Boss

Boss
Baby?


__ADS_3

Cantika terdiam pas ucapannya Faisal. "Sebenernya Rendy nanyain lu Can." Terus terolah dan berputar didalam otaknya.


"Tuhkan, lu diam! Lu marah kan sama gua?” Tanya Faisal memelas.


Cantika hanya menggelengkan kepalanya sebagai jawabannya. "Can, serius nih lu gak marah kan? Lu kan biasanya suka gitu! Lu tuh suka diem kalo marah!" Ucap Faisal yang memang sudah tahu kebiasaan dari Cantika.


"Masa sih? Kok gua gak ngerasa ya." Ucap Cantika sambil cengengesan.


"Iyalah be.go! Kan gua yang ngerasain elah!" Ujar Faisal sambil menoyor kepala Cantika.


“Heheheheh.” Cantika semakin tertawa.


“jadi, lu diam karena kepikiran dia?” Ucap Faisal mulai serius.


"ya" jawab Cantika singkat.


"Kepikiran apanya?" Tanya Faisal penasaran.


"Ya ngapain coba dia nanyain gua, disaat gua udah gak mau mengharapkan dia sama sekali! disaat gua udah terbiasa tanpa dia! lu tau sendirikan Faisal, gimana gua dulu bergantung sama dia? Gimana gua sayang-sayangnya sama dia? Tapi apa yang dia lakuin? Dia malah mutusin gua dengan alasan yang gak jelas dan dengan dia nanyain lagi gua, sama aja dia tuh bikin hati gua sakit lagi tau gak?" Ucap Cantika penuh emosional dengan mata yang berkaca-kaca.


"Udahlah Tik” ucap Faisal, sambil menarik Cantika kedalam pelukannya dan tak lupa mengelus rambut Cantika agar dia kuat.


"Fai...sal." Ucap Cantika bergetar.


"Udahlah jangan ditahan." Ucap Faisal.


Sedetik kemudian Cantika pun menangis di dalam dekapan Faisal.


________


"Pagi yang cerah" ucap Cantika teriak di balkon sambil merentangkan tangannya dan tersenyum bahagia, padahal mah semalem baru nangis.

__ADS_1


"Heh beg.o! Pagi-pagi udah teriak-teriak! Padahal mah semalem nangis-nangis.” Ucap Faisal sebal.


"Bodo amat." Ujar Cantika tak peduli dengan Faisal. "Yee si kamvret." Faisal kesal.


"Eh Faisal lu yang bakalan nganterin gua ke Jakarta kan? Gak mungkin kan gua pulang naik bis?” Tanya Cantika ketika sadar dirinya pulang sama siapa kalo bukan sama Faisal.


"Gak." Tolak Faisal.


"Yah Faisal, ayolah." Ucap Cantika sambil mengedip-ngedipkan matanya.


"Gak mau" Tolak Faisal lagi. "Faisal Please ya?" Bujuk Cantika dengan muka imutnya.


"Gak, gua gak akan terpengaruh muka sok imut lu." Faisal memang tak akan terpengaruh dengan tipu daya Cantika.


"Kamvret emang lu." ucap Cantika kesal.


Drttt drttt drttt


Handphone Cantika bergetar ia pun segera mengecek hpnya


📩 Boss Menyebalkan


Cantika membelakan matanya tak percaya dan bossnya itu mengajaknya untuk pulang ke Jakarta bersama-sama, seingatnya bossnya itu langsung pulang kemarin.


"Lu masih di Cikarang kan? Pulang bareng gua aja ya." Ucap Faisal membacakan pesan dari Movic.


"Apasih lu!" Ucap Cantika sebal.


"Cieeee udah deket nih ya sama boss sekarang lu.” Goda Faisal.


"Iyalah dia kan boss gua." Ucap Cantika cuek.

__ADS_1


"Deket banget ya lu sama dia cieeeee." Ucap Faisal menggoda.


"Iyalah kan gua sekretarisnya be.go!" Sewot Faisal.


"Cieee udah lupa nih ama Rendy dong." Goda Faisal lagi.


"Iyalah kan.... Eh apa?" Ucap Cantika ketika sadar ucapan Faisal.


"Cieeee udah lupa ya lu.” Ucap Faisal semakin menggoda Cantika.


"ihhhh Faisal!" Cantika mulai kesal.


Faisal segera merebut ponsel Cantika dan segera mengirimkan pesan balasan untuk Movic. "Eh b.ego siniin."


Cantika berusaha merebut ponsel itu dan Faisal terus menghindar.


"Eh jangan dibajak" Faisal mulai mengetik. "Jangan kirim yang aneh-aneh elah"


“Woy Faisal"


^^^💬 Cantika^^^


^^^Yes baby, aku pulang sama kamu kok😘^^^


Setelah mengirimkan pesan itu, ia pun mengembalikan hp Cantika itu.


"Eh iya Can, gua mandi dulu ya." Ucap Faisal langsung berlari ke kamarnya.


Cantika pun mengecek hpnya dan terkejut dengan balasan dari Movic.


📩 Boss Menyebalkan

__ADS_1


Baby? I'm your daddy, babygirl 😘 Wait for me babygirl❤


“FAAAAAAIIIIISSSSAAAAALLLLL"


__ADS_2