
Part Dua. Harapan Acha.
Hai gaes. Author mau lanjut lagi nie ceritanya. semoga suka sama alurnya. jangan lupa like, komen, Fav dan Rate ya.
Selamat membaca Cinta Acha season Dua.
ππππππππππππππ
Iqbal langsung menutup teleponnya dan Danial malah bingung, tadi kan Ia menyuruh Iqbal untuk bilang ke Riyan kalau Acha di rumah sakit. Tapi, Danial gak denger ada suara Riyan. Apa bang Iqbal udah menghubungi Riyan? Karena kalau Riyan ada bersama Iqbal pasti Riyan langsung menyambar.
Tangan Danial bergerak gelisah. Bahkan hatinya juga. Khawatir takut terjadi sesuatu kepada Acha. Karena bagaimanapun Acha itu pernah ada di hati Danial, eh ralat. Sekarang pun Acha masih di hati Danial.
Udah lama banget Danial menunggu Vino yang keluar. Tapi, Vino gak keluar keluar yang membuat Danial semakin khawatir akan kondisi Acha.
Sampai kapan? sampai kapan Vino di dalam? emang Acha separah itu? Danial jadi takut, karena Vino yang gak keluar keluar.
__ADS_1
Sedangkan di dalam ruang IGD, Acha udah sadar. Malah sekarang ini terlihat Vino yang mencoba membujuk Acha untuk menggugurkan kandungannya. Karena Vino gak bisa melihat kondisi Acha yang menurun. Tapi, Acha gak mau. Acha memilih melanjutkan kehamilannya walau nyawanya yang akan jadi taruhannya.
βDek, please. Turuti kemauan Abang. Abang gak bisa kehilangan kamu, Dek.β Air mata Vino hampir menetes karena Acha yang gak mau menuruti permintaannya.
βEnggak Bang. Acha gak bisa, Acha mau anak Acha dan mas Riyan selamat. Walau nyawa Acha yang menjadi taruhannya, Acha ikhlas.β ini kata kata Acha yang membuat Vino menangis.
βKamu gak sayang lagi sama Abang, Dek.β
βSayang Bang, Acha sayang banget sama Abang. Tapi, Acha juga cinta sama anak Acha dan mas Riyan. Lagian'kan anak ini yang di tunggu tunggu oleh mas Riyan. Gak mungkin Acha hancurkan harapan Mas Riyan. Acha ingin menebus kesalahan Acha ke mas Riyan dengan anak ini.β ucapan Acha yang membuat Vino gak habis pikir. Kalau Acha pergi otomatis Riyan sedih. Mungkin Riyan bisa kehilangan calon anak mereka tapi, apa Riyan bisa kehilangan Acha. Kenapa Acha gak mikir sampai kesitu.
Acha tersenyum βya, itu mungkin bang. Tapi gak lama setelah itu, mas Riyan pasti akan bahagia karena anak kita nanti yang membutuhkan kasih sayang mas Riyan.β
βTerus, apa anak kalian nanti gak butuh kasih sayang seorang ibu. Dek, pikirin sekali lagi.β
βItu udah keputusan aku, Bang. Oh iya Bang, Acha masu istirahat.β
__ADS_1
βYa Udah, kamu istirahat aja. Abang keluar dulu.β Dengan berat hati Vino keluar tanpa mendapatkan sesuatu yang Ia ingin kan.
Sebenarnya Acha merasa gak bisa meninggalkan keluarganya, maksudnya keluarga Mommy Ana dan juga suami juga anaknya nanti. Acha berharap sebelum melahirkan ada donor jantung buat Acha dan bisa menyelamatkan nyawa Acha.
Masih 4 bulan lagi. Semoga aja ada yang donorin jantung nya buat Acha. Acha sangat, sangat berharap.
Flashback nya nanti lagi ya, kalau ada part Danialnya.
πππ
Jumat, 10 September 2021
Pukul, 18.00
Salam hangat dari Author, Zulfa Alya.
__ADS_1
makasih udah like, komen, Fav dan Rate.