Boss

Boss
Dilamar


__ADS_3

Jika menyukai Novel ini silahkan tinggalkan Like, komentar dan Favoritkan. Boleh juga Vote dan kasih gift ke Author biar semangat Author menulisnya.


...HAPPY READINGđź’ś...


..............


"Maafkan aku Tik." Ucap Rendy tiba-tiba.


Ya, mereka sekarang berada disalah satu cafe dengan Rendy yang menundukkan kepalanya lebih dari 15 menit.


Mereka telah berada di cafe itu sejak 15 menit yang lalu dan kata maaf yang keluar untuk pertama kalinya dari mulut Rendy.


"Untuk?" Tanya Cantika.


"Ninggalin kamu." Jawab Rendy dengan lirih.


“Itu udah berlalu Ren, lupakan saja." Ucap Cantika datar.


"Sebenernya Tik, aku ninggalin kamu bukan karena aku yang gak sayang sama kamu. tapi karena orang tua aku yang udah ngejodohin aku." Ucap Rendy lagi.


Cantika segera mengangkat kepalanya setelah mendengar hal itu.  "Benarkah?" Tanya Cantika.


"Percaya sama aku Tik, kamu tau kan seberapa besarnya cinta aku ke kamu waktu itu? Aku dijodohin sama anak dari rekan bisnis mereka Tik. Kamu tau kan Tik, keluarga aku tuh kayak gimana dan semejak kita kecil ternyata aku udah dijodohin." Ucap Rendy sedih.


Cantika pun segera menepuk pelan pundak Rendy memberinya kekuatan.


"Sekarang aku emang udah nikah sama orang yang dijodohin sama aku dan aku gak bisa nolak permintaan mereka Tik, bodohnya aku tetep cinta sama kamu sampai sekarang dan padahal jelas jelas aku udah nikah." Ucap Rendy lagi dengan air matanya yang mulai keluar.


Cantika meraih tangan Rendy dan mengenggamnya erat. Rendy pun mengangkat kepalanya dan memandangi Cantika yang mulai berbicara. "Rendy, aku tau itu berat buat kamu. Tapi Ren inget, dulu kamu ninggalin aku buat orang tua kamu kan? Kamu bahkan gak cerita sama aku. Kalo kamu cerita mungkin kita bisa mengakhiri hubungan kita dengan baik-baik. Dan inget Ren kamu harus lupain aku! Kamu udah nikah! Jangan bikin istri kamu sakit hati! Jangan biarin istri kamu ngerasain hal yang sama kayak aku! Itu sakit banget rasanya Ren!!!"

__ADS_1


"Maafin aku Tik, aku tau ini karma buat aku karna dulu ninggalin kamu, tapi Tik kayaknya aku gak bisa buat lupain kamu di hatiku." Ucap Rendy.


"Ren, aku yakin kamu bisa melupakan ku! Aku aja udah bisa lupain kamu dan dengan aku mencoba membuka hati aku buat Movic, aku berhasil membuat hati aku merasakan lagi apa itu cinta. Kamu pun bisa Ren! Kamu harus membuka hati kamu untuk istri kamu dan belajarlah mencintai dia Ren." Ucap Cantika dengan senyumnya yang tulus.


"Iya Tik, aku akan mencobanya." Ucap Rendy tersenyum juga.


Dan mereka pun melanjutkan obrolan mereka tentang kehidupan mereka selama ini, ya mereka telah menjadi sahabat kembali.


______


"Tik ntar hubungin gua ya kalo udah di dalam apartemen." Ucap Rendy kepada Cantika yang baru saja turun dari mobilnya.


"Siap Rendy, gua harus masuk buru-buru nih pak Boss takut ngamuk." Ucap Cantika yang membuat mereka tertawa terbahak-bahak.


"Oke deh, bye Cantika." Ucap Rendy dan segera pergi dari apartemen Cantika.


Cantika pun melangkahkan kakinya menuju unitnya, dia pun segera membuka pintu dan menyalakan lampu.


"Dari mana aja hmm? Jam segini baru pulang?" Tanya Movic dengan nadanya yang tajam dan seperti seorang suami yang bertanya kepada istrinya yang pulang larut, padahal mereka baru sepasang kekasih, ehmm.


“Hehehe maaf Mas Movic tadi aku menemani Rendy berkeliling kota Jakarta dulu, lusa dia akan pergi lagi ke Vietnam." Jawab Cantika dengan nada yang dimanis-maniskan agar Movic tak marah.


"Oh Benarkah?" Tanya Movic dengan tatapan yang menyelidik.


“Iyaa Mas." Jawab Cantika sambil menanggukan kepalanya.


“Mas, aku lapar." Ucap Cantika lalu menunjukkan wajah imutnya yang membuat Movic luluh seketika.


_______

__ADS_1


Movic sedang memasak di dapur, ya dia akan memasak pasta untuk pacar tersayangnya Cantika dan sedangkan Cantika sedang membersihkan badannya.


15 menit kemudian


Tiba-tiba sepasang tangan melingkar di perut Movic, ya tentunya itu tangan Cantika. "Mas Movic.” Panggil Cantika.


"Iya apa?" Jawab Movic.  "Aku sudah berbaikan dengan Rendy sekarang, ternyata selama ini ada kesalahpahaman diantara kita." Ucap Cantika.


"Baguslah.” Tanggap Movic.


"Dan aku dan dia telah menjadi sepasang sahabat kembali." Ucap Cantika senang.


Movic membalikkan badannya dan menjadi menghadap ke Cantika, Ia pun dapat melihat dengan jelas Cantika yang sedang tersenyum senang.


Ia pun mendekatkan wajahnya yang refleks membuat mata Cantika terpejam.


Cup


Movic mendaratkan bib°irnya diatas bib*r Cantika, ia pun mulai mel*mat bib*r Cantika dan tentunya dengan senang hati dibalas oleh Cantika.


Movic perlahan mendorong tengkuk Cantika membuat ci*man itu semakin dalam. Cantika tak sadar, sebuah kalung yang indah telah terpasang dengan indahnya di lehernya.


Movic perlahan melepaskan ciuman itu dan mengangkat tangan Cantika, lalu memasangkan sebuah cincin di jari manis Cantika.


"Cantika Erina Putri, ini adalah sebagai bukti bahwa kau milikku. Jadi mau kah kau menjadi Ibu dari anak-anakku?" Ucap Movic tegas.


Sedetik kemudian, Cantika memeluk Movic dengan erat dan dia menganggukan kepalanya sebagai jawaban atas pertanyaan Movic.


Movic tersenyum senang dan Cantika menangis haru bahagia di pelukan Movic, mereka melupakan pasta yang sedang mereka masak.

__ADS_1


Dasar pasangan yang sedang berbahagia.


__ADS_2