Boss

Boss
SEASONS 2 : Perjodohan


__ADS_3

Movic pun tersenyum, kemudian ikut duduk diantara dua kaum hawa ini. "Friska, ada yang ingin ku bicarakan pada mu" ujar Movic tiba-tiba


"Eoh, ada apa paman?" Tanya Friska. Movic menghela nafas nya sebelum becerita


“Dahulu, aku membuat sebuah Perjanjian dengan ayahmu."


"Perjanjian?" Movic pun mengangguk.


“Iya sebuah Perjanjian. Sebenarnya ini permintaan dari ayahmu dan saat itu aku berjanji akan mengganti semua uang nya yang dia investasikan ke perusahaan ku, namun ia menolak. Tapi aku tetap merasa tidak enak, aku terus memaksa nya agar mau menerima nya tapi dia tetap menolak. Hingga akhirnya, dia meminta sebuah permintaan sebagai balasan karena aku sudah berhutang budi padanya"


"Ayah meminta apa Om?” Tanya Friska penasaran.


"Tapi sebelum itu, Sayang kau bisa panggil kan Farel? Suruh dia kemari bergabung bersama kita" pinta Movic


 Cantika pun beranjak dari duduk nya kemudian tersenyum, "Baik, akan kupanggil kan" Cantika pun memasuki rumah nya.


Tak lama kemudian, ia datang bersama seorang laki-laki yang Friska rasa usia mereka tidak jauh berbeda.


"Eoh, ada apa ayah? Tumben sekali kau meminta ku berbica hal serius seperti ini" ujar anak laki-laki yang Friska tau bernama Farel itu

__ADS_1


" Farel kenalkan ini Friska. Anak dari sahabat ayah dahulu" ujar Movic memperkenalkan Friska.


Friska segera berdiri, kemudian membungkuk kan badan nya sopan, "Halo, Nama saya Friska Kamila Adiwangsa." Farel pun tersenyum, dan membungkuk kan badan nya juga.


“Ah Halo, Farel. " Friska pun tersenyum. Lelaki ini lumayan juga, pikir nya.


Mereka pun kembali duduk, kali ini Friska duduk di samping Cantika dan di sebrang nya ada Farel bersama Movic.


"Friska, berapa usiamu sekarang?" Tanya Movic yang memulai percakapan.


"21 Tahun Om"


 Movic pun tersenyum, kemudian ia mengubah posisi duduk nya menjadi sedikit tegap.


"Friska, sebelum nya Om ingin meminta maaf padamu. Namun Om tetap harus menyampaikan ini karena ini amanat dari mendiang ayah mu"


"Tak apa Om, katakan saja. Aku pasti akan menerima apapun, jika itu memang perintah atau permintaan dari ayah ku" balas Friska sopan.


Movic menghela nafas sebelum berbicara. "Om harap, kalian bisa menerima ini khusus nya kau Friska. Karena bagaimana pun, keputusan ini sudah mutlak dan ini memang harus terlaksana"

__ADS_1


"Memang nya keputusan apa ayah? Apa keputusan yang ayah maksud?” Desak Farel.


"Ayah mu meminta padaku, jika kau sudah berusia 21 tahun. Aku harus menikah kan mu dengan putra ku, Friska Ayahmu memintaku menjodohkan mu dengan anakku." Ucap Movic menjelaskan perjanjian bersama sahabatnya itu.


“"APA?! MENIKAH?" Ujar kedua nya terkejut


Seketika mata Friska dan Farel terbuka lebar. Bahkan jantung Friska sudah berdegup kencang mendengar penuturan Movic barusan.


"Apa maksudnya ayah?! Menikah kenapa harus aku?!" Protes Farel.


"Maaf kan ayah, Farel. Tapi keputusan ini sudah mutlak tanpa di ganggu gugat. Ini sudah di rencanakan untuk perjodohan ini dari jauh jauh hari, bahkan sebelum Ujang menghembuskan nafas terakhir nya." Ucap Movic menjelaskan ke Friska dan juga Farel.


"Dan ayah memilihmu untuk menikah dengan Friska, Farel. Kalian seumuran dan ayah sangat yakin kalo kalian ini bisa jadi pasangan yang serasi pas menikah nanti. " tambah Movic.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Pasti kaget kan bukan Felix yang dijodohkan sama ayahnya?


Maaf Felix ini bukan salah author, salahkan ayahmu😝

__ADS_1


...Kita liat Sehancur apa Si bantet a.k.a Kunti Bogel🤭...


__ADS_2