Boss

Boss
SEASONS 2 : Friska Kamila Adiwangsa


__ADS_3

Jika menyukai Novel ini silahkan tinggalkan Like, komentar dan Favoritkan. Boleh juga Vote dan kasih gift ke Author biar semangat Author menulisnya.


...HAPPY READINGđź’ś...


................


1 detik


2 detik


3 detik


Dan


"BWAHAHAHAHAHAHA" Semuanya tertawa terbahak kecuali Wisnu karena ia menggunakan earphone dan Felix karena ia korban disini.


"Sudah aku bilang jangan menertawakan gue!" Kesal Felix


"Ja—jadi kau jalan seperti ibu hamil dan duduk seperti ini karena gadis itu?" Tanya Zaiman di sela tawanya


"Dia menedang ku keras sekali Bang, Lu bisa lihat kan betapa keras nya ia menendang ku?"

__ADS_1


"Aku mengerti, kau sampai duduk lebar seperti itu aku sudah bisa membayangkan nya" ujar Lutfi sebari menikamti tawa nya


"Gadis itu memang kuat, bahkan dia bisa membuat seorang Felix Erina Davkaza menjadi seperti ini. Aku jadi ingin bertemu dengan nya"


Kini tawa Rusydi mulai mereda walau sebenarnya ia ingin terus tertawa, namun melihat wajah Felix yang sudah merah ia pun memberhentikan tawa nya.


"Aish! Jika tau seperti ini gue tak kan menceritakan nya tadi" ujar Felix malas.


"Ya Tuhan Felix, Lu tak perlu marah memang seharus nya Lu menceritakan nya pada kita" Ujar Edgar yang sudah mulai berhenti tertawa


"Astaga Felix, gue tak menyangka dia kuat seperti itu" ujar Pandji. "Pandji, apa Lu tau nama gadis itu?" Tanya Felix.


"Kalau tidak salah namanya itu Friska Kamila Adiwangsa!" Jawab Pandji.


'Oke! Tunggu saja permainan dari ku Friska Kamila Adiwangsa!' Ucap Felix Dalam Hati sambil smirk.


___________


Sabtu ini, Friska tak ada jadwal kuliah dan rencana nya ia akan datang ke sekolah musik peninggalan satu-satu nya dari ayah nya.


Sejak kelas 4 SD, ayah dan ibu Friska bercerai dan Friska memilih tinggal bersama ayah nya.

__ADS_1


Namun ketika Friska baru menginjak kelas 3 SMA, ayah nya meninggalkan Friska untuk selama-lama nya.


Dan sekarang, Friska memilih tinggal sendiri di apartemen, padahal bibi dan ibu kandung nya sempat menawarkan untuk tinggal bersama nya.


Namun Friska menolak, ia memilih tinggal sendiri dengan alasan ia ingin menjadi gadis yang mandiri.


Bibi nya juga ikut mengurus sekolahnya juga ikut mengurus sekolah musik peninggalan ayah nya, karena bibi nya tau bahwa Friska sibuk dengan urusan pendidikan nya.


Setelah siap, Friska bergegas pergi ke sekolah musik nya dan Friska memilih pergi menggunakan bus. Dia lebih menyukai menggunakan angkutan umum di bandingkan kendaraan pribadi.


Padahal sebenarnya Friska memiliki sepeda motor dan ia akan menggunakan motornya jika dalam keadaan terdesak saja.


Hanya butuh waktu 10 menit, Friska sudah sampai di tujuan nya. Ia masuk kedalam sekolah musik nya dan mencari bibi nya


"Bibi! Bibi! Bibi Dona!" Panggil Friska.


"Oh Friska." Bibi Dona pun segera memeluk ponakan nya begitu ia tahu bahwa Friska yang datang.


"Kau kemana Saja? Kau tidak rindu bibi mu ini hah?" Bibi Dona melepaskan pelukan nya.


"Maafkan aku bibi, aku sedang sibuk mengerjakan tugas ku dan belakangan ini tugas ku menumpuk sehingga aku tak sempat kemari"

__ADS_1


"Bagaimana kuliah mu? Apakah mengalami kesulitan?" Tanya bibi Dona


"Tidak bibi, kalaupun ada hanya masalah kecil, aku masih bisa mengatasi nya" jawab Friska sambil tersenyum.


__ADS_2