
Kemarin Riyan, Acha, Aryan, Ryana dan Andri sudah pulang ke rumah Riyan. Karena Riyan sendiri yang meminta untuk tinggal di rumah nya. Aryan, Ryana dan Andri emang nginap di rumah Riyan karena itu permintaan Acha. Jadi, mereka setuju setuju aja menerima permintaan Acha.
Hari ini hari dimana Acha mulai kuliah lagi di kampus lama nya, setelah kejadian itu baru kali ini Acha berangkat ke kampus. Kini Acha sedang bersiap-siap untuk pergi ke kampus sedangkan Riyan sedang bersiap-siap untuk pergi ke kantor karena hari ini hari pertamanya masuk ke kantor. Acha menuruni anak tangga menuju dapur untuk menyiapkan makan pagi sebelum mereka beraktiifitas. Setelah Acha selesai, Riyan menuju meja makan untuk makan pagi. Dan di meja makan sudah ada keluarganya
“pagi semua” sapa Riyan
“pagi”. ucap semua
“Riyan jadi berangkat hari ini?”. tanya Ryana
“Jadi Ma, ini Riyan udah siap berangkat”
“Yaudah sekarang mas Riyan sarapan dulu deh, biar Acha yang ambilin”. ucap Acha lalu menyiapkan sarapan untuk Riyan “nie mas”. ucap Acha memberikan makanannya
__ADS_1
“Makasih ya Cha”. ucap Riyan yang di balas senyuman Acha
Saat mereka sedang makan ada suara ketukan pintu yang membuat mereka semua berhenti aktifitas yaitu makan bersama. Dan orang yang datang adalah Aliano, Aliano datang untuk menjemput Acha karena kemarin Acha memimta Aliano untuk mengantarnya ke Kampus.
“Assalamu’alaikum”. ucap Aliano mengetuk pintu
“Wa’alaikumsalam kak Lian, masuk yux kak ”. ajak Acha kepada Lian dan membukakan pintu, menyuruh Aliano masuk
“Gak usah lah Dek, kita langsung aja sekalian kita jalan-jalan”. ajak Aliano ke Acha
Acha maduk ke dalam rumah untuk meminta ijin ke Riyan dan juga Mama Papa nya, tak lama kemudian Acha keluar untuk berangkat bersama Aliano.
Di pertengahan jalan Aliano melihat Acha yang sedang bengong dan Aluano yakin kalau Acha itu bingung, entah apa yang Acha pikirkan tetapi itu mengganjal di pikiran Aliank, Aliano pun bertanya ke Acha....
__ADS_1
“Acha ada masalah apa, Dek? Cerita sama kak Lian, siapa tau kak Lian bisa bantu kamu, Dek”. ucap Aliano yang fokus menyetir
“kak Lian, Acha bingung, aku dan kak Iqbal udah lama gak ketemu ada kabar pun enggak!! Yang aku bingungin secepat itu kah kak Iqbal berpaling dari Acha, kak? apa begitu mudah nya hati kak Iqbal berhenti buat aku dan untuk Tiara padahalkan kita udah 3 tahun Lebih pacaran bahkan hampir 4 tahun kak!! apa mungkin Kak Iqbal bisa perpaling dari Acha secepat itu?? dalam waktu yang singkat bisa merubah hati kak Iqbal buat Tiara! kenapa bisa kak?”. ucap Acha
“Udah sayang, kamu gak usah nangis lagi, masih banyak orang yang sayang sama kamu selain Iqbal jadi, kakak mohon sama kamu, kamu lupain Iqbal ya, lepasin Iqbsl buat Tiara, iklasin mereka bersama Dek. Karena semua Akan Indah Pada Waktunya, percaya sama kak Lian”
“Iya ka, aku akan putusin kak Iqbal hari ini juga”
“Kalau gitu kamu harus senyum, masa bidadari kak Lian nangis sih”
“Ist apaan sih kak, nanti ada yang marah loh”
“Loh emang siapa yang mrah??”
__ADS_1
“Calon Kakak Ipar aku lah, kak Nadia, siapa lagi”