
Sedangkan ditempat Acha dan Iqbal...
Acha dan Iqbal sedang duduk di kursi dan Mereka saling menyuapkan makanan yang mereka bawa tadi sebelum berangkat. Sesekali mereka tertawa bersama.
"Aku Bahagia deh kak. Akhirnya kita bisa kayak gini lagi. Beduaan seperti dulu"
"Dulu ataupun Sekarang sama aja buat Kakak, karena yang terpenting bagi Kakak itu kamu. Asal Kakak bisa sama kamu Kakak Akan Bahagia" Iqbal menangkup wajah Acha.
"Aku juga Kak, Aku juga bahagia karena Kakak ada di samping aku saat ini"
"Kamu tau gak, saat kamu bilang kalau kamu Dan Riyan itu ingin berlibur hati Kakak sakit tapi, setelah kamu bilang kalau kamu ngajak kita Semua Kakak Bahagia, karena apa? karena Kakak gak rela kalau kamu hanya berdua dengan Riyan"
"Dan Aku juga gak mau berdua dengan Kak Riyan karena aku hanya cinta sama kak Iqbal. Love You kak" Acha mengecup pipi Iqbal sekilas lalu pergi berlari.
Iqbal yang kaget karena perlakuan Acha bengong dan tak lama setelah Acha berlari Iqbal tersadar. Iqbal berlari mengejar Acha yang sudah mulai menjauh.
Sedangkan Riyan yang dari tadi bengong mikirin apa yang sebenarnya terjadi sebelum Tiara pergi. Riyan merasa aneh dengan dirinya sendiri, Bukankah Ia mencintai Tiara?? tapi kenapa lihat Acha dengan Iqbal hatinya tak tenan apakah Ia mulai mencintai Acha? Tapi enggak, Pikiran Riyan mengatakan kalau Ia hanya mencintai dan menyayangi Tiara. Ia juga menganggap Acha itu sebagai adik sekaligus sahabatnya, enggak lebih.
Berbeda dengan Riyan, Acha semakin nyaman di dekat Iqbal karena bagaimanapun Iqbal itu cinta petamanya Acha. Ya bagaimana ya kalau cinta pertama itu pasti sulit di lupain, seperti sekarang Ahca sudah mempunyai suami tapi hati dan perasaan Acha hanya untuk Iqbal. Mau move on tapi gak bisa karena Acha selalu di dekat Iqbal sang kekasih. Tapi ni ya kalau pun Acha bisa move on dari Iqbal pasti Acha sudah mulai menyukai pria lain dan bisa saja Riyan orang nya tapi balik lagi ke hati nya Acha dan Perilaku nya Riyan ke Acha.
Kalau Acha bisa menerima Riyan pasti Riyan sudah mulai memperhatikan kan Acha dan hal apapun tapi ini? enggak ada, jadi gimana Acha mau move on dari Iqbal kalau gak ada yang bisa buat hati Acha nyaman selain Iqbal?.
Siang menuju soren hari ada acara rutinitas di Puncak sosok.
Pertunjukan akustik biasanya rutin diselenggarakan ketika akhir pekan saat tidak hujan. Pada malam minggu, pentas akustik biasanya berlangsung dari sore hingga malam hari. Perlu diketahui jika panorama malam hari di sini juga begitu menawan.
Mereka yang ingin menampilkan pertunjukan akustik cukup menghubungi pengelola. Selanjutnya cukup tentukan jadwal dengan pengisi acara lainnya. Panggung terbuka ini juga bisa digunakan untuk pentas tari tradisional.
Banyak lagu yang dibawakan oleh mereka yang membuat para mengunjung menikmati waktu peristirahatan.
Tapi ada beberapa lagu yang membuat perasaan seseorang tak enak. Karena lagu tersebut mewakili perasaannya.
Pertama lagu Pingin Sayang
Sak tenane bingung
yen lagi kasmaran
mung tansah kelingan
sliramu dadi pikiran
esok,awan,bengi
__ADS_1
mung mbebedo ati
pengenku meng siji
koe tak impi-impi
kudu kepiye aku le nyatakke
aku ming wani nyawang seko kene
mergo kahanan urepku seng bedo...
karo koe seng lueh nduwe bondo
lirik lagu itu pas dihati Riyan, Entah kenapa saat lagu itu di nyanyikan hati Riyan jadi gak tenang.
Riya melirik kearah Acha yang sedang pergangan tangan dengan Iqbal.
pengen ngomong sayang
aku dudu sopo sopomu
aku ming pemuja rahasiamu
pengen ngomong tresno
sayangmu nggo wong liyo
Sak tenane bingung
yen lagi kasmaran
mung tansah kelingan
sliramu dadi piikiran
esok,awan,bengi
mung mbebedo ati
pengenku meng siji
koe tak impi-impi
kudu kepiye aku lenyatakke
aku ming wani nyawang seko kene
__ADS_1
mergo kahanan urepku seng bedo...
karo koe seng lueh nduwe bondo
setelah lagu itu selesai tiba tiba Iqbal berdiri dan berjalan kearah orang yang bernyanyi.
Aku Sayang Kowe
*Opo aku kurang sayang
Tegane kowe ngilang
Ninggalke roso
tresno dadi kenangan
Atiku kadung jeru karo Kowe
Tapi atimu malah berpaling ro liyane
Opo aku kurang sayang, sakpenake kowe ngilang
Ninggalke roso tresno dadi kenangan
Rasane jero ati kudu nangis
Perih batinku kelingan koyo di iris-iris
Kowe tego nggowo tresno, kowe lungo ninggal loro
Ra mikir atiku dadi korban cintamu
Getun aku kenal Kowe
Kadung tak tutup atiku nggo liyane
Opo aku kurang sayang, tegane Kowe ngilang
Ninggalke roso tresno dadi kenangan*
Jujur saja saat Iqbal nyanyikan lagu itu Acha bingung, kenapa kekasih nya ini nyanyi lagu kayak gitu, emang gak ada lagu yang lain?.
Padahal ni ya Ia sangat mencintai Iqbal dan gak akan Ninggalin Iqbal tapi kenapa Iqbal nyanyi lagu itu coba?.
Acha heran apa ada hubungannya dengan Riyan tapi setau Acha, Ia dan Riyan hanya sebatas sahabat atau kakak beradik enggak lebih.
PART SELANJUTNYA UDAH GAK FLASHBACK YA.
__ADS_1