan nya itu juga tersenyum "Sudah siap?”


Friska terdiam. Kemudian menelan saliva nya dengan susah payah.


Deg!


Entah mengapa rasanya jantung Friska seperti ingin berhenti berdetak. Sungguh ia semakin gugup.


"A-ah b-begitu. Baiklah p-paman, aku sudah siap" ujar Friska terbata


Friska melirik Sofia ragu, tapi Sofia justru memberinya senyuman tulus dan seolah mendukung nya.


"Kau pasti bisa" ujar Sofia tanpa suara, namun Friska tetap mengerti dari gerakan bibir nya.


Friska tersenyum, "Terimakasih"

__ADS_1


Sofia bangkit dari duduk nya, kemudian memeluk sahabat nya itu.


"Aku menunggu mu di kursi para tamu. Fighting!" Ujar Sofia sambil berlalu


"Ayo, paman yang akan mengantarmu kepada suami mu” ucap Yohan ramah


"Terimakasih paman"


Friska pun sudah sampai di depan altar dan ia masih setia menundukan wajah nya, juju ia gugup setengah mati karena ini adalah hal yang pertama kali dia lakukan, selama 21 tahun ia hidup.


"Angkat kepala mu Friska. Calon suami mu sudah menatap mu" bisik Yohan


Friska menelan saliva nya lagi. Oh ayolah, ini hanya pernikahan bukan sidang menuju akhirat.


Kau bisa Friska! Ingat ini demi ayah mu!


Friska pun tersenyum, menyemangati dirinya sendiri. Kemudian ia mengehela nafas sebelum akhirnya mengangkat kepalanya.


Deg!


Mata Friska terbuka lebar, begitu ia melihat siapa pria yang kini berdiri di depan altar.


"Felix Erina Davkaza?!"


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Lah kok Felix? gimana ceritanya Felix?


Pasti kalian bertanya-tanya bukan? ya author juga kurang tau, tar author tanyakan ke Felix kok bisa dia yang nikah.

__ADS_1


Dukung author terus ya guys dan Support☺


__ADS_2