Cinta Acha

Cinta Acha
dan My Pacar


__ADS_3

"Bang Vino, Kak Lian, Acha serius kak, Bang. kapan rencana kita di mulai Bang, kak”. Acha masih mencoba membujuk Vino dan Aliano. Karena Diva gak bisa bantu Acha. Diva udah coba membujuk Aliano dan Vino tapi tetap gak bisa.


“Rencana yang mana sih Al, loe ingat nggak?”. ucap Vino yang masih menggoda Acha


“Gue gak ingat Bang, rencana yang mna sih Dek?”. ucap Aliano yang ikut menggoda Acha.


“Udah-udah, gak bosen apa? Kalian ngerjain Acha terus”. ucap Mommy Ana yang baru datang


"Tuh Bang, Al. dengerin kata Mommy" ucap Diva yabg sudah jengah karena Vino dan Aliano masih tetap menggoda Acha. padahal Ia sudah berbicara sebelumnya.


“Mommy, Mommy tau semuanya?? Kasih tau Acha donk Mom”. ucap Acha menghampiri Ana


“Mommy tau sayang tapi, biar Bang Vino deh yang jelasin atau kak Lian aja yang jelasin”. ucap Mommy Ana yang ikut duduk di kursi ruang keluarga.


“Oke kalau kalian gak ada yang mau jelasin ke Acba, biar Acha cari tau sendiri”. ucap Acha yang berdiri dari duduknya.


"Eh tunggu Cha, mereka pasti bilang kok" ucap Diva


"Apaan kak. mereka gak ada yang mau bicara sama Acha. mending Acha pergi deh"


Lalu, Acha pergi ke kamarnya. Ia menghubungi Iqbal untuk ikut mencari tau rencana Vino dan kawan kawan. Acha menyuruh Iqbal untuk menghubungi Vino atau Aliano. karena Iqbal kenal bahkan akrab dengan keluarga Adhiv.


Dulu saat Acha dan Iqbal LDR, beberapa kali Iqbal menghampiri Acha ke London. Bahkan Mommy Ana dan Daddy Reza menyukai Iqbal.


beberapa saat kemudian, Aliano dan Vino datang ke kamar Acha. ada apa? pikir Acha


"Apa Acha masih berhubungan dengan Iqbal" tanya Vino saat sampai di dalam kamar Acha.


"Kenapa Acha minta bantuan ke Iqbal, Dek? apa Acha belum putus dari Iqbal" tanya Aliano ke Acha. mereka menginterogasi Acha.


"Eh Bang Vino, kak Lian. em Acha udah putus kok sama kak Iqbal dan Bang Vino tau sendiri kan kalau Acha udah putus dari kak Iqbal" ucap Acha. Acha gak mau sampai Aliano dan Vino tau kalau Acha udah balikan lagi sama Iqbal.

__ADS_1


"Terus kenapa Iqbal WA Abang" ucap Vino memperlihatkan WA dari Iqbal


"Iya Dek, Kakak juga dapat ni WA dari Iqbal" ucap Aliano juga memperlihatkan WA dari Iqbal.


"Ya, ya karena aku cuma punya nomer kak Iqbal. Gak mungkin kan aku menghubungi kak Diva atau kak Nadia" ucap Acha mencari alasan tapi alasan itu tepat apa adanya.


Emang Acha hanya punya nomer WA beberapa orang aja. Di nomer ini hanya ada nomer Iqbal, Vino, Aliano, Diva, Ana, Nadia, Reza, Putri, Aris dan Vika. Gak mungkin kan Acha menghubungi Aris, Putri ataupun Vika. gak mungkin banget sih kalau itu.


"Eh iya Bang, Kak. kalian kesini pasti mau bicarain soal rencana kita kan. iya kan" tanya Acha ke Aliano dan Vino.


"Enggak" ucap Aliano dam Vino bareng


"Oke deh kalau kalian gak mau bicarain sama Acha. eh iya kak Nadia pasti tau. tanya kak Nadia ah" ucap Acha mencoba menghubungi Nadia tapi nomer Nadia gak bisa di hubungi.


