Boss

Boss
SEASONS 2 : Kau berani bayar berapa?


__ADS_3

Jika menyukai Novel ini silahkan tinggalkan Like, komentar dan Favoritkan. Boleh juga Vote dan kasih gift ke Author biar semangat Author menulisnya.


...HAPPY READING💜...


................


"Kau?!" Mata Friska terbuka lebar begitu melihat siapa laki-laki yang ada di depan nya.


"Oh, rupanya gadis itu kau, Friska Kamila Adiwangsa." ujar laki-laki itu sambil tersenyum miring.


"Jadi perusahaan ini milik kau, Felix Erina Davkaza?!" Tanya Friska yang masih tidak percaya.


"Kau ingatkan? Aku ini seorang CEO." Felix menyenderkan badan nya ke kursi sambil melipat kedua tangan nya dibawah dada.


Friska masih terkejut. Mengapa harus dia? Mengapa harus Felix Erina Davkaza yang memiliki perusahaan ini? Mengapa harus dia yang membeli tanah itu?


"Jadi, ada perlu apa kau kesini nona manis?" tanya Felix dengan nada yang menggoda.

__ADS_1


Friska terdiam, entah mengapa nyali nya menjadi ciut. Padahal diotak nya tadi sudah tersusun kalimat kalimat yang bisa mempertahankan sekolah nya.


“Hello! Jika kau tak segera berbicara kau bisa pergi, aku banyak pekerjaan jadi jangan buang buang waktu ku" ujar Felix.


Friska menarik nafas kemudian membuang nya.


'Ayo Friska! Kau pasti bisa! Ingat dia itu hanya pria mesum yang sok berkuasa' Ucap Friska dalam hati yang menyemangati dirinya sendiri.


"Jadi begini pak presdir" ujar Friska sambil menatap tajam Felix


"Oke, jadi begini felix. Aku ingin berbicara dengan mu, ini mengenai lahan yang kau beli seminggu yang lalu" Felix terdiam, mengingat-ngingat apa yang Friska bicarakan.


"Ah benar! Aku memang sudah membeli lahan di salah satu daerah di pinggiran kota. Lalu?" Friska menelan saliva nya susah payah. Entahlah Friska juga bingung mengapa ia jadi segugup ini.


"Aku ingin kau membatalkan perataan tanah yang akan dilaksanakan 5 hari ke depan" ujar Friska tegas. Alis Felix naik sebelah, apa maksud gadis ini?


“Maksud mu?"

__ADS_1


"Aku punya sekolah musik di lahan itu dan sekolah itu sudah di bangun oleh ayahku dengan susah payah. Jadi aku meminta pada mu batalkan perataan itu" Ujar Friska dengan nada yang melembut.


"Jika kau membatalkan nya, aku akan membayar sewa padamu" tambahnya.


Felix terdiam, menimbang-nimbang permintaan Friska dan sejujurnya ia memang akan menunda perataan tanah itu. Tapi tidak masalah kan jika ia sedikit bermain main dengan gadis ini?


“Kau berani bayar berapa?"


Felix bangkit dari kursi nya kemudian berdiri dan bersandar di meja. Kedua tangan nya ia masukan ke dalam saku celana nya, menambah kesan tampan dan angkuh dalam satu waktu.


"Kau tau? Harga nya tidak main-main" Friska diam, ia mencoba memikirkan solusi yang tepat. Namun sial, lelaki ini memang tau cara mengalahkan Friska saat ini.


"Berapa pun yang kau minta tuan Felix, aku akan berusaha untuk membayar nya” ujar Friska yang sebenarnya terselip sebuah keraguan disana.


Felix terdiam, ia sedang memikirkan bagaimana caranya agar gadis itu bisa terikat dengan dirinya dan membuat gadis itu tau siapa seorang Felix Erina Davkaza yang sesungguhnya


"Aku ingin 50 juta rupiah, dengan uang muka sebesar 12 juta rupiah." ujar Felix dengan mantap nya.

__ADS_1


__ADS_2