Boss

Boss
SEASONS 2 : Korea Selatan


__ADS_3

"Um, sepertinya kami tidak akan melaksanakan bulan madu dalam waktu dekat bu. Karena, Friska masih sibuk dengan kuliah nya begitupun aku. Kuliah dan perkerjaan ku pun sedang tidak bisa ditinggalkan" jawab Felix.


Friska memandang Felix heran. Jimin menolong nya?


Tapi, tak apa. Setidaknya, ia tidak harus melaksanakan acara bulan madu itu untuk waktu yang dekat bukan?


"Oh! Kau tenang saja Felix, ayah sudah memberitahu sekretaris mu bahwa kau akan cuti selama 2 minggu. Jadi kau tak perlu repot repot mengurusi pekerjaan mu dan lagi, untuk kuliah mu dan juga Friska. Ayah sudah berbicara pada pemimpin yayasan, karena kebetulan beliau teman ayah. Dan ayah sudah meminta izin agar Friska tidak masuk kuliah beberapa minggu ini. Jadi, kalian bisa bebas menikmati waktu berdua selama bulan madu" jelas Movic. Friska dan Jimin Felix sama membelalakan matanya.


"Ah dan lagi. Sebagai kado pernikahan dari ayah juga ibu. Kami sudah membeli tiket bulan madu untuk kalian ke Korea Selatan dan besok kalian sudah bisa pergi. Kejutan!" Ujar Cantika girang


"Apa? Besok?!"


__________________


Keesokan harinya Friska dan Felix sekarang disinilah mereka sekarang. Di sebuah kota yang Modern dan Aesthetic, yang memang cocok untuk para pengantin baru.


Seoul. Kedua orang tua Felix, memilih Korean Selatan sebagai tempat bulan madu mereka dan Movic Davkaza memberi mereka waktu kurang lebih 3 hari untuk melaksanakan bulan madu mereka.

__ADS_1


Friska langsung merebahkan dirinya diatas ranjang, begitu mereka sampai di kamar hotel. Entah mengapa, perjalanan ini terasa sangat melelahkan.


"Yak gadis bar bar! Seharusnya kau mandi terlebih dahulu, dasar jorok! Kau mau mengotori ranjang ini, huh?!" Ucap Felix.


Friska hanya bergumam merespon ucapan Felix dan entahlah, ia sedang malas berargumen walau satu kata pun.


"Yak! Istriku kau denger tidak!" Tegur Felix.


"Apaan sih, ribet banget kau. jangan seenaknya memanggil ku Istrimu, sialan!" sarkas Friska tanpa menoleh.


"Friska Pergilah mandi! Setelah itu kau boleh beristirahat."Ujar Felix menahan emosi.


"Ihhh Aku malas mandi, kau saja sana yang mandi, dasar Pria sialan!"


Felix menukik kan alisnya. Gadis ini benar-benar!


"Yak Friska Kamila Adiwangsa! Jika sampai hitungan ketiga kau tidak pergi maka—"

__ADS_1


"Aku tidak peduli dengan ucapan mu itu! Dasar pengganggu!!" Ucap Friska yang memotong ucapan Felix dan Friska merubah posisi tidurnya membelakangi Felix.


Felix tak habis pikir dengan gadis bar-bar yang telah resmi menjadi istri sah nya ini.


"Mandi atau kau ku seret ke dalam kamar mandi dan mandi bersama ku, hm?" Seketika Friska membuka matanya.


"Ah.. Atau kau, memang ingin kita mandi bersama, huh?" Ucap Felix dengan menoel kuping Friska.


Bulu kuduk Friska meremang, kala Felix berbisik dikuping Friska. Felix menatap Friska yang masih enggan bangkit


Pria itu memutar otaknya agar bisa menemukan bagaimana cara agar Friska bangun dari kasur.


Senyum simpul sudah tercetak di wajah tampan nya, kala ia berhasil menemukan sebuah ideyang cukup cemerlang.


Friska merasakan kasur nya bergerak dan pertanda seseorang sedang menaiki kasur nya. Dan ya Siapa lagi jika bukan Felix pelakunya.


Friska terkesiap kala Felix mengusap kaki nya perlahan. Pasal nya saat ini, Friska sedang menggunakan celana pendek diatas lutut yang memang menampilkan sebagian pahanya.

__ADS_1


__ADS_2