
Friska mencoba mengabaikan nya, namun seseorang itu terus menelepon nya. Lama-lama Friska pun jengah dan ia mengangkat panggilan orang tersebut.
📱"Halo? " Ucap Friska.
📲"Halo, Apa benar ini dengan nona Friska Kamila Adiwangsa." Ucap penelepon.
Friska pun mengerutkan dahi nya. Mengapa orang ini tahu nama nya?
"i..iya ini saya, Friska Kamila Adiwangsa" jawab Friska ragu
"Ah syukurlah nona! Aku menghubungi orang yang tepat" ujar seseorang dari sebrang sana, yang Friska duga adalah seorang pria.
"Apa maksudmu?"
"Ekhem, begini nona. Saya karyawan nya CEO Felix. Pak presdir mabuk nona, dan aku tidak bisa membantu nya. Nona, bisa kah kau menolong ku untuk menjemput tuan Felix?" Ujar pria itu memohon
Friska memutar bola mata nya malas, ternyata benar, Felix tidak akan membiarkan Friska tenang dalam waktu yang lama. Buktinya? Lagi-lagi dia menyusahkan Friska bukan?
"Yak Kau kan karyawan nya, harus nya kau yang mengantar nya! Bukan aku!” Tolak Friska
__ADS_1
" mohon maaf banget nona, aku tak bisa nona. Istri ku akan melahirkan dan ia membutuhkan ku sekarang. Aku mohon Nona bantu lah aku, Aku mohon nona."
Friska diam sebentar menimbang perkataan pria ini, di satu sisi ia tak mau. Bahkan enggan untuk membawa Felix dari tempat laknat itu. Tapi disatu sisi lagi, ia merasa iba karena pria itu sangat membutuhkan pertolongan nya.
"Nona aku mohon. Selain itu, tuan Felix hanya meminta aku menghubungi mu. Dia tidak ingin yang lain dan dia mengancam jika aku menghubungi orang lain aku akan di pecat. Aku mohon Nona bantu lah aku" mohon Pria itu
Bajingan! Felix memang bajingan! Seenak nya saja dia mempermainkan jabatan nya demi keinginan pribadi nya.
Seperti nya Felix harus diberi pelajaran, agar kadar kebodohan nya berkurang, "Hm..baiklah, aku akan membantu mu"
"Hah? Serius?! Ah terimakasih Nona, kau sangat baik sekali!" Pekik pria itu
"baik nona, sekali lagi aku berterima kasih! Aku sangat berterimakasih padamu sungguh. "
"Santai saja. ya! Kau harus pergi, istri mu menunggu. Titipkan salam dari ku untuk nya, ya"
"iya! Pasti akan ku sampaikan salammu kepada istriku. "
"Yasudah kalau begitu, kau kirimkan alamat club nya. Aku akan segera kesana"
__ADS_1
"Baik nona aku akan kirim alamatnya. "
...Bip!...
Sambungan pun terputus, Friska segera berganti baju dan bersiap. Setelah ia mendapatkan alamat nya, Friska segera bergegas untuk menjemput Felix.
__________
Sesampainya Club Friska langsung masuk ke dalam Clubnya dan suara dentuman musik begitu terdengar keras di ruangan ini.
Bau rokok dan minuman berakohol bercampur menjadi satu, para lelaki hidung belang juga wanita yang haus akan belaian pun banyak berkeliaran disini.
Banyak yang datang ke tempat kotor ini dan dari kalangan artis, pejabat dan pengusaha pun banyak yang mendatangi club malam ini.
Karena memang Club ini adalah salah satu club paling terkenal di kota Jakarta. Yang datang ketempat ini pun, tidak sembarang orang.
Hanya orang-orang yang memiliki uang berlimpah lah yang datang ke tempat ini, termasuk CEO muda yang tengah duduk di kursi meja pantry.
Sambil memangku beberapa wanita yang memang bertugas menggoda para pria disini untuk mendapatkan segepok uang dalam satu malam.
__ADS_1