Boss

Boss
SEASONS 2 : Calon Adik Ipar


__ADS_3

Felix memalingkan wajah nya sambil tersenyum, kemudian ia menjilat bibir bawah nya yang tebal dan menggoda tentu saja.


"Kau lupa? Kontrak itu masih berlaku, nona Friska."


Friska tertegun. Astaga! Kontrak itu!


Belakangan ini Felix memang tidak memintanya melakukan apapun, ia kira lelaki ini sudah tidak memerdulikan masalah kontrak itu lagi.


"Kau pikir aku lupa?" Ucap Felix menggelengkan kepalanya sedikit,


"Tidak sayang, aku tidak akan melupakan nya." Friska menatap Felix sebal.


Sementara Sofia, yang sejak tadi memperhatikan interaksi dua insan di depan nya ini, hanya terdiam dengan berbagai pertanyaan di otak nya, sambil terus memperhatikan Friska dan Felix secara bergantian.


Felix pun bangkit dari duduknya, tapi sebelum ia pergi dia mengatakan sesuatu yang membuat mata Sofia terbelalak


"Pokonya aku tunggu kau sore ini, di apartemen ku. Jika tidak kau tau apa akibat nya kan? Calon Adik ipar. "


Felix tersenyum kemudian mengedipkan sebelah matanya kearah Sofia, kemudian meninggalkan meja kedua gadis manis yang kini masih terdiam akibat ulah Felix Erina Davkaza.


"Apa? Calon Adik ipar?" Gumam Sofia sambil menatap Friska.


Friska menatap sahabat nya itu lirih. Sialan kau Felix!


 Tunggu saja, aku pasti akan membalas nya!


"Sofia, aku bisa jelaskan" Ucap Friska menghela nafas kasar.

__ADS_1


"Jelaskan" ujar Sofia dingin.


Friska menelan ludah nya kasar. Jika Sofia sudah seperti ini, itu artinya Sofia sedang dalam mode marah nya.


 Maka dari itu, Friska segera menjelaskan semuanya karena ia tak mau membuat sang putri ayunya mengamuk bagaikan dinosaurus nanti


FELIX ERINA DAVKAZA sialan!!!!


_____________


...Felix Pov...


Aku membuka mata ku perlahan, sambil melihat sekitar. Uh! Sudah sore rupanya.


Aku pun bangkit dari kasur, dan segera menuju kamar mandi. Kemudian membersihkan badan ku menggunakan air dingin, hanya untuk menyegarkan badan saja.


Setelah rapi dengan setelan casual ku tentunya, aku keluar kamar dan membuka kulkas kemudian mengambil soft drink yang memang sengaja aku sediakan.


Dia tidak lupa kan? Jika aku menyuruh nya kemari?


Aku melirik Jam tanganku. Pukul 17.40 WIB, sebentar lagi hari akan gelap dan gadis itu belum kemari juga?


Aku berniat menelpon Friska, namun baru saja aku menekan tombol panggil, bel apartemen ku sudah berbunyi dengan tidak sabar nya.


Senyum simpul tercetak di bibir ku, pucuk dicinta ulam pun tiba! Gadis itu datang ternyata!


Aku berjalan santai kearah pintu dan baru saja aku membuka pintu, aku sudah disuguhkan tatapan tajam dari gadis unik itu!

__ADS_1


"Baru datang? Hm?"


Friska tidak menjawab pertanyaan ku, dia segera masuk ke apartemen ku dengan tergesa. Bahkan dia menyenggol bahuku tadi.


Astaga! Dia memang gadis yang unik!


"Sudah mulai berani ya?" ujar ku sambil meminum Soft drink yang sedari tadi aku pegang.


Friska tiba-tiba mendekat, jangan lupa ia tak melepaskan tatapan tajam nya, yang justru menambahkan kesan seksi dimata seorang Felix Erina Davkaza.


"Kau!" Tunjuknya


Aku hanya mengangangkat satu alis dan tersenyum miring sebagai respon. "Gara-gara kau! Aku jadi harus menjelaskan semuanya, sialan!" Maki Friska.


Ok! Friska berhasil masuk ke dalam perangkap ku.


“Menjelaskan apa? Aku tidak mengerti maksud mu"


Iya! Bagus Felix Erina Davkaza! Teruslah pancing emosi gadis ini. Maka kau akan mendapatkan keuntungnya


"Tidak usah pura-pura bodoh, Felix! Apa maksud perkataan mu dikantin tadi, huh?! Apa kau tau! Disana ada teman ku! Dan dengan seenak jidatnyamu, kau membeberkan semuanya! Dimana otak mu!” Bentak nya


Jujur aku ingin tertawa sekarang. Hanya karena itu? Dia semarah ini padaku?


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Sampai sini dulu Update gila gilaan nya ya guys, besok balik ke sehari satu Episode. Terimakasih sudah membaca Ceritaku jangan lupa Like dan Comment 😊

__ADS_1


Salam Cinta Dari


Author Alhamdaniah


__ADS_2