
Dokter tersebut pergi ke ruangannya. Lia, nama dokter itu. Lia adalah sahabat Vino.
Sesampainya di ruangannya, Lia mengingat siapa pasien yang ia tangani tadi. Karena Ia merasa gak asing dengan muka Acha.
satu menit
dua menit
tiga menit
.....
Di menit ke enam, Lia mengingat siapa pasien yang ia tangani itu. Adik Virza, ya Lia mengingat kalau Pasien itu adik Virza.
Virza Rendy Adhiavino. Di Rumah Sakit, Vino sering di panggil Virza.
Sebenarnya Lia ingin menanyakan kenapa sampai sekarang Virza belum juga kembali bekerja.
Tiga minggu yang lalu Virza ijin untuk menjenguk keluarganya di luar negri dan Virza bilang ke Lia kalau Virza pergi hanya satu atau dua minggu tapi sampai sekarang Virza belum juga kembali.
Nantilah Ia akan bertanya ke keluarga Acha saat Ia memeriksa Acha.
🌊🌊🌊
Riyan menggenggam erat tangan Acha yang tidak di infus. Lalu, Riyan mengecup punggung tangan Acha, tanpa Riyan sadari air matanya keluar dan membasahi tangan Acha.
__ADS_1
Jari jari perlahan bergerak. Riyan bisa rasain itu. Riyan berhenti mengecup tangan Acha dan beralih melihat Acha.
"Sayang" tangan Riyan mengelus pipi Acha.
Acha mengedarkan pandangan untuk melihat sekeliling. Pandangan Acha berhenti di satu titik. Riyan, orang yang ada di samping nya. Yang masih menggenggam tangannya dan Acha melihat ada air yang menghiasi pipi Riyan.
Tangan Acha memegang tangan Riyan yang mengelus pipinya. Lalu, tangan Acha beralih menghapus air mata Riyan yang masih ada di pipi.
"Mas nangis" tangan Acha di masih menghapus air mata Riyan bergantian. kanan dan kiri.
"Mas, khawatir sama kamu sayang. Mas gak mau kamu dan Baby kenapa napa" air mata Riyan kembali menetes karena mengingat Acha yang merintih kesakitan dan memegang perutnya.
"Aku gapapa kok, Mas. Mas Riyan gak usah khawatir. Baby kita kuat kok"
🌊🌊🌊
🌊🌊🌊
Acha dan Danial sudah berada di ruang rawat masing masing. Sebelum orangtua mereka datang, Acha sudah terlebih dulu di pindah ruangan.
Ruangan Acha dan ruangan Danial bersebelahan. Acha di ruang Anggrek tiga dan Danial di ruang Anggrek dua.
🌊🌊🌊
Aryan sudah tau kalau Acha sadar dari pingsannya. Tetapi, kenapa Danial belum.
__ADS_1
Bukannya Danial sudah dari tadi di rumah sakit?
Sebenarnya Danial sakit apa?
Sampai membuat Danial belum sadarkan diri sampai sekarang?
🌊🌊🌊
Dokter yang menangani Danial kemarin, masuk untuk mengecek kondisi Danial.
Setelah mengecek, Aryan menanyakan kondisi Danial tapi dokter tersebut tak mau memberi tau kondisi Danial. Dokter itu ingin memberitahu kondisi Danial kepada Acha. Hanya Acha.
🌊🌊🌊
Acha sudah lumayan terkenal di rumah sakit itu. Karena Vino, Vino mengenal kepada sahabat sahabat dokternya kalau Acha itu adik kesayangannya.
Dokter itu pun baru tau kalau Acha mempunyai teman yang memiliki penyakit (?). Dan saat itu Acha bilang kalau terjadi apa apa kepada Danial, harus Acha yang di kasih tau, gak boleh orang lain.
Dan seperti permintaan Acha. kalau harus Acha yang di kasih tau saat Danial kenapa napa. Dokter itupun akan memberitahu kepada Acha dan gak ada orang lain yang tau selain Acha.
Tapi, sekarang Acha masih sakit dan kalau Dokter itu memberitahu Acha, pasti Acha akab mikirin itu semua.
🌊🌊🌊
Dokter Lia kembali ke ruangan Acha untuk memeriksa Acha. Dokter Lia mengetuk pintu ruangan itu lalu, membuka pintu. Ia bisa melihat beberapa orang yang ada di ruangan itu.
__ADS_1
bukan cuma berlima tapi ada tujuh orang. eh delapan dengan Acha.