"Nah loh. mau tanya siapa, hem" ucap Vino menaikkan sebelah alisnya.


"Emm, aha. kak Diva, aku tanya kak Diva aja deh" ucap Acha beranjak dari duduknya untuk ke bawah mencari Diva.


“Tunggu donk sayang, iya iya Bang Vino jelasin deh ke Acha. Acha duduk dulu donk”. ucap Vino manarik lembut tangan Acha


“Iya buruan Bang”. ucap Acha lalu duduk


“Jadi gini Abang, Aliano, Diva, Nadia, Mommy and Daddy setuju kalau rencana kita, kita mulai kemarin”. ucap Vino yang membuat Acha kaget. Kemarin? jadi Aliano dan Vino ngejain Acha donk? Acha baru tau itu.


“Loh kok kemarin sih Bang, bukannya Abang sama Kak Lian gak setuju ya. katanya tunggu Acha sembuh dulu kok udah di mulai sih Bang”. tanya Acha penasaran


“Karena Abang yang tega lihat kamu sakit gara-gara kamu jauh dari Riyan, Dek. Abang tau kalau Acha lagi kangen sama seseorang pasti ujung-ujung nya Acha sakit”. ucap Vino yang mengira kalau Acha kangen sama Riyan tapi bener sih kalau Acha kangen sama Riyan.


Acha kangen sama dua orang sekaligus. Acha menyayangi dua orang sekaligus dan dua orang itu adalah sahabatan.


“Jadi target kita siapa Bang? Mama kan?”. tanya Acha ke Vino

__ADS_1


“Iya De,, target kita ke tante Ryana tapi di surat itu kita tulis kalau tante Ryana boleh kasih tau tetapi Cuma om Andri sama Mami Papi”. ucap Aliano


“Jadi Mama udah tau Bang kalau kita disini?”. tanya Acha dan diangguki Aliano dan Vino


“Jadi kita tinggal tunggu tante Ryana buat jemput Acha, gak lama lagi pasti Acha ketemu Riyan kok”. ucap Aliano


"Dan my pacar" batin Acha melanjutkan ucapan Aliano


“Tapi kak, apa Mama udah tau alamat kita?”. tanya Acha


“Pasti Putri akan ngasih tau alamat kita Dek. Jadi, kamu tenang aja yha, pasti secepatnya kamu akan balik kok ke Indonesia”. ucap Mommy Ana yang baru datang bersama Diva.


“Kalau Acha ke Indonesia Bang Vino sama kak Lian ikut kan?”. ucap Acha


“Nanti kita nyusul Dek, yang penting kamu ketemu sama Riyan dulu. Abang gak mau sampai kamu sakit gara-gara geka ketemu sama Riyan”. ucap Aliano


“Tapi kak, aku juga akan kepikiran sama Kak Lian dan Bang Vino kalau kalian gak ikut Acha ke Indonesia”


“Sayang dengerin mommy. Mommy tau kamu sayang sama Abang dan kakak, Dek. tapi, kamu harus ingat kamu itu udah menjadi seorang istri jadi, udah kewajiban kamu di samping suami kamu bukan sama Abang atau kakak”. ucap Mommy Ana


"Iya Dek. Abang sama Aliano pasti akan nyusul Acha kok. Dan kak Diva pasti ikut sama Bang Vino dan Lian. Kita akan kesana setelah urusan kita selesai disini. Acha ngertikan" ucap Diva memberi pengertian ke Acha. Diva sudah menganggap Acha sebagai Adiknya sendiri.


“Iya Mom, Acha akan berusaha buat jauh dari kak Lian dan Bang Vino! Tapi bener ya kalau Bang Vino, kak Lian dan kak Diva akan nyusul Acha ”. ucap Acha


“iya sayang, Bang Vino, kak Lian dan Diva pasti nyusul Acha kok”. ucap Vino sedangkan Aliano dan Diva mengangguk


-


-


Apa isi surat itu sampai membuat Ryana kaget? Dan apakah Ryana akan menuruti permintaan itu kalau ia akan menyembunyikan keberadaan Acha sekarang ini dari Riyan?

__ADS_1


__ADS_2