Boss

Boss
SEASONS 2 : Kata kata Kotor


__ADS_3

"Disini. Disini kunci mobil nya sayang." Friska menelan ludah nya kasar. Kunci mobil itu berada di dalam saku celana Felix.


Friska bingung. Harus kah Friska mengambil nya?


"Friska cepat lah! Aku lelah ingin tidur~" rengek Felix.


Friska gugup seketika. la bingung, bagaimana ini?


"Friska Sayangku~ cepat ambil kunci nya dan ayo kita pulang!" Ujar Felix dengan kedua mata menutup.


Friska pun menelan saliva nya. Oke ini demi kebaikan, Tarik nafas dan buang nafas. Oke ini hanya sekali dan tidak akan terjadi lagi! Ini hanya karena mendesak saja Friska kau harus ingat itu!


Dengan perlahan Friska mulai mendekati saku celana Felix dan perlahan ia pun memasukan tangan nya kedalam saku celana Felix.


Friska menelan ludah nya kasar, pasal nya saat ini Felix menggunakan celana jeans ketat nya.


Dan kau tahu? Saku celana jeans pria itu dalam. Dan sialnya! Kunci mobil sialan itu ada dibawah

__ADS_1


'Yatuhan tanganku ternodai!' batin Friska.


Friska semakin memasukan tangan nya kedalam saku Felix, sembari mencari kunci mobil milik Felix.


Felix yang masih agak tersadar pun terkejut. la sampai menahan nafas nya ketika Friska memasukan tangan nya kedalam saku celana nya. Ini diluar dugaan nya, ternyata gadis itu memang nekat!


Felix sampai mengigit bibir ketika Friska mencoba mencari kunci mobilnya dan **** Mengapa Friska harus meraba-raba seperti itu!


Dan tak lama Friska menemukan apa yang ia cari, ia pun segera mengambil kunci mobil milik Felix dan Felix bisa bernapas lega, kala Friska sudah mengeluarkan tangan nya.


"Akhirnya ketemu juga nih kunci! Dah lah Hayo Kita masuk" ajak Friska.


"Friska." panggil Felix.


"Hm" jawab Friska ketus.


"Kau nakal juga ya ternyata" ujar Felix sambil menatap Friska.

__ADS_1


"Apa maksudmu?!" Pekik Friska namun tak mengalihkan pandangan nya. Felix tersenyum miring dan menatap Friska dengan nakal.


"Saat kau mengambil kunci mobil ku tadi, kau meraba paha ku Friska dan sentuhan mu tadi, seperti seseorang yang sering 'melakukan' nya"


Rahang bawah Friska refleks terbuka. Apa-apaan pria ini?!


"Yak! Apa maskud mu! Jaga bicara mu tuan! Aku tidak pernah sama sekali melakukan nya!" Bela Friska.


Felix hanya tersenyum miring, "Benarkah? Bagaimana jika aku menjadi yang pertama? Kau bisa mengasah kemampuan tangan mu dengan 'milik’ ku Friska, bagaimana?" Ujar Felix dengan nada yang sedikit sensual.


Pipi Friska seketika memanas! Bagaimana bisa pria ini berbicara sefrontal itu kepada seorang wanita!


"Seperti nya, akan sangat nikmat jika kau melakukan h*ndjob pada adik kecilku. Oh atau mungkin bl*wjob?" Frontal Felix.


Pipi Friska semakin memanas mendengar perkataan kotor Felix. Hey! Friska tidak sepolos itu dan untuk mengerti maksud perkataan Felix, hanya saja Friska itu perempuan! Dan itu adalah hal yang sangat sensitif bagi kami kaum Hawa.


"Hentikan ucapan kotormu itu Felix! Kau sedang mabuk" Felix tidak menjawab, ia hanya memandang Friska jail sambil mengigit bibir tebal dan sexy milik nya itu.

__ADS_1


Friska tidak menghiraukan Felix yang terus memperhatikan nya. la hanya fokus mengemudi dan berharap bisa segera sampai tanpa terjadi hal apapun.


__ADS_2