
Beberapa jam kemudian. Riyan masih setia di samping Acha. Semua orang yang menunggu Acha di luar satu persatu pergi. Dan tinggal 'lah Aryan dengan Vika. Entah kemana Mama Ryana, Papa Andri, Mami Putri dan Papi Aris. Kalau Rafa mengantar Eva pulang, karena Eva sudah di telpon Mamahnya untuk pulang. katanya ada acara keluarga.
Sedangkan Mommy Ana, Daddy Reza, Nadia dan Diva pergi ke kantin rumah sakit. Tadi, sih mereka mengajak Aryan dan Vika tapi, mereka gak mau. Ya udah deh mereka pergi ke kantin, tapi, nanti Mereka akan memberikan makanan buat Aryan dan Vika.
πππ
Di dalam ruang IGD, Riyan yang masih setia di samping Acha
"Yank, bangun. Udah tiga jam lho kamu tidur. Gak pegel apa badan kamu. Yank, kamu kuat. Istri mas itu kuat. Mas yakin kamu pasti sembuh. Kamu gak akan ninggalin mas."
Riyan terkejut karena melihat Acha yang tiba tiba sesak nafas. Dengan cepat Riyan keluar ruangan dan berteriak memanggil Dokter atau Rendy.
πππ
Setelah selesai makan. Mereka kembali ke ruangan IGD, karena Acha belum di pindahkan. Sesampainya di depan ruang IGD, Mereka terkejut melihat Riyan yang keluar, berteriak memanggil dokter dan Rendy.
"Acha kenapa Riy" Mommy Ana bertanya ke Riyan. Mommy Ana melihat muka Riyan yang panik. Terlihat jelas kalau Riyan khawatir kepada Acha. Khawatir? lalu, kondisi Acha gimana?
"Dokter Mom. Rendy mana" Riyan panik. sangat panik. Sampai Riyan gak denger apa yang Mommy Ana tanya kan yang ada di pikiran Riyan sekarang adalah Acha dan yang Acha butuhkan itu dokter atau Rendy. Entah siapapun itu yang jelas Riyan butuh seorang untuk memeriksa Acha.
"Aku ke ruang Abang dulu" Diva berlari ke ruangan Vino. Semoga aja Vino ada di ruangannya. Semoga Vino gak pergi.
__ADS_1
πππ
Di dalam ruangan. Tepatnya ruangan Vino, Vino dan Aliano sedang berbincang bincang. Tak lama kemudian ada seseorang yang mengetuk pintu.
Aliano dan Vino menghentikan pembicaraan nya. Lalu, Vino mengucap kata "Masuk" dan masuklah seorang wanita yang Vino tunggu. orang itu adalah Nasfa. Tadi, saat mereka ingin ke ruangan masing masing, Vino sempat bilang ke Nasfa kalau tiga yang akan datang Nasfa dan Ia akan ke ruang IGD. Memeriksa keadaan Acha. Ada perubahan atau enggak. Semoga aja kondisi Acha membaik dan gak bahayain kandungannya.
Dan sekarang waktunya mereka untuk memeriksa Acha dan kandungan Acha. Nasfa masuk dan melihat dua orang laki laki yang duduk berhadapan.
"Sekarang, Vir. Lima belas menit lagi gue ada janji sama pasien"
"Oke, Nas. Al, gue pergi ya. Lo mau disini atau ikut"
Bruak
"Yank. Kamu gapapa" Vino menghampiri Diva yang sedang mengatur nafasnya.
"Bang, Acha, Bang. Abang buruan kesana" gak ada waktu untuk menjawab pertanyaan Vino. Yang penting sekarang Acha.
Setelah mendengar Diva menyebut nama Acha. Vino dan Nasfa segera berlari ke ruang IGD. Tinggallah Diva dan Aliano. Diva kembali mengatur nafasnya yang masih ngos-ngosan. Lalu, menatap Aliano yang melamun. Entah melamun apa, Diva gak tau.
"Al. Kenapa?" Diva memegang pundak Aliano untuk menyadarkan Aliano.
__ADS_1
"Acha kenapa, kak" Aliano memang sadar tapi, tatapannya masih kosong. Terlihat jelas kalau Aliano syok. Tapi, karena apa? apa karena Diva tadi manggil nama Acha dan Aliano khawatir akan kondisi Acha?.
"Kakak gak tau Al. Tapi, tadi Riyan teriak manggil nama Rendy. Mommy tanya ke Riyan, kenapa? tapi, Riyan gak jawab. Malah nanya dimana dokter Rendy" jelas Diva ke Aliano.
"Kita kesana, Kak"
"Yuk, Al. Tapi, jangan lari"
Walau Diva dan Aliano gak lari tapi, jalan mereka cepat. Mereka ingin segera tau apa yang terjadi kepada Acha.
Tapi, di pertengahan jalan. Aliano berhenti. Yang membuat Diva ikut berhenti. Diva menatap Aliano dengan tatapan seolah bertanya "Kenapa".
"Kak Diva duluan aja. Nanti Lian nyusul"
Tanpa banyak tanya, karena Diva khawatir kepada Acha. Diva mengikut kata Aliano yang berkata untuk duluan. "Ya udah Al. Kakak duluan. Nanti kamu nyusul ya. Bye"
Aliano pergi minimarket yang ada di rumah sakit. Membeli masker agar mereka gak curiga. Aliano gak mau jujur sebelum ada pembicaraan diantara Ia, Vino dan Acha.
Setelah membeli, Aliano langsung pergi ke ruang Vino. Aliano mencari jas dokter milik Vino. Siapa tau masih ada cadangannya.
ππππππ
__ADS_1
πSenin, 25 Januari 2021π