
To: Tante Ryana
Tante pasti lagi bingung kan dimana Acha berada? Tante tenang aja, Acha aman kok sama saya dan tante perlu tau kalau Acha itu sedang mengandung cucu pertama Tante!! Tante pasti kaget kan kenapa saya bisa ngomong kek gini? Karena saya Rendy orang yang memeriksa Acha dulu, waktu Acha pingsan dan saya tau bahwa Acha sedang hamil, Tante pasti tau ayah dari anak yang di kandung Acha karena tante orang yang menjebak Acha kan?.
Karena saya orang baik jadi, saya minta ke Anda untuk meminta maaf soal rencana kalian ke Acha karena, kalau kalian tidak meminta maaf ke Acha, saya pastikan anda atau pun seluruh keluarga anda tidak akan bertemu dengan Acha sampai kapn pun.
Dan kalau anda mau bertemu dengan Acha tanya sama Mama nya Acha. Alamat om nya Acha yang ada di London!! Pasti Dia tau dimana tempat tinggal Acha saat Acha di London. Ouh iya satu lagi, kalau kalian mau Acha kembali jemput Dia dan bawa Dia dengan baik baik maka, saya tidak akan mencegah anda untuk membawa Acha ke Indonesia untuk bertemu Riyan.
Saya tau apa yang terjadi kepada Riyan setelah Acha menghilang. Saya tau semua yang Anda lakukan kepada Acha dan saya juga tau semua yang terjadi di Indonesia saat ini.
Saya juga minta ke Anda untuk merahasiakan atas kehamilah Acha dari Riyan kalau sampai Riyan tau saya pastikan Acha tidak akan kembali lagi di tengah tengah keluarga Anda
From: Rendy
“Jadi Anak kita hamil Mi? Tapi Papi gak percaya Mi, kenapa gak ada surat dari dokter yang menyatakan kalau Acha positif hamil?”. ucap Aris
“Tapi kalau benar gimana Pi, Mami gak mau menyesal untuk yang kedua kaliny”. ucap Putri
“Rendy? siapa itu Rendy? Berani berani nya Rendy nyulik Acha dari Kita. tapi, Kenapa Rendy tau kalau kita tau alamat rumah mz Reza?”. ucap Aris bingung
__ADS_1
“Mami juga gak tau Pi tapi mami yakin ini semua ide Acha!! Acha mau bales perbuatan kita dulu Pi, karena kita egois Acha jadi korbannya!! Ini semua salah Mami, Pi. Andai aja Mami bisa ngrubah sikap Mami ini pasti Acha masih disini Pi, sama kita”. ucap Putri nangis
“Ini bukan sepenuhnya salah kamu Put, ini jug salah aku & mas Andri, andai aja kita gak gegabah buat menimang cucu, pasti kejadiannya gak kayak gini”. ucap Ryana yang ikut menangis.
“Ini semua udah terjadi, kita gak bisa lakuin apa apa lagi, selain jemput Acha ke London”. ucap Andri
“Iya Maz, aku gak mau sampai kita pisah dari Acha dan Cucu kita”. ucap Ryana
“Lebih baik kita kesana sekarang sebelum terlambat”. ucap Aris
“Iya Pi, Mami udah gak sabar mau minta maaf sama Acha”. ucap Putri
"Eh bentar, Riyan kita kasih tau enggak" tanya Andri
"Emm, gak usah Ndri, aku takut nya Acha gak mau balik lagi kalau kita kesananya sama Riyan. biar kita aja yang jemput Acha" ucap Putri
"Iya, ini kesalahan kita jadi, kita yang harus nebus semua nya" ucap Aris membenarkan ucapan istrinya, Putri.
"Jadi kita kapan ke Londonnya?" ucap Ryana karena pertanyaannya tadi gak ada yang jawab.
__ADS_1
"Nanti malam, aku udah pesen 4 tiket. kita berangkat nanti malam"
"Yaudah kalau gitu kita pulang dulu aja ya" ucap Andri
Tapi sebelum mereka keluar ada suara orang yg sedang mngtuk pintu lalu Rina datang untuk membukakan pintu tersebut dan ternyata ada orang yang mengirim bingkisan ke Putri.
“Maaf mau cari siapa ya?”. tanya Putri
“Apa benar ini rumah Ibu Putri?”
“Iya saya sendiri, ada apa ya?”
“Ini Bu, ada bingkisan buat Ibu Putri”
“Iya makasih”
“Iya sama sama Bu, kalau gitu saya permisi”
Putri langsung masuk dan membuka isi bingkisan itu, dan ternyata ada surat yang berisi
__ADS_1