Bukan Kontrak Pernikahan (Buku 2)

Bukan Kontrak Pernikahan (Buku 2)
S2 : Kena Skors


__ADS_3

"Feli!"


"Iya mas Tama sayangku." masih menutupi lehernya, Felisya melemparkan senyuman manis.


Tama meletakkan ponselnya lalu bangun dan berdiri mendekat ke arah istrinya. Takut ketahuan, Felisya tak melewatkan kesempaatan untuk kabur menuju ke dalam.


"Mau kemana? tumben kok ga nyapa Lintang dulu?"


"Nanti, aku mau mandi—bau!" elak Felisya.


Mengingat perkataan Skala kepadanya, Tama langsung menarik tangan sang istri. Matanya membelalak lebar, wajahnya berubah marah melihat bekas cakaran di leher Felisya.


"Apa yang terjadi?" Dengan volume suara yang sudah meninggi Tama bertanya kepada istrinya.


"Itu—itu— dicakar monyet Ragunan," jawab Felisya mencari alasan.


"Hah … apa monyet Ragunan juga ikut Zumba?"


Felisya menelan salivanya. Menghindar dan berbohongpun seperti tak ada gunanya sekarang.


***


"Huh ... "


Sama-sama mengembuskan napas seolah lelah, para ibu-ibu geng sultini blok kamboja tengah kena skors suami mereka. Pelanggaran dan melakukan tindakan tak terpuji adalah pasal yang didakwakan suami-suami mereka.


Berkumpul di rumah bu Dewan mereka tidak boleh keluar komplek perumahan sampai batas waktu yang ditentukan. Bianca cemberut, padahal tinggal sehari masa cutinya. Ia sudah senang akan kembali bekerja. Namun, sayang gara-gara tawuran Skala memberinya hukuman.


"Jangan membantah! Ingat pesan pak Ustad yang kemarin memberi ceramah di rumah Bu Hana, Istri harus berbakti kepada suami, salah satunya mendengarkan apa perkataan suami. Kamu mau masuk surga ga?"


"Mau donk Ska, kalau aku ga masuk surga nanti kamu bahagia sama bidadari surga."


"Ya makanya!"


Bianca memangku dagu sambil melihat wajah tak bersemangat para anggota gengnya. Bahkan satpam blok dibayar oleh bapak-bapak agar tidak mengijinkan istri mereka melewati portal.

__ADS_1


"Anda dilarang melintas!" ucapan pak Satpam membuat Bu Erin geram. Wanita itu berusaha menerobos portal menunjukkan pemberontakan, tapi seketika berhenti saat suara pak Rhoma terdengar nyaring dari ponsel satpam yang bertugas.


"Erin — menantunya raja minyak, berani macam-macam ku blokir kartumu!"


Ancaman dari sang suami sukses membuat wanita itu mundur perlahan. Mengembuskan napasnya Bu Erin memasang wajah nelangsa seperti yang lainnya.


"Bagaimana kalau kita meminta bantuan Pak Prawira?"


Ide Bu Dewan membuat Felisya dan Bianca saling pandang, keduanya tahu dengan jelas bahwa sang kakek sedang sibuk menyiapkan pernikahan.


"Kakek sibuk, beliau sebentar lagi akan menikah dengan Bu Hana," ucap Felisya.


"Bu Hana?" semua anggota geng sultini blok kamboja yang berada di sana terkejut mendengar nama yang disebutkan Felisya.


"Bukan Bu Hana tetangga kita, yang Feli maksud Bu Hana yang lain, kalau Bu Hana yang itu pasti sekarang sedang melakukan tobat di rumahnya." Bianca menyesap teh yang disuguhkan oleh mba Barbie dan lagi-lagi mengembuskan napasnya.


Sudahlah dua pengawal mengawasi di depan rumah, masih ditambah dengan dua satpam blok yang menjengkelkan. Memutar otaknya, para ibu-ibu itu melakukan perundingan meja kotak di ruang tamu Bu Dewan.


"Haruskah kita melancarkan aksi serangan malam jumat?"


Semua orang langsung memandang ke arah Felisya. Anggota terbaru geng sultini blok kamboja itu sepertinya sudah menyerap ilmu dari anggota yang lain dengan cepat.


***


[Kita harus waspada teman-teman. kita harus melakukan tiga M, menjaga jarak, mengatur waktu pulang, Menolak rayuan gombal]


Pak Dewan


[Besok aku lembur, jadi aku aman]


Pak Hamish


[Aku tidak akan tergoda oleh rayuan Eli, aku sudah menyiapkan diri]


Pesan bapak-bapak itu di grup chat membuat Skala dan Tama yang berada di tempat berbeda sama-sama memijat keningnya. Membayangkan istri mereka yang memakai baju tidur saja mereka kepanasan, apalagi jika digoda dengan baju kekurangan bahan.

__ADS_1


Tama


[Sepertinya saya tidak akan sanggup]


Skala


[Saya tidak bisa]


Pesan mereka terkirim di saat yang hampir bersamaan.


_


_


_


_


_


_


_


_


_


_


_


_


...LIKE...

__ADS_1


...KOMEN...


...Bagi kembang aja 🥰 ga usah vote. percuma di vote ga akan masuk rank juga....


__ADS_2