Cinta Acha

Cinta Acha
Alhamdulillah


__ADS_3

Setelah membeli, Aliano langsung pergi ke ruang Vino. Aliano mencari jas dokter milik Vino. Siapa tau masih ada cadangannya.


Sampai di ruangan Vino, Aliano langsung mengambil jas yang tergantung di gantungan baju. Untung aja Bang Vino punya jas cadangan. Batin Aliano.


Aliano memakai jas tersebut. Setelah selesai Aliano langsung menuju ruang IGD.


Sesampainya di depan ruang IGD. Mereka yang ada di depan ruang IGD menatap Aliano bingung. Siapa yang masuk ke ruang itu? Bukannya Dokter Rendy dan Dokter Nasfa sudah masuk? apa ada pasien lain?.


Sedangkan di dalam. Ruang IGD, tepatnya fi brankar Acha. Rendy dan Nasfa melihat ke arah Acha dengan tatapan bingung. Karena sesampainya Rendy dan Nasfa di ruangan itu, mereka melihat Acha yang udah gak makai oksigen. Mereka juga melihat Acha yang nampak bingung, kenapa ada di ruangan itu.


"Bang Vino, Acha kenapa?" Acha bertanya ke Vino saat Vino dan Nasfa sampai di depan Acha.

__ADS_1


"Saya periksa dulu ya, Dek" sebelum Vino menjawab, Nasfa menyela. Karena sebentar lagi Ia ada janji dengan pasien.


"Kandungannya baik. Kalian gak perlu khawatir. Obat itu gak ada efek sampingnya buat kandungan. Kalau gitu saya permisi dulu"


Nasfa pergi ke luar ruangan. Sedangkan Acha menatap Vino bingung. Kandungan? obat? maksudnya apa?.


Vino seakan tau tatapan bingung yang Acha tunjukkan kepada Vino. Vino menarik nafas lalu, membuangnya "Gak ada, Dek. Itu tadi cuma obat buat kamu. Abang bilang ke Nasfa, dokter kandungan. Buat meriksa kandungan kamu. Abang takutnya kandungan kamu kenapa napa karena obat itu. Dan Alhamdulillah semua baik baik aja. Ketakutan Abang gak terjadi."


"Terus. Kenapa Acha bisa disini, Bang" Acha belum mengingat kejadian sebelum Acha pingsan.


Aliano dibuat kaget karena melihat Acha yang udah sadar? Lalu, kenapa mereka yang ada di luar nampak panik?.

__ADS_1


Lalu, Aliano membuka masker dan membuat Vino maupun Acha terkejut melihat Aliano yang memakai jasnya Vino.


"Kamu gapapa, dek?" Aliano tu khawatir dengan keadaan Acha. Sampai membuat Aliano lakuin hak ini. Tapi, yang di khawatirkan malah gapapa. Tapi, syukur deh. Acha gapapa.


"Kak Lian. Kak Lian ngapain pakek jas Bang Vino. Gak cocok tau kak" Acha menahan tawanya melihat Aliano yang lucu. Ya, karena Aliano memakai jas Vino yang kegedean. Wajarlah ya. Badan Aliano dan Vino itu beda. Masih gedean Vino daripada Aliano.


"Udah ngetawain kakak nya. seneng banget sih kayak nya liat kakak jadi bahan tertawa orang orang" Aliano jadi ngerty. Kalau mereka yang ada di luar menatap Aliano bingung itu karena Jas. Mungkin juga mereka ingin tertawa tapi, gak mungkin. Atau juga karena saking khawatirnya mereka ke Acha, sampai membuat mereka loss.


"Lo keluar deh. Al. Gue juga mau keluar. Kasihan mereka yang di luar khawatir dengan Acha."


Vino pergi dari ruang IGD. Sedangkan Aliano memasang lagi maskernya dan langsing menyusul Vino pergi.

__ADS_1


🌊🌊🌊🌊🌊🌊


πŸ’Rabu, 27 Januari 2021πŸ’


__ADS_2