
Jika menyukai Novel ini silahkan tinggalkan Like, komentar dan Favoritkan. Boleh juga Vote dan kasih gift ke Author biar semangat Author menulisnya.
...HAPPY READING💜...
............ ...
"Aku akan memberikan mu kesempatan untuk melawan ku, Friska Kamila Adiwangsa" ujar Felix
Seketika kening Friska berkerut. Apa maksud pria ini?
"Menarilah untuk ku! Kita akan melakukan battle dance. Bagaimana?" Tawar Felix.
Friska masih tidak mengerti. la menatap Felix dengan tatapan bingung nya
"Aku menantang mu untuk melakukan battle dance, nona Friska. Siapa yang duluan menyerah, maka ia kalah dalam pertarungan ini" jelas Felix
"Jika aku menyerah terlebih dahulu, maka
kau bebas melakukan apapun yang kau mau. Dan kau tak usah bekerja untuk ku selama 1 minggu dan jika kau menyerah terlebih dahulu. Maka kau harus mengikuti semua perintah ku. Apapun. Tanpa terkecuali" tambahnya
Friska sedikit tertarik dengan tawaran Felix ini "Bagaimana? Oh iya aku lupa!" Pekik Felix, Friska menatap Felix bingung
__ADS_1
"Anak musik mana bisa menari, mereka kan hanya bisa bermain alat musik sialan itu. Bahkan badan nya pun terlalu kaku, karena kelamaan duduk di hadapan alat musik. Duh, aku minta maaf ya Friska. Aku lupa" ejek Felix
Wah! Seperti nya lelaki ini memang menatang nya dan seperti yang kalian tahu, Friska sangat suka tantangan. Seenak nya saja lelaki ini menghina jurusan nya!
"Kita lihat saja Felix Erina Davkaza, siapa yang akan menyerah terlebih dahulu" ujar Friska angkuh sambil berlalu melewati Felix yang sedang jongkok di hadapan nya
Felix tersenyum, kemudian ia berdiri menatap Friska yang sudah berdiri di depan kaca besar
"Tapi, ada satu hal yang harus kau tau Friska. Kau belum tahu bukan, apa yang dimaksud *menyerah* dalam pertandingan ini?" ujar Felix tiba-tiba
Kedua alis Friska bersatu, mendengar pertanyaan Felix
"Apa maksud mu?"
"Siapa yang terpesona lebih dulu, maka dia yang akan kalah Friska kamila Adiwangsa" ujar Felix
Friska tersenyum miring, sembari menatap remeh kearah Felix berdiri tepat didepan Friska.
"Siapa takut? aku menerima tantangan mu, Felix Erina Davkaza" Friska sambil menunjuk bahu Felix.
Felix tersenyum miring. Rencana nya berhasil Mari kita lihat, siapa yang akan terpesona. 'Kita liat saja Friska siapa yang kalah aku atau kamu, Friska' Ucap Felix dalam hati.
__ADS_1
Setelah melewati beberapa perdebatan untuk siapa yang memulai duluan, mau tak mau Friska lah yang harus maju duluan. Sebab ia kalah ketika bermain melempar koin tadi
Friska pun maju beberapa langkah, setelah menghubungkan ponsel nya dengan speaker melalui bluetooth.
Friska pun bersiap, berdiri di depan dua buah kaca besar dan Friska menarik nafas dari hidung kemudian mengeluarkan nya lewat mulut. Mencoba merileks kan badan nya.
Friska melirik Felix lewat kaca. Terlihat Felix sedang duduk bersila sambil menatap nya dengan tatapan yang sungguh ingin membuat Friska mencolok kedua mata pria menyebalkan itu
Bagaimana tidak kesal? Felix menatap nya seolah meremehkan nya. Dan juga, dicampur dengan tatapan menggoda nya.
Cih! Lihat saja. Bukan berarti Friska anak musik, ia tidak bisa menari. Friska hafal beberapa tarian girl group ataupun soloist korean yang sedang tenar saat ini dan ia akan membuktikan kepada Felix, bahwa ia bisa.
Dan Felix tidak bisa meremehkan nya seperti itu Friska memencet tombol play di layar hp nya. Kemudian menaruh nya di lantai dekat ujung kaca.
Friska mundur dua langkah. Kemudian tersenyum. Menyemangati dirinya sendiri
...Song: Lip&Hip - Hyuna...
Friska mulai menggerakan tubuh nya. Ketika lagu dimulai, awal nya ia sedikit kaku, namun lama kelamaan ia sudah terbiasa.
Friska menggerakan badan nya se luwes mungkin, seolah menari adalah bakatnya dan Felix terus memperhatikan Friska.
__ADS_1
Felix tersenyum miring. Ternyata ini diluar dugaan nya. Friska bisa menari. Gadis ini, memang tidak bisa diremehkan.