Boss

Boss
Hp Dibajak


__ADS_3

...POV Movic...


Movic menatap ke layar hpnya, dia sedang menimbang-nimbang apakah lebih baik untuk mengajak Cantika atau tidak.


Bareng


Enggak


Bareng


Enggak


Bareng


Enggak


Bareng


Enggak


Bareng


Enggak


Bareng


Enggak


Bareng


"Yaudah dah bareng aja, kasian juga kan si Faisal kalo misalnya Cantika gak bareng gua." Gumamnya pelan.


"Eh tapi kan dia taunya gua langsung balik." Monolognya lagi.


"Bodo amat dah, yang penting kan gua niat baik biar Faisal gak kerepotan." Ucap Movic meyakinkan dirinya.


"Dih nanti kalo dia nanya kenapa gua belum balik jawab apa ya?" Fikirnya tiba-tiba.


"Tau dah tau, serah entar aja"


^^^💬 Movic^^^


^^^Lu masih di Cikarang kan? Pulang bareng gua aja ya^^^


Movic masih ragu, sekarang difikirannya pesannya itu ia kirim apa enggak?


Kirim


Enggak


kirim


Enggak


Kirim

__ADS_1


Enggak


Kirim


Enggak


Kirim


...Ting tong ting tong.....


Suara bel berbunyi, Movic pun berjalan ke arah pintu dan membuka pintu tersebut, dan disana ada Afdan.


"Hallo my brother." sapa Afdan.


"Lah bukannya lu masih ada kerjaan di Jepang? kok lu disini?" Tanya Movic keheranan, karena Afdan sedang mempunyai tugas ke Jepang.


"Enggak, gua lagi di Zimbabwe Vic!" Ucap Afdan asal.


"Terus kenapa lu disini?" Tanya Movic dengan polosnya.


"ye si be.go! Gua emang lagi disini! Btw gua ga dipersilakan masuk?" Tanya Afdan malas.


"Masuk ajalah." Ucap Movic datar.


Movic yang baru tersadar dengan hpnya segera berlari dan melihat hpnya.


Movic membelakkan matanya, Pesannya terkirim!


Movic yang panik langsung lari ke kamarnya, mengabaikan Afdan yang memanggil namanya. Afdan pun melihat ke handphone Movic dan ada pesan masuk.


📩 Cantika


Afdan pun menampilkan smirknya, ia pun segera mengetikkan balasannya untuk Cantika.


^^^💬 Movic^^^


^^^Baby? I'm your daddy, babygirl 😘 Wait for me babygirl❤^^^


Setelah itu ia pun memanggil Movic.  "Movic, kenapa lu? Lu gak mau ya gua disini? Makanya lu masuk kamar? Yaudah kalo gitu gua balik aja deh." Ucap Afdan, tak direspon oleh Movic.


Karena Movic masih panik dengan pesan yang tak sengaja ia kirim.


‘Gua harus cepet-cepet balik nih, takut diamuk Movic' Suara hati Afdan.


Iapun keluar kamar, setelah sekian lama merenung, ia kaget! Afdan sudah tak ada disana dan Movic pun melihat ke hpnya, melihat apakah ada balasan dari Cantika.


📩 Cantika


Maaf Movic, hp gua di bajak Faisal. Kalo mau pulang bareng ayo aja. Btw, hp lu gak dibajak juga kan?


Movic mengerutkan dahinya bingung, ia pun membuka pesan selengkapnya dengan Cantika, sedetik kemudian dia berteriak.


"AFDAN ADEMIAR GALALA!!!"Teriak Movic.


...End POV Movic...

__ADS_1


________


Movic sudah sampai di rumah Faisal. Ya, agar Faisal gaK repot harus mengantarkan Cantika ke hotelnya.


Movic mengetikan pesan untuk Cantika bahwa dia telah sampai dan mendapat balasan untuk masuk ke rumah itu.


Movic pun keluar dari mobilnya dan segera menekan bel rumah itu. Seorang wanita pun muncul setelah membuka pintu itu, Tiffany.


"Eh siapa ya?" Tanya Tiffany heran.


"Saya Movic, temennya Cantika. Mau jemput Cantika tante." Ucap Movic tak yakin.


"Ohhh ayo masuk Movic." Ajak Tiffany.


Movic pun masuk dan duduk di kursi setelah dipersilakan oleh Tiffany, Tiffany pun segera menghampiri Cantika.


"Cantika, itu ada temen kamu tuh di bawah." Ucap Tiffany heboh.


"Oh iya tan."


"Temen kamu badannya bagus banget ya, duh ganteng lagi dan apalagi senyumnya menawan banget, duh tipe tante banget, buat tante aja ya Can temennya." Puji Tiffany.


"Tan, inget! Udah ada paman Minh Thien !" Ucap Cantika dengan penekanan, dan segera pergi sambil menarik kopernya.


Tiffany hanya cengengesan mendengar ucapan Cantika, melihat Movic ia khilaf dengan fakta ia sudah punya suami dan juga anak.


______


Cantika melambaikan tangannya ke arah Tiffany dan Faisal. Setelah berpamitan kepada Tiffany ia pun langsung pulang dan sekarang dia telah ada di mobilnya Movic.


Setelah sekian lama, mereka hanya berdiam diri. Tidak ada yang berani memulai percakapan dan sampai akhirnyaaa


"Mov"


"Tik"


Panggil mereka bersamaan yang membuat mereka canggung.


"Lu duluan"


"Lu duluan"


Ucap mereka barengan lagi yang membuat mereka berdiam diri lagi. Sampai akhirnya Movic memulai lagi.


"Maaf ya Tik, temen gua tadi bajak hp gua.” Ya Movic minta maaf lagi, walaupun sudah meminta maaf lewat pesan.


“Haha gapapa kali Mov, gua juga minta maaf ya si Faisal rese sih kalo lapar sukanya bajak hp orang.” Ucap Faisal meminta maaf juga.


"Hahaha oke oke"


"Btw Mov ko lu gak jadi pulang kemarin?" Tanya Cantika to the point yang bikin Movic kebingungan.


"Itu.... Eung... temen gua si Afdan ke tempat guanya pas banget setelah lu pergi dari sana." Jawab Movic tak yakin. Dan dibalas anggukan dari Cantika.


Cantika dan Movic pun mengobrol selama perjalanan, untuk menghindari keheningan di mobil mereka.

__ADS_1


\=\=\=\=\=\=\=


Author : Lagi Akur ya gengs, moment langka Movic dan Cantika gak ribut😂


__ADS_